Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi feminisme dalam film The Dictator (2012) melalui karakter Zoey menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menganalisis beberapa scene yang mengandung pesan mengenai feminisme dan kesetaraan gender. Analisis dilakukan melalui makna denotasi, konotasi, dan mitos untuk melihat bagaimana tanda, dialog, dan visual dalam film membangun makna feminisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Zoey merepresentasikan feminisme liberal melalui sikap mandiri, kebebasan berpendapat, keberanian menolak penindasan, serta kesetaraan perempuan dalam ruang sosial dan politik. Namun, film juga menampilkan dominasi patriarki melalui objektifikasi perempuan dan normalisasi pelecehan verbal yang dikemas dalam bentuk komedi satir. Dengan demikian, representasi feminisme dalam film The Dictator (2012) ditampilkan secara ambigu, yaitu sebagai simbol kebebasan dan kesetaraan perempuan, tetapi sekaligus menjadi objek humor yang mereproduksi stereotip gender dalam budaya populer.