Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Likuiditas, Perputaran Persediaan, dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Kinerja Keuangan Putri, Serly Meilani; Kurniawan, Putu Sukma; Atmaja, I Made Dwita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8641

Abstract

Tujuan dari studi ini ialah guna mengevaluasi dampak likuiditas, perputaran persediaan, dan pertumbuhan penjualan pada kinerja keuangan perusahaan ritel yang tercatat di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2020 hingga 2024. Penerapan teori agensi memberikan penjelasan mengenai interaksi antara dua pihak, yakni manajer (agen) beserta pemegang saham (principal) untuk mengurangi konflik kepentingan individu. Studi ini memanfaatkan data sekunder melalui metode studi dokumentasi. Populasi yang menjadi fokus studi ini ialah perusahaan retail yang tercatat pada BEI. Dalam perhitungan, sampel yang dipergunakan berjumlah 110, di mana 23 perusahaan dipilih melalui teknik purposive sampling. Metode analisis data mencakup uji asumsi klasik, analisis linier berganda, serta uji hipotesis melalui program SPSS V26. Temuan studi menunjukkan bahwasanya rasio likuiditas mempunyai dampak negatif yang tidak signifikan pada kinerja keuangan, kondisi tersebut diakibatkan oleh kepemilikan aset yang tidak dimanfaatkan secara produktif dengan begitu tidak menghasilkan laba. Sementara itu, rotasi stok dan pertumbuhan penjualan mempunyai dampak positif yang signifikan pada kinerja keuangan perusahaan ritel di BEI untuk tahun 2020 hingga 2024. Kondisi tersebut menunjukkan bahwasanya perusahaan ritel lebih memperhatikan pengelolaan operasional agar bisa meraih keuntungan dengan lebih cepat demi menjaga stabilitas keuangan perusahaan. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwasanya di perusahaan ritel, efisiensi saat mengatur perputaran persediaan dan meningkatkan penjualan lebih berperan penting guna mendorong kinerja keuangan daripada pengumpulan aset tunai yang kurang efisien.