Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Teaching Factory Dalam Meningkatkan Keterampilan Kewirausahaan Siswa Bidang Keahlian Teknologi Informasi Jayanto, Moh. Rizky Dwi; Atmadja , Asfadavy Aulia; Ferdyar , Adela; Hendrik , Gerald Septerio; Nor, Nor; Putra, Window Harnanta Prasetia; Habibi, Mohammad Wildan
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8592

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak Teaching Factory (Tefa) terhadap peningkatan kompetensi kewirausahaan siswa Program Keahlian Teknologi Informasi di SMK melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dengan tiga tahapan seleksi: identifikasi, screening, dan eligibility, yang menghasilkan 39 artikel final dari lebih dari 1.690 kandidat awal yang bersumber dari Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2011–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tefa terbukti memberikan dampak positif dan signifikan terhadap kompetensi kewirausahaan siswa melalui empat proses inti, yaitu manajemen, produksi, pemasaran, dan evaluasi, yang terintegrasi dalam satu ekosistem pembelajaran autentik berbasis produksi nyata. Pada Program Keahlian Teknologi Informasi, khususnya Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Tefa berperan sebagai inkubator kewirausahaan digital yang mendorong siswa menghasilkan produk digital bernilai jual, meningkatkan efikasi diri, membangun karakter profesional, serta memperkuat kesiapan kerja dan berwirausaha secara mandiri. Integrasi teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan dan platform digital ke dalam ekosistem Tefa terbukti meningkatkan pemahaman siswa hingga 85% dan menyelaraskan kompetensi mereka dengan tuntutan industri digital. Efektivitas Tefa sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola, kompetensi guru, kecukupan sarana prasarana, dan kesinambungan kolaborasi sekolah-industri. Penelitian ini merekomendasikan penguatan Tefa sebagai inti ekosistem belajar, bukan sekadar program pelengkap, guna mewujudkan lulusan SMK Keahlian Teknologi Informasi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga berjiwa wirausaha digital yang tangguh dan adaptif.