Cholidha, Filsa Afitri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Makanan Enteral Menggunakan Tepung Kacang Hijau dan Tepung Telur untuk Anak Gizi Kurang Suryawati, Anindya; Cholidha, Filsa Afitri; Isnaeni, Farida Nur; Muwakhidah, Muwakhidah
Dinasti Health and Pharmacy Science Vol. 3 No. 4 (2026): Dinasti Health and Pharmacy Science (April - June 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dhps.v3i4.3250

Abstract

Masalah gizi kurang dan gizi buruk pada anak masih menjadi permasalahan kesehatan yang cukup tinggi dan dapat berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan, serta peningkatan risiko infeksi. Salah satu upaya pemenuhan kebutuhan zat gizi pada anak dengan status gizi kurang adalah melalui pemberian formula enteral. Namun, penggunaan formula enteral komersial dalam jangka panjang memerlukan biaya yang relatif tinggi sehingga diperlukan alternatif formula enteral berbahan pangan lokal yang lebih terjangkau. Penelitian ini bertujuan membandingkan formula enteral berbahan tepung kacang hijau dan tepung telur dengan formula enteral komersial berdasarkan aspek harga, kandungan gizi, serta karakteristik fisik dan organoleptik. Penelitian menggunakan desain eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan pengujian meliputi viskositas, osmolalitas, daya alir, kadar air, warna, serta uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula enteral berbahan pangan lokal memiliki kandungan gizi yang relatif sebanding dengan formula enteral komersial. Formula enteral yang dikembangkan juga menunjukkan karakteristik fisik yang masih sesuai untuk digunakan sebagai formula enteral serta memiliki tingkat penerimaan organoleptik yang cukup baik, meskipun nilai penerimaan panelis masih lebih rendah dibandingkan produk komersial. Dari aspek ekonomi, biaya pembuatan formula enteral berbahan pangan lokal lebih rendah dibandingkan formula enteral komersial. Dengan demikian, formula enteral berbahan tepung kacang hijau dan tepung telur berpotensi menjadi alternatif formula enteral yang lebih ekonomis dan mudah diakses masyarakat tanpa mengurangi nilai gizinya.