Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Pamenang (JIP)

PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN MENINGKATKAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI ZAT BESI SELAMA KEHAMILAN: KNOWLEDGE OF PREGNANT WOMEN BY INCREASING COMPLIANCE WITH IRON CONSUMPTION DURING PREGNANCY Rahayu, Septiana
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Imiah Pamenang (JIP)
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v6i2.261

Abstract

ABSTRAK Zat besi merupakan mikro elemen essensial bagi tubuh dalam sintesa hemoglobin yang berfungsi mengangkut oksigen dalam darah. Peningkatan zat besi saat kehamilan untuk kebutuhan janin, apabila kekurangan Fe, maka ibu akan mengalami anemia defisiensi zat besi yang berakibat komplikasi janin dan perdarahan saat persalinan. Salah satu penyebab anemia pada ibu hamil karena kurang pengetahuan akan pentingnya zat besi. Pengetahuan meningkat akan mempengaruhi sikap yang baik dalam konsumsi tablet Fe. Program pemerintah mengharuskan setiap ibu hamil untuk mengonsumsi tablet zat besi selama masa kehamilan minimal 90 tablet untuk mencegah terjadinya anemia dalam kehamilan. Penelitian ini dilakukan di PMB Fauziah Hatta Palembang dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Teknik pengambilan sampel dengan tekhnik total sampling. Variabel independen yaitu pengetahuan dan variabel dependen yaitu kepatuhan mengkonsumsi zat besi pada ibu hamil. Data analisis dengan menggunakan uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh 64,2% ibu hamil berpengetahuan baik dan 74% ibu patuh dalam mengkonsumsi zat besi selama kehamilan. Didapatkan nilai p- value 0,038 artinya ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan mengonsumsi at besi pada ibu hamil. Pengetahuan baik diperoleh dari pendidikan formal maupun pendidikan informal, berupa informasi dan pengalaman, sehingga membentuk sikap positif mengkonsumsi zat besi selama kehamilan.   ABSTRACK Iron is an essential microelement for the body in the synthesis of hemoglobin which functions to transport oxygen in the blood. Increased iron during pregnancy for fetal needs, if Fe is deficient, the mother will experience iron deficiency anemia which results in fetal complications and bleeding during childbirth. One of the causes of anemia in pregnant women is a lack of knowledge about the importance of iron. Increased knowledge will affect a good attitude in the consumption of Fe tablets. The government program requires every pregnant woman to consume iron tablets during pregnancy at least 90 tablets to prevent anemia in pregnancy. This research was conducted at PMB Fauziah Hatta Palembang with a sample of 40 respondents. Sampling technique with total sampling technique. The independent variable is knowledge and the dependent variable is compliance with iron consumption in pregnant women. The data were analyzed using a Pearson correlation test. The results of the study showed that 64.2% of pregnant women were well-informed and 74% of mothers were obedient in consuming iron during pregnancy. A p-value of 0.038 means that there is a relationship between knowledge and adherence in consuming iron in pregnant women. Knowledge is obtained from both formal and informal education, in the form of information and experience, so as to form a positive attitude towards consuming iron during pregnancy.
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN MINT UNTUK MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM PADA TRIMESTER I: THE EFFECT OF GIVING BOILED WATER FROM MINT LEAVES TO REDUCE EMESIS GRAVIDARUM IN THE 1ST TRIMESTER Rahayu, Septiana; Contesa, Lina
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Imiah Pamenang (JIP)
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v6i1.203

Abstract

ABSTRAK Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang terjadi pada kehamilan muda. Keluhan mual muntah pada emesis gravidarum merupakan hal yang fisiologis, akan tetapi apabila keluhan ini tidak segera diatasi maka akan menjadi hal yang berbahaya, diperlukan penangganan baik farmakologi maupun non farmakologi. pengobatan non farmakologi dapat dilakukan dengan pemberian aromaterapi menggunakan air rebusan daun mint, diketahui bisa menjadi obat yang aman dan efektif untuk mengobati mual muntah pada ibu hamil. Tujuan penelitian : untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun mint terhadap penurunan emesis gravidarum di PMB Sri Gundarti Palembang. Metode: menggunakan  design penelitian Pra-eksperimen yang bersifat one  grup  pretest-postest Sampel ambil  secara purposive  sampling sebanyak  38  orang.  Analisis  bivariat  menggunakan  uji paired  t-test untuk melihat  pengaruh  pemberian air  rebusan daun  mint  terhadap  emesis gravidarum. Hasil  penelitian : di  dapatkan  bahwa  mayoritas  responden  berada  pada  umur 20 –30  tahun  yaitu sebanyak  18  orang  (59,3%).  Berdasarkan  variabel  paritas  mayoritas  multigravida  sebanyak  21  orang  (65,6%). Berdasarkan  variable  pekerjaan  Mayoritas  ibu  rumah  tangga  atau  tidak  bekerja  sebanyak  25  orang  (78,1%). Pengaruh  pemberian air  rebusan daun  mint  terhadap  mual  dan  muntah,  sebelum  diberikan  intervensi  rata-rata responden  mengalami  emesis gravidarum  sebanyak  7  kali  sehari,  setelah  diberikan  intervensi air  rebusan daun mint  rata-rata  frekuensi  emesis gravidarum   menurun  menjadi  3,8  kali  dalam  sehari  dengan  nilai  Pvalue=0,000. Untuk para ibu hamil harus sering dilakukan penyuluhan oleh tenaga kesehatan tentang manfaat air rebusan daun mint bagi ibu dan janin sehingga sehinga mengurangi emesis gravidarum selama kehamilan. Abstract Emesis gravidarum is a common complaint that occurs in young pregnancies. Complaints of nausea vomiting in emesis gravidarum are physiological, but if this complaint is not immediately overcome it will be a dangerous thing, both pharmacological and non-pharmacological treatment is needed. Non-pharmacological treatment can be done by giving aromatherapy using mint leaf boiled water, known to be a safe and effective remedy to treat nausea vomiting in pregnant women. The purpose of the study: to determine the effect of mint leaf decoction on reducing emesis gravidarum in PMB Sri Gundarti Palembang. Method: using a pre-experimental research design that is one group pretest-postest Samples take purposive sampling as many as 38 people.  Bivariate analysis used paired t-test to see the effect of mint leaf cooking water on emesis gravidarum. The results of the study: it was found that the majority of respondents were at the age of 20-30 years, namely as many as 18 people (59,3%).  Based on the variable parity of the majority of multigravida as many as 21 people (65,6%). Based on job variables, the majority of housewives or non-working as many as 25 people (78,1%). The effect of giving mint leaf decoction water on nausea and vomiting, Before the intervention was given, the average respondent experienced emesis gravidarum 7 times a day, after being given the intervention of mint leaf boiled water, the average frequency of emesis gravidarum decreased to 3.8 times a day with a value of Pvalue = 0.000. For pregnant women, frequent counseling by health workers about the benefits of mint leaf boiled water for the mother and fetus so as to reduce emesis gravidarum during pregnancy.
KEEFEKTIFAN JUS BUAH BIT DAN JUS BUAH ALPUKAT DALAM KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN ANEMIA IBU HAMIL: EFFECTIVENESS OF BEET JUICE AND AVOCADO JUICE IN INCREASING HEMOGLOBIN LEVELS WITH ANEMIA IN PREGNANT WOMEN Rahayu, Septiana
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Imiah Pamenang (JIP)
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v7i2.333

Abstract

Abstrak Organisasi  Kesehatan  Dunia  WHO  (World  Health  Organization)  2018  melaporkan  bahwa  40% kematian  ibu  di  negara  berkembang  berkaitan  dengan  anemia  pada  kehamilan,  Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan  bahwa ibu hamil yang terkena anemia  mencapai 40%-50% yang artinya 5 dari 10 ibu hamil mengalami anemia. Kurangnya zat besi dalam makanan merupakan penyebab umum anemia yang dialami oleh wanita hamil. Kebutuhan zat besi meningkat selama kehamilan, terutama pada trimester terakhir dan pemberian tablet Fe pada ibu hamil meningkat sekitar 1000 mg selama kehamilan. Jus buah bit  dan jus buah alpukat merupakan  salah  satu  sumber  makanan  alternatif non  farmakologi  mengandung  zat  besi yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil,  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan  jus buah Bit dan jus buah Alpukat dalam kenaikan kadar hemoglobin di PMB Rosmaniar Palembang. Metode penelitian ini menggunakan desain Pre Experiment dengan rancangan One Group Pretest-Posttes dengan memberikan jus buah pada siang atau malam hari selama 5 hari. Populasi dan penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan anemia, Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu 14 responden ibu hamil dengan anemia. Hasil penelitian ini menunjukkan kadar Hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia sebelum diberikan jus buah Bit dan jus buah Alpukat dengan tablet Fe rata-rata sebesar 10,25g/dl dan sesudah diberikan sebesar 11,35 g/dl, didapatkan nilai t hitung – 23,939 dengan p-value sebesar 0,000<a (0,5) yang berarti ada keefektifan secara signifikan. Untuk para ibu hamil harus sering dilakukan penyuluhan oleh tenaga kesehatan tentang manfaat jus buah Bit dan jus buah Alpukat untuk menaiikan kadar hemoglobin selama kehamilan. Abstrack The World Health Organization (WHO) 2018 reported that 40% of maternal deaths in developing countries are related to anemia in pregnancy, the Ministry of Health of the Republic of Indonesia stated that pregnant women affected by anemia reached 40%-50% which means that 5 out of 10 pregnant women experience anemia. Lack of iron in the diet is a common cause of anemia experienced by pregnant women. The need for iron increases during pregnancy, especially in the last trimester. Beet juice and avocado juice are one of the non-pharmacological alternative food sources containing iron that can increase hemoglobin levels in pregnant women. The purpose of the study to determine the effectiveness of Beet fruit juice and Avocado fruit juice in increasing hemoglobin levels in PMB Rosmaniar Palembang. Research results this study uses a Pre Experiment design with a One Group Pretest-Posttest design. The population and this study are all pregnant women with anemia, The sampling technique of the study used a total sampling, namely 14 respondents of pregnant women with anemia. This study showed that Hemoglobin levels in pregnant women with anemia before being given beet juice and avocado fruit juice with Fe tablets with an avarege of 10.25g/dl and after being given 11.35 g/dl, a t-value of -23.939 with a p-value of 0.000<a (0.5) was obtained, which means that there is significant effectiveness. For pregnant women, counseling must often be carried out by health workers about the benefits of Beet fruit juice and avocado fruit juice to reduce hemoglobin levels during pregnancy.