Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Proses Behandle Oleh Bea Cukai Terhadap Biaya Tambahan Pengguna Jasa Petikemas Impor Di PT. Terminal Petikemas Surabaya Mukhtaruddin, Bika; Rahmawati, Maulidiah; Putri, Frita Ayu Sistyana; Putri, Indah Ayu Johanda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8822

Abstract

Kegiatan pemeriksaan fisik barang (behandle) merupakan salah satu proses kepabeanan yang dilakukan terhadap petikemas impor untuk memastikan kesesuaian barang dengan dokumen impor. Proses ini memerlukan aktivitas operasional tambahan yang berpotensi menimbulkan biaya tambahan bagi pengguna jasa petikemas impor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh proses pemeriksaan fisik barang (behandle) terhadap biaya tambahan pengguna jasa petikemas impor di PT Terminal Petikemas Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian causal explanatory. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa data operasional kegiatan behandle dan biaya tambahan selama periode Januari–Desember 2024 dengan total 36 observasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, observasi, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemeriksaan fisik barang (behandle) berpengaruh positif dan signifikan terhadap biaya tambahan pengguna jasa petikemas impor. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, sehingga hipotesis penelitian diterima. Persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y = -26.740.770,919 + 1.365.647,007X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan kegiatan behandle meningkatkan biaya tambahan sebesar Rp1.365.647. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,949 menunjukkan bahwa 94,9% variasi biaya tambahan dapat dijelaskan oleh jumlah kegiatan behandle, sedangkan 5,1% dipengaruhi faktor lain di luar model. Dengan demikian, peningkatan jumlah kegiatan behandle terbukti meningkatkan biaya tambahan pengguna jasa petikemas impor.