Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Fraud Diamond Theory dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan (Studi pada Industri Manufaktur subsektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar BEI) Perangin Angin, Selvi Janiati Br; Susila, Gede Putu Agus Jana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fraud Diamond Theory terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023–2024. Fraud Diamond Theory terdiri atas empat elemen utama, yaitu pressure, opportunity, rationalization, dan capability yang diproksikan masing-masing melalui external pressure, ineffective monitoring, change in auditor, dan change in director. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 88 sampel observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 26, disertai uji statistik deskriptif dan uji asumsi klasik yang meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa external pressure berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan dengan arah hubungan negatif, yang mengindikasikan bahwa rendahnya leverage memberikan peluang lebih besar bagi manajemen untuk melakukan manipulasi laporan keuangan akibat lemahnya pengawasan kreditur. Sementara itu, ineffective monitoring dan change in auditor tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan komisaris independen dan pergantian auditor cenderung hanya sebagai bentuk pemenuhan regulasi formal. Sebaliknya, change in director berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan karena pergantian direksi dapat menciptakan ketidakstabilan organisasi dan membuka peluang penyalahgunaan wewenang oleh direksi baru. Penelitian ini memperkuat Fraud Diamond Theory bahwa capability menjadi faktor penting dalam terjadinya kecurangan laporan keuangan.