This Author published in this journals
All Journal FORUM
Pan, Huliandro Di’Almon
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : FORUM

Analisis Identitas Sosial atas Makna “Tidak Bergaul” dalam Relasi Yahudi dan Samaria pada Kisah Yesus dan Perempuan Samaria (Yohanes 4:5-43) Pan, Huliandro Di’Almon
Forum Vol. 55 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologia dan Filsafat Widya Sasana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35312/forum.v55i1.845

Abstract

Perikop Yohanes 4:5–43 tentang perjumpaan Yesus dengan perempuan Samaria merupakan narasi Injil yang kaya secara teologis sekaligus sarat dengan ketegangan sosial antarkelompok. Selama ini, kajian terhadap teks ini cenderung menekankan dimensi misi lintas budaya atau pesan inklusivitas, sementara dinamika identitas sosial yang membentuk interaksi kedua tokoh relatif kurang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana identitas sosial Yahudi dan Samaria dikonstruksi, dihadirkan, dan dinegosiasikan dalam dialog tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis teks dan studi pustaka, dengan Teori Identitas Sosial sebagai kerangka interpretatif utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frasa “orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria” berfungsi sebagai penanda kategorisasi sosial yang normatif dan eksklusif, yang mengatur batas relasi ingroup dan outgroup. Perempuan Samaria tampil sebagai subjek dengan identitas yang terstigmatisasi, sementara Yesus hadir sebagai anggota kelompok dominan yang secara sadar mengelola identitas-Nya. Melalui mekanisme kategorisasi silang dan rekategorisasi, Yesus tidak menghapus perbedaan Yahudi–Samaria, tetapi merelatifkannya dalam kerangka identitas baru yang berpusat pada relasi dengan Allah. Studi ini menyimpulkan bahwa Injil Yohanes menghadirkan model relasi lintas kelompok yang realistis dan kontekstual, serta memperkaya kajian biblika melalui integrasi perspektif sosial-psikologis.