Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Indonesian Journal of Devotion and Empowerment (IJDE)

RAISING AWARENESS OF VILLAGE ARCHIVES ORDERLY THROUGH RECORD MANAGEMENT ASSISTANCE PROGRAM BASED ON SIMULATION VIDEO Ismiyati, Ismiyati; Pramusinto, Hengky; Marimin, Marimin; Handayani, Bestari Dwi; Sholikah, Mar'atus
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol 2 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v2i2.40443

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan aparatur desa dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib arsip di Desa Kenteng. Upaya meningkatkan keterampilan dan kesadaran aparat desa dalam mengelola arsip sesuai kaidah yang berlaku dilakukan melalui pendampingan teknis penataan arsip sesuai kaidah kearsipan di lingkungan pemerintahan. Hasil dari kegiatan masyarakat ini menunjukkan partisipasi peserta sangat tinggi dalam kegiatan webinar record management. Kegiatan webinar berkaitan dengan teknik penataan arsip. Kegiatan webinar dimaksudkan sebagai pengganti kegiatan sosialisasi secara langsung, karena masa pandemi COVID-19 mengharuskan segala bentuk kegiatan tatap muka dikurangi. Untuk itu, kegiatan pengabdian dilakukan dengan acara webinar. Setelah diberikan webinar, dilanjutkan dengan pendampingan teknis kearsipan dengan cara simulation video di lapangan tentang penataan kembali arsip sesuai klasifikasi yang ada, dengan tujuan agar aparatur desa tertib akan arsip. Selain itu, arsip yang dibutuhkan dapat mudah ditemukan kembali. Evaluasi kegiatan webinar dan pendampingan penataan arsip ini menunjukkan bahwa seluruh aparatur desa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan dan kesadaran terhadap tertib arsip desa. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge of village apparatus and raise awareness of the importance of orderly archives in Kenteng Village. Efforts to improve the skills and awareness of village officials in managing archives in accordance with applicable rules are carried out through technical assistance in the arrangement of archives in accordance with archival rules in the government environment. The results of this community activity showed very high participation of participants in record management webinar activities. Webinar activities related to archival structuring techniques. Webinar activities are intended as a substitute for direct socialization activities, as the COVID-19 pandemic requires all forms of face-to-face activities to be reduced. Therefore, devotional activities are carried out with webinar events. After being given a webinar, followed by archival technical assistance by means of simulation video in the field about the rearranging of archives according to existing classifications, with the aim of orderly village apparatus will archive. In addition, the required archives can be easily rediscovered. Evaluation of webinar activities and assistance in the arrangement of this archive shows that all village apparatus shows improvement in the ability and awareness of the orderly village archives.
OPTIMIZATION OF TOURISM ORGANIZING IN THEKELAN, BATUR VILLAGE, GETASAN DISTRICT, SEMARANG REGENCY Jati, Kuat Waluyo; Wahyudin, Agus; Handayani, Bestari Dwi
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol 3 No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v3i1.44861

Abstract

Dusun Thekelan di Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang memiliki keunggulan sebagai desa wisata alam, tepatnya alam pegunungan. Letaknya yang berada di lereng Gunung Merbabu menjadikan Desa Thekelan menjadi salah satu jalur pendakian, bahkan jalur tertua untuk mencapai ke puncak Gunung Merbabu. Jalur pendakian sampai saat ini dikelola oleh karang taruna setempat yang kemudian menjadi salah satu sumber pendapatan bagi desa. Namun pengelolaan tersebut belum dimaksimalkan dan belum terintegrasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Batur sehingga kebermanfaatan masih sangat terbatas. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran pengelola jalur pendakian dan masyarakat bahwa pengorganisasian yang tepat dapat meningkatkan kualitas dari pelayanan yang diberikan dan berujung pada keuntungan yang lebih baik. Pengorganisasian yang lebih baik dapat memperluas bisnis dalam pengelolaan jalur wisata dan menunjang BUMDes yang telah berdiri. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, dan pendampingan. Langkah strategis yang dilakukan adalah dengan: 1) memberi wawasan tentang pengorganisasian wisata, 2) memberi wawasan tentang keuntungan pengelolaan wisata dalam wadah BUMDes, 3) diskusi dan tanya jawab dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat dan perangkat dusun, 4) pendampingan kepada masyarakat, dan 5) evaluasi hasil pengabdian yang telah dilakukan. Kegiatan pengabdian dilakukan berdasar kesepakatan dengan warga sasaran pada bulan Oktober 2020, Warga merasa memperoleh informasi lebih dalam terkait dengan pengelolaan pariwisata dan pengembangannya serta kebermanfaatan dengan melakukan sinkronisasi bisnis dengan BUMDes yang telah berdiri di Desa Bathur. Thekelan Village in Batur Village, Getasan District, Semarang Regency has the advantage as a nature tourism village, precisely mountainous nature. Its location on the slopes of Mount Merbabu makes Thekelan Village one of the hiking trails, even the oldest path to reach to the top of Mount Merbabu. The hiking trail until now was managed by a local taruna reef which later became one of the sources of income for the village. However, the management has not been maximized and has not been integrated with the Village Owned Enterprises (BUMDes) batur village so the benefits are still very limited. The purpose of this service is to raise awareness of hiking trail managers and the community that proper organizing can improve the quality of the services provided and lead to better profits. Better organizing can expand the business in the management of tourist routes and support BUMDes that have been established. The implementation of devotion is done by methods of lectures, Q&A, discussions, and mentoring. Strategic steps taken are by: 1) giving insight into the organization of tourism, 2) giving insight into the benefits of tourism management in BUMDes containers, 3) discussions and Q&A by providing opportunities to the community and hamlet devices, 4) mentoring to the community, and 5) evaluation of the results of devotion that has been done. The service activities are carried out based on an agreement with the target citizens in October 2020, residents feel more information related to the management of tourism and its development and benefits by synchronizing business with BUMDes that have been established in Bathur Village.
Training and Improvement of Financial Management in Mutiara Kids Playschool, Traji Village, Temanggung Regency Handayani, Bestari Dwi; Yanto, Heri; Ismiyati, Ismiyati
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol 5 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v5i2.66558

Abstract

Pendidikan adalah suatu tata cara sistematis untuk memperbaiki tingkah laku seseorang agar proses belajar mengajar berjalan lancar, pengelolaan dan pengelolaan keuangan yang baik digunakan untuk menunjang proses pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Playschool Mutiara Kids Dusun Gamblok Kabupaten Temanggung. Mutiara Kids Playschool perlu memahami pengelolaan keuangan sekolah, pencatatan keuangan yang sudah ketinggalan zaman, dan pengeluaran insidentil berdasarkan kebutuhan. Tantangan lainnya adalah bendahara, dengan bantuan guru, sering melakukan penghitungan berulang-ulang dengan tangan menggunakan kalkulator sambil menyusun laporan keuangan karena uang sebenarnya di mesin kasir dan entri di buku kas berbeda. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra pengabdian dalam pengelolaan keuangan dan penyusunan laporan keuangan sekolah secara komprehensif berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra pengabdian. Tindakan strategis yang dilakukan antara lain penyediaan sumber daya, prosedur pengelolaan keuangan, dan pembuatan laporan keuangan sekolah. Secara umum, para peserta melaporkan kepuasan terhadap kegiatan pengabdian masyarakat, berdasarkan evaluasi wawancara peserta kegiatan. Para peserta sepakat bahwa praktik ini sangat bermanfaat dalam pengelolaan keuangan sekolah. Peserta juga berharap bahwa kegiatan ini akan bertahan lama, sehingga tidak hanya mendukung pembuatan laporan keuangan tetapi juga inisiatif lain yang meningkatkan upaya akademis. Education is a systematic procedure to improve one's behaviour to ensure that the teaching and learning process works smoothly, good management and financial management are used to support the educational process. This community service activity was performed in the Mutiara Kids Playschool at the Gamblok Hamlet, Temanggung Regency. The Mutiara Kids Playschool needs to understand school finance management, outdated financial records, and incidental spending based on needs. Another challenge is that the treasurer, with the teacher's help, frequently performs repeated calculations using a calculator while compiling financial reports since real money in the cash register and the cash book entries differ. This community service seeks to give community service partners training and assistance in financial management and the preparation of comprehensive school financial reports based on the issues faced by community service partners. The strategic actions adopted included the provision of resources, financial management procedures, and creating financial reports for schools. In general, the participants reported satisfaction with the community service activities, according to the interview evaluation of the activity participants. The participants agreed that this practice was highly beneficial for managing school finances. Participants also expect that the activities will be long-lasting, resulting not just in support of creating financial reports but also in other initiatives that enhance academic endeavours.