Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penerapan Transaksi Ba’i Salam Antara Pedagang Dengan Petani Di Pasar Sengeti Fetra, Quin; Pangiuk, Ambok; Kurniyati, Kurniyati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8976

Abstract

Jual beli memiliki bentuk yang bermacam-macam, biasanya dilihat dari cara pembayaran, akad, penyerahan barang dan barang yang diperjual belikan. Hukum syariah mengizinkan jenis salam karena memiliki hikmah dan manfaat yang besar, dimana kebutuhan masyarakat biasanya tidak terlepas dari kebutuhan akad, baik pembeli maupun penjual bisa mendapat keuntungan melalui kontrak salam, seperti pembeli yang menggunakan akad salam bisa mendapat jaminan untuk memperoleh barang yang sesuai dengan kebutuhan dan waktu yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan akad bai’ salam antara pedagang dan petani di Pasar Sengeti serta kendala yang dihadapi dalam praktiknya. Bai’ salam merupakan akad jual beli dengan sistem pembayaran di muka, sedangkan penyerahan barang dilakukan pada waktu yang telah disepakati. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pedagang sebagai informan kunci serta petani sebagai informan pendukung yang terlibat dalam praktik transaksi tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik bai’ salam antara pedagang dan petani di Pasar Sengeti dilakukan dengan cara pedagang memberikan modal atau pembayaran terlebih dahulu kepada petani, kemudian hasil pertanian diserahkan pada waktu panen sesuai dengan kesepakatan. Namun dalam praktiknya masih terdapat beberapa kendala, seperti ketidakpastian hasil panen, perubahan harga pasar, serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai ketentuan akad bai’ salam dalam perspektif ekonomi syariah. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih baik mengenai prinsip-prinsip akad bai’ salam agar praktik transaksi yang dilakukan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan syariah dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.