Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengendalian Persediaan Menggunakan EOQ dan Min-Max pada Depot Air Minum XYZ Rabbani, Reza Ahmad; Feriaty, Syarah Rizkia; Purnamasari, Mega
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8841

Abstract

Pengendalian persediaan bahan baku merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kelancaran operasional serta efisiensi biaya pada usaha depot air minum. Ketidaktepatan dalam menentukan jumlah dan waktu pemesanan dapat menyebabkan kekurangan maupun kelebihan persediaan yang berdampak pada meningkatnya biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku air pada Depot Air Minum XYZ menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Min-Max berdasarkan hasil peramalan permintaan. Metode peramalan yang digunakan yaitu Simple Moving Average (SMA) dan Single Exponential Smoothing (SES). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data penjualan, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan selama periode Januari hingga Desember 2025. Pengolahan data dilakukan menggunakan software Minitab 22 dan Microsoft Excel. Hasil pengujian akurasi menunjukkan bahwa metode Single Exponential Smoothing dengan nilai α = 0,825515 merupakan metode peramalan terbaik karena menghasilkan nilai error terendah dengan MAD sebesar 1.925 dan MAPE sebesar 11%. Berdasarkan hasil peramalan diperoleh permintaan bulan berikutnya sebesar 13.120 liter. Perhitungan pengendalian persediaan menghasilkan safety stock sebesar 390 liter dan reorder point sebesar 487 liter. Metode EOQ menghasilkan jumlah pembelian optimal sebesar 22.821 liter dengan total biaya persediaan sebesar Rp1.230.501, sedangkan metode Min-Max menghasilkan jumlah pembelian optimal sebesar 78 liter dengan total biaya persediaan sebesar Rp176.932.490. Dibandingkan metode konvensional perusahaan dengan total biaya persediaan sebesar Rp1.957.732, metode EOQ mampu memberikan penghematan biaya sebesar Rp727.231 sehingga dinilai lebih efektif dan efisien untuk diterapkan pada pengendalian persediaan bahan baku Depot Air Minum XYZ.