Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Etika Digital Dalam Bingkai Pendidikan Islam: Tantangan Moralitas Di Era Disrupsi Saputri, Silva Intan Fajar; Febriansyah, Pratama Johan; Rahardika, Zahwa Febianina; Makruf, Imam
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan moralitas digital di era disrupsi sekaligus merumuskan konstruksi etika digital yang berbasis nilai-nilai Islam dalam bingkai pendidikan Islam. Fenomena era disrupsi telah memicu krisis moralitas seperti perundungan siber, penyebaran hoaks, dan lunturnya kesopanan dalam berkomunikasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur deskriptif-analitis terhadap data sekunder berupa buku, artikel jurnal, prosiding, dan dokumen kebijakan dalam sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika digital dalam pendidikan Islam saat ini masih berupa kumpulan nilai normatif yang terfragmentasi tanpa kerangka sistematis yang terpadu. Terdapat celah besar dalam penerapan prinsip akhlakul karimah, tabayyun, dan maqasid syariah ke dalam praktik bermedia secara praktis. Selain itu, strategi kurikuler masih didominasi oleh pendekatan pembatasan (konservatif) dibandingkan model adaptif dan transformatif yang lebih relevan dengan dinamika teknologi seperti kecerdasan buatan (AI). Penelitian ini merumuskan konstruksi kerangka etika digital yang menekankan dimensi spiritual dan akuntabilitas vertikal (habl min Allah). Konstruksi ini dapat dijadikan acuan strategis bagi pengembangan kebijakan, rekonstruksi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), dan praktik pembelajaran yang responsif. Dengan mengintegrasikan nilai Islam sebagai protokol etika digital yang aplikatif, diharapkan ketahanan moral dan karakter peserta didik dapat meningkat di tengah arus disrupsi teknologi.