Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning di kelas V SD Inpres Tataaran 1 Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan/tindakan, observasi dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data melalui lembar observasi dan tes kemudian dianalisis dengan teknik presentase. Hasil penelitian menunjukan ketuntasan belajar pada siklus I hanya mencapai 60.89% dan siklus II mencapai 91.35%. Kesimpulan penelitian ini bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila di kelas V SD Inpres Tataaran 1 khususnya pada materi Praktik Gotong Royong.