Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Derajat Obstruksi Paru Dengan Kualitas Hidup Pasien Menggunakan Skor Copd Assessment Test (Cat) pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis di RSUD Singasana: Sebuah Penelitian Potong Lintang Yulianti, Ni Wayan Devi; Dewi, Ida Ayu Artini
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 5 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i5.4166

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) secara signifikan berdampak pada morbiditas dan kualitas hidup. Sementara spirometri menilai obstruksi jalan napas, spirometri tidak sepenuhnya mencerminkan kesejahteraan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji korelasi antara tingkat obstruksi paru dan kualitas hidup menggunakan PPOK Assessment Test (CAT) Studi analitik cross-sectional dilakukan di RSUD Singasana yang melibatkan 30 pasien PPOK stabil berusia ?40 tahun. Tingkat obstruksi dikategorikan menggunakan FEV1% pasca-bronkodilator yang diprediksi berdasarkan kriteria GOLD. Kualitas hidup dinilai menggunakan kuesioner CAT yang divalidasi. Data dianalisis menggunakan tes korelasi Spearman Di antara 30 peserta, 50% memiliki obstruksi berat (FEV1 30-50%), 26,7% sedang, dan 23,3% obstruksi sangat berat. Mengenai skor CAT, 50% melaporkan dampak sedang (skor 10–20), 36,7% dampak tinggi (skor 21–30), dan 13,3% dampak rendah (<10). Sebagian besar pasien dengan obstruksi yang sangat parah (71,4%) mengalami dampak CAT yang tinggi. Tingkat obstruksi paru dan skor CAT menunjukkan korelasi terbalik sedang yang signifikan secara statistik (r = -0,513; p = 0,004) Obstruksi jalan napas yang lebih besar berkorelasi dengan kualitas hidup yang lebih buruk. Skor CAT menawarkan ukuran yang sederhana dan andal untuk mengevaluasi kesehatan pasien, terutama di mana spirometri tidak tersedia atau terbatas. Ada korelasi terbalik yang signifikan antara tingkat obstruksi paru dan kualitas hidup pada pasien PPOK. Skor CAT dapat menjadi pelengkap praktis untuk spirometri dalam penilaian klinis dan pemantauan jangka panjang.