This Author published in this journals
All Journal JOGED
Alvioline, Vanessia Lesa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JOGED

TINJAUAN ESTETIK TARI NYAMBUT LAWANG KIDUL SUMATERA SELATAN PADA HARI TARI DUNIA KE-19 DI ISI SURAKARTA Alvioline, Vanessia Lesa; Slamet, Slamet; Utomo Putro, Renaldi Lestianto
Joged Vol 25, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/joged.v25i1.19866

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang nilai estetika yang terkandung dalam pertunjukan tari Nyambut Lawang Kidul, sebuah tarian penyambutan tradisional yang berasal dari Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Tarian ini dipentaskan pada Hari Tari Dunia ke-19 di Institut Seni Indonesia Surakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap unsur-unsur estetika yang muncul dalam tarian tersebut melalui pengamatan gerak, musik, kostum, properti dan tata rias. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keindahan tari Nyambut Lawang Kidul tercermin dari harmonisasi antara gerak yang gemulai, iringan musik tradisional yang khas, kostum berwarna emas yang memiliki makna simbolis, dan properti pendukung yang mengandung nilai budaya. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian estetika tari tradisional dan menjadi referensi dalam pelestarian seni pertunjukan daerah.ABSTRACTThis research discusses the aesthetic value contained in the performance of Nyambut Lawang Kidul Dance, a traditional welcoming dance from Lawang Kidul District, Muara Enim Regency, South Sumatra. This dance was performed on the 19th World Dance Day at the Indonesian Institute of Arts Surakarta. The purpose of the research is to reveal the aesthetic elements that appear in the dance through observation of movement, music, costumes, properties and makeup. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection methods in the form of observation, interviews, and documentation. The results showed that the beauty of Nyambut Lawang Kidul Dance is reflected in the harmonization between graceful movements, typical traditional music accompaniment, gold-colored costumes that have symbolic meanings, and supporting properties that contain cultural values. This research is expected to enrich the study of traditional dance aesthetics and become a reference in the preservation of regional performing arts.