Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI POLITICAL BRANDING BERBASIS IDENTITAS AGRARIS PADA KEMENANGAN MONADI-MURISON DALAM PILKADA KERINCI 2024 Gilang Pratama, Muhammad; Destemi Elsi, Sutri; Anshori, M Wira; Muhammad, Hatta Abdi
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 2 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i2.2058

Abstract

Meskipun sektor pertanian mendominasi struktur sosial-ekonomi di banyak daerah di Indonesia, narasi politik seringkali terjebak pada jargon pembangunan umum yang gagal menyentuh realitas pemilih tradisional. Di Kabupaten Kerinci, tantangan ini diperumit oleh polarisasi wilayah yang tajam antara Kerinci Hulu dan Hilir yang seringkali menghambat konsolidasi suara berbasis isu sektoral. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas strategi political branding melalui penggunaan tagline "Pejuang Petani" yang diusung pasangan Monadi-Murison pada Pilkada Kabupaten Kerinci 2024 . Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana narasi identitas petani mampu memitigasi polarisasi tersebut dan mengonversi dukungan elektoral secara signifikan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dihimpun melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pasangan ini ditentukan oleh tiga faktor utama: (1) Diferensiasi produk politik yang tajam melalui simbolisme agraris; (2) Komunikasi politik yang menyentuh aspek emosional pemilih tradisional; dan (3) Konsolidasi basis massa melalui penguatan identitas kolektif. Tagline tersebut terbukti bukan sekadar jargon kampanye, melainkan mekanisme psikologis yang membangun kepercayaan pemilih terhadap representasi kepentingan mereka. Kesimpulannya, penguasaan atas isu mayoritas sosiologis (petani) merupakan kunci memenangkan kontestasi di wilayah dengan karakteristik masyarakat agraris yang kuat.