Penyelenggaraan Sarana Angkutan Umum Massal (SAUM) Cilegon pada rute Terminal Seruni – Ciwandan, dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat Kota Cilegon, namun saat ini layanan tersebut telah berhenti beroperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab berhentinya operasi SAUM serta merumuskan alternatif untuk pengoperasian kembali. Pendekatan sistem angkutan umum yang mencakup infrastruktur, kendaraan, regulator, operator, pengguna, dan teknologi digunakan sebagai kerangka analisis. Metode yang digunakan adalah Analytical Network Process (ANP) dengan bantuan Super Decisions. Tahap pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden ahli sebanyak tujuh orang. Hasil analisis menunjukkan kriteria yang memiliki bobot tertinggi adalah pengguna dengan bobot sebesar 18,268%, serta sub kriteria minat pengguna menjadi subriteria yang memiliki bobot terbesar dari kriteria pengguna. Sementara itu, berdasarkan penilaian responden dan pengolahan data yang dilakukan, alternatif yang diusulkan adalah melakukan perencanaan ulang yang lebih tepat dan terarah, dengan bobot 59% dibandingkan melakukan perbaikan dan pengoptimalan layanan yang sudah ada. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan minat pengguna menjadi faktor utama berhentinya operasi SAUM Cilegon, dan perencanaan ulang menjadi alternatif yang tepat untuk layanan ini dapat beroperasi kembali