Salsaelin, Salsaelin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika pelaksanaan tradisi ziarah makam Datuk Ri Tiro dari masa ke masa Nurfadila, Nurfadila; Nurfadilah, Nurfadilah; Salsaelin, Salsaelin
Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science Vol 10 No 2 (2026): TEBAR SCIENCE: JURNAL KAJIAN SOSIAL DAN BUDAYA
Publisher : Rayhan Intermedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36653/jksb.v10i2.269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk secara komprehensif menggambarkan dinamika perubahan dalam tradisi ziarah ke makam Datuk Ri Tiro. Penelitian ini dimulai dari perkembangan awalnya dan berlanjut hingga implementasinya saat ini. Selain itu, penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mendasari perubahan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan historis dan etnografis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan langsung di lapangan. Wawancara mendalam juga dilakukan dengan berbagai informan kunci yang kompeten, termasuk pemimpin tradisional, tokoh agama, tetua, dan pengelola pemakaman. Sumber data juga diperoleh dari studi dokumentasi dan literatur sejarah lokal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan signifikan dalam praktik ziarah. Perubahan ini terlihat jelas dalam prosedur dan urutan ritual yang dilakukan. Fasilitas yang tersedia di makam juga telah berkembang dan meningkat. Ziarah tidak lagi terbatas pada kesempatan tertentu. Motivasi masyarakat untuk berziarah juga menjadi lebih beragam dari waktu ke waktu. Namun, perubahan ini tidak mengurangi esensi dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tradisi tersebut. Sebaliknya, perubahan ini merupakan bentuk adaptasi budaya untuk memastikan tradisi tetap relevan di tengah modernisasi. Tradisi ini terus berfungsi secara optimal sebagai media utama komunikasi spiritual. Lebih jauh lagi, tradisi ini berfungsi sebagai sarana efektif untuk memperkuat solidaritas sosial dalam masyarakat. Tradisi ini juga berfungsi sebagai wahana penting untuk melestarikan nilai-nilai sejarah. Kearifan lokal dilestarikan dan diwariskan kepada generasi mendatang. Akibatnya, tradisi ini telah bertahan, berkelanjutan, dan terus berkembang hingga saat ini.