Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Linguistic Community Services Journal

Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar Bahasa Inggris Bagi Guru TK di Desa Dauh Puri Klod I Gusti Ayu Agung Dian Susanthi; I Made Mardika; Made Sani Damayanthi Muliawan; Kiki Nurwahyuni; Ni Putu Meira Purnama Yanti
Linguistic Community Services Journal Vol. 3 No. 2 (2022): LCSJ
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/licosjournal.3.2.2022.55-60

Abstract

Bahasa Inggris tentunya sangat penting untuk dipelajari sejak dini, namun perkembangan IPTEK tentunya harus tetap diiringi dengan pemertahanan budaya dan kearifan lokal agar tetap terjaga kelestariannya. Tujuanya adalah program kemitraan masyarakat ini bekerja sama dengan satu kelompok mitra, yaitu kelompok Guru Pengajar di TK Kumara Jaya, Desa Dauh Puri Klod, Denpasar Barat. Metode penelitian Pertama akan dilakukan penyesuaian kurikulum yang diberikan di TK untuk dapat dijadikan acuan dalam penyusunan bahan ajar, menentukkan tema dan topik dalam bahan ajar, dan membat bahan ajar berupa buku yang dapat dipergunakan dalam proses pengajaran bahasa Inggris untuk siswa-siswi di TK Kumara Jaya, Desa Dauh Puri Klod, Denpasar Barat. Dewasa ini banyak sekolah internasional bermunculan yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, demikian juga di sekolah-sekolah yang pengelolaannya ada di bawah desa, juga mulai mengajarkan bahasa Ingggris kepada anak didiknya sejak dini, yaitu Play Group dan TK. Akan tetapi terdapat sekolah-sekolah yang belum memiliki SDM yang kompeten dalam bahasa Inggris, dalam hal ini guru merangkap utnuk mengajar bahasa Inggris walaupun itu buka merupakan bidangnya. Sekolah-sekolah yang belum memiliki SDM memadai dalam bidang bahasa Inggris memerlukan pendampingan dalam penyusunan bahan ajar dan materi ajar bahasa Inggris. pengenalan bahasa Inggris bagi siswa seperti kata benda sebagi contoh nama binatang, tanaman, profesi dan sebagainya dengan sajian yang menarik sehingga mudah diingat oleh siswa, pengenalan kata sifat sebagai contoh kata sifat yang sering digunakan dalam mendeskripsikan seseorang. Materi-materi pengenalan kata dasar tersebut juga nantinya akan memuat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sebagai bentuk pemertahanan budaya di tengah-tengah kemajuan IPTEK.
Pendampingan Pengajaran Bahasa Inggris Bagi Guru TK Widya Kusuma Sari I Gusti Ayu Agung Dian Susanthi; I Made Mardika; Made Sani Damayanthi Muliawan; A.A.I. Mas Trisnamayuni; Kadek Yogi Pratama; Kadek Silvia Melinda Dewi
Linguistic Community Services Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Linguistic Community Service Journal
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/licosjournal.4.2.2023.52-58

Abstract

Pendampingan pengajaran bahasa Inggris merupakan hal yang penting bagi sekolah yang memiliki SDM yang kurang dalam Bahasa Inggris. Pendampingan pengajaran bahasa Inggris yang diperkenalkan juga memuat unsur pengenalan budaya, hal ini penting karena pengenalan budaya pada usia dini dapat disisipkan dalam pengajaran bahasa, seperti pengenalan bahasa Inggris yang mengandung unsur budaya dapat termuat dalam pengenalan kata benda sebagi contoh makanan, profesi, tempat dan sebagainya dengan menggunakan metode-metode yang menarik untuk menarik minat dan perhatian siswa untuk belajar Bahasa Inggris. Pendampingan pengajaran sangat perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan untuk dapat berdaya saing yang baik di era globalisasi ini. Salah satu upaya yang memungkinkan dilakukan dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas Pendidikan adalah pendampingan pengajaran bahasa Inggris untuk sekolah TK Padangsambian Kaja yakni TK Widya Kusuma Sari yang belum memiliki SDM yang cukup dalam bidang bahasa Inggris. Metode pelaksanaan pengabdian pengajaran diawali dengan Focus group discussion (FGD). FGD awal dilakukan untuk mengetahui dan mendiskusikan kurikulum yang digunakan, yang kemudian dijadikan dasar dalam pendampingan pengajaran, menentukan topik dan tema untuk pendampingan pengajaran. Setelah dilakukan pendampingan pengajaran, FGD kembali dilakukan untuk mendiskusikan hasil pengajaran yang telah diberikan, yang nantinya dapat digunakan dalam penyusunan laporan.