Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Multikulturalisme: Definisi, Prinsip, Nilai-Nilai dan Tantangan Penerapannya Dalam Masyarakat Multikultural Amalia Syifakurnia; Dwi Rahmawati, Widia; Kusna, Hidayatul; Ahmad Manshur
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5483

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang konsep multikulturalisme yang menekankan pada pengakuan, penghargaan, dan penerimaan terhadap keberagaman budaya dalam kehidupan masyarakat. Keberagaman yang dimaksud meliputi perbedaan suku, agama, bahasa, adat istiadat, dan nilai budaya yang menjadi kenyataan sosial yang tidak dapat dihindari dalam masyarakat modern. Sehingga, pemahaman yang mendalam mengenai konsep multikulturalisme sangat penting untuk membangun kehidupan sosial yang harmonis dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep multikulturalisme yang meliputi pengertian, prinsip-prinsip, nilai-nilai, serta tantangan dalam penerapannya di masyarakat multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka. Data diperoleh melalui berbagai sumber literatur seperti buku, artikel jurnal ilmiah, dan publikasi akademik yang sesuai. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa multikulturalisme tidak hanya dipahami sebagai kondisi keberagaman budaya dalam masyarakat, tetapi juga sebagai kerangka nilai yang menekankan kesetaraan, toleransi, penghormatan terhadap identitas budaya, serta dialog antarbudaya. Prinsip-prinsip tersebut berperan penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang inklusif dan harmonis. Namun demikian, penerapan multikulturalisme di kalangan masyarakat multikultural juga menghadapi berbagai tantangan seperti intoleransi, diskriminasi berbasis identitas, pengaruh globalisasi, serta perbedaan nilai dan norma sosial dalam masyarakat. Maka, diperlukan upaya melalui pendidikan multikultural, kebijakan publik yang inklusif, serta penguatan dialog antarbudaya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, adil, dan saling menghargai dalam keberagaman.