Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis K3 Pada Distilasi Atmosferik Kilang PPSDM Migas Menggunakan JSA dan Hazop Fauzan, M Hilmy; Feriaty, Syarah Rizkia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8825

Abstract

Proses distilasi atmosferik pada unit kilang merupakan salah satu proses utama dalam pengolahan minyak mentah yang memiliki tingkat risiko tinggi karena melibatkan suhu, tekanan, dan bahan mudah terbakar. Oleh karena itu, diperlukan analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang komprehensif untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber bahaya, menganalisis tingkat risiko, serta merumuskan strategi pengendalian risiko pada operasi distilasi atmosferik di unit kilang PPSDM Migas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard and Operability Study (HAZOP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai potensi bahaya pada proses distilasi atmosferik, antara lain paparan suhu tinggi, kebocoran gas, terkontaminasi zat berbahaya, serta getaran dan kebisingan dari peralatan. Analisis HAZOP menunjukkan bahwa penyimpangan yang dominan meliputi kondisi suhu (temperature) yang berlebih, dapat terkontaminasi zat berbahaya, dan ketidak sesuaian kondisi operasi yang berpotensi menyebabkan cedera, kerusakan peralatan, serta risiko kebakaran. Upaya pengendalian risiko yang direkomendasikan meliputi peningkatan pengawasan parameter operasi, perawatan rutin peralatan, penerapan prosedur kerja yang ketat, serta penggunaan alat pelindung diri yang sesuai. Dengan demikian, penerapan metode JSA dan HAZOP secara terintegrasi dapat meningkatkan efektivitas sistem K3 dan mendukung terciptanya kondisi kerja yang aman di lingkungan PPSDM Migas.