Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : IKRA-ITH ABDIMAS

Pandangan Remaja terhadap Penggunaan Bahasa Gaul di Media Sosial serta Kaitannya dengan Kemampuan Berbahasa Indonesia Isma Khairah Harahap; Putri Zulaida; Jhelsi Damanik; Nazwa Syafira; Ika Febriana
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya penggunaan bahasa gaul di media sosial yang berpotensi memengaruhi kemampuan berbahasa Indonesia remaja, sehingga bertujuan untuk mengkaji pandangan remaja terhadap penggunaan bahasa gaul di media sosial serta kaitannya dengan kemampuan berbahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semiterstruktur terhadap empat orang remaja yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria aktif menggunakan media sosial. Data dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja memandang bahasa gaul sebagai bentuk komunikasi yang wajar, santai, dan berfungsi dalam membangun kedekatan sosial serta mengekspresikan identitas diri, sertadigunakan secara intensif dalam situasi informal di media sosial. Meskipun demikian, remaja memiliki kesadaran untuk menggunakan bahasa Indonesia baku dalam konteks formal, walaupun masih terdapat ketidakkonsistenan dalam penerapannya. Selain itu, penggunaan bahasa gaul menunjukkan adanya keterkaitan yang cukup terlihat dengan kemampuan berbahasa Indonesia, terutama dalam penggunaan kosakata baku, penyusunan kalimat, dan pembedaan konteks formal dan informal. Dengan demikian, penggunaan bahasa gaul tidak hanya merupakan fenomena komunikasi, tetapi juga memiliki implikasi terhadap kemampuan berbahasa Indonesia, sehingga diperlukan kesadaran berbahasa agar remaja mampu menggunakan bahasa secara tepat sesuai dengan konteks komunikasi.Kata kunci : Bahasa Gaul, Remaja, Media Sosial, Kemampuan Berbahasa Indonesia
Pengaruh Kejelasan Bahasa terhadap Pemahaman Soal Cerita Matematika pada SMAN Percut Sei Tuan Siswa Kelas X Rosmelia Elsada Sinaga; Gazla Hilmia Yunanda Rangkuti; Magrifah Rizki Berutu; Ika Febriana
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap soal cerita matematika yang sering kali disebabkan oleh ketidakjelasan bahasa dalam soal, bukan sematamata karena rendahnya kemampuan berhitung. Bahasa yang ambigu, berbelit, dan kurang komunikatif dapat meningkatkan beban kognitif siswa sehingga menghambat proses memahami informasi dan menyusun model matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kejelasan bahasa terhadap pemahaman soal cerita matematika pada siswa kelas X di SMAN 2 Percut Sei Tuan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain posttest-only control group design. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yangdipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kesetaraan kemampuan awal. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman soal cerita matematika dalam dua versi paralel, yaitu bahasa jelas dan bahasa kurang jelas, serta angket persepsi siswa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji-t independen, dan perhitungan effect size menggunakan Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa pada soal dengan bahasa jelas sebesar 78,40 lebih tinggi dibandingkan soal dengan bahasa kurang jelas sebesar 66,20. Hasil uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan (p =0,001), sedangkan nilai Cohen’s d sebesar 1,42 menunjukkan pengaruh yang besar secara praktis. Temuan ini menunjukkan bahwa kejelasan bahasa berpengaruh signifikan terhadap pemahaman siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi guru dalam menyusun soal matematika yang komunikatif, jelas, dan tidak multitafsir agar kemampuan matematis siswa dapat diukur secara lebih akurat. Kata Kunci: kejelasan bahasa, soal cerita matematika, pemahaman siswa, cognitive load,pembelajaran matematika
Co-Authors Abdul Kodir Djaelani Abellia Najwa Nabila ABS, M Khoirul Adelia Tarigan Adilla Aura Putri Aesyahwa Ayu Wulandari Agnes Mika Cristina br Manik Aisyah Fadhillah Alawi Parlindungan Lubis Alfi Wirdatun Ameliya Ameliya Andini Pratiwi Anis Aufa Khuzaimah Anisah Sopyanti Anjelica Putri Wulandari Tarigan Anju Natasya Marpaung ANNISA HANDAYANI Aprilia Amanda Aries Dame U Panjaitan Armitha Sidauruk Artha Angelin Manurung Asni Fatma Astri Khairunnisa Nasution Ayn Atifa Ayu Nika Ayu Triani Hutagalung Cahni Maitri Lase Calista Prisilla SeptinaSitorus Cani Astuti Harahap Chindy Aprimisa Milala Cindy Angelina Saragi Napitu Cindy Clara Siregar Claura Meicha Nitami Crisela Olivia Sitompul Dani Ikhwan Eklesia SB Simamora Eliza Handayani Lubis Elsada Sinaga Enjelika Simamora Enzari Puspaningtyas Ester Meirince Panggabean Eva Ulina Br Hombing Evi Manalu Fadhil Irfansyah Farhah Syakirah Ginting Feronika Br. Siahaan Fidia Wati Firman Matias Simanjuntak Fitrah Maya Sari Hasugian Fitri Amelia Fitri Nurjihan Friskawati Nainggolan Fuji Winanti Fuza Anggriana Gabrie Tamahra Nainggolan Gazla Hilmia Yunanda Rangkuti Geovanny Sri Pateresia Padang Gratia Simamora Grestin Analia Br Togatorop Hadizah Hadizah Indah Maysaroh Siagian Indri Flora Br Ginting Indriana Dachi Irene Paulina Napitupulu Irsyaddin Nasution Isma Khairah Harahap Ivana Cristin Sidabutar Jelita Simanungkalit Jhelsi Damanik Josua Boni Hutasoit Juanda Maulana Kaiesa Raihatul Muntaza Karin Sarah Angelina Siahaan Keiyona Alifa Zahra Keysa Anastalia Br Maha Kezia Elmaesia Tarigan Kristiani Siagian Lenni Mariana Harahap Lora Theresia Panggabean Lucia Lidia Sinaga Luhut Manurung Magrifah Rizki Berutu Margaretha Sembiring Maria Elpida Manalu Maria Lilis Sartika Waruwu Marlon Brando Hutahaean Martina Agnes Octavia Nainggolan Maya Wulandari Mayfa Dwi Arvi Mikha Fonseca Bangun Mikolis Etimanta Ginting Mirnawati Sinaga Mutia Agustin Purba Nainggolan, Icha Riska Gloria Nasri Titania Natasya Agustina Nazwa Syafira Nuha Febry Anisa Nur Fitri Pohan Nurul Azmi Nurul Hafiza Ainanur Pabeyola Helena Pera Nopitasari Putri Yade Bismeninta Br Barus Putri Zulaida Rafael Benediktus Rahel Pakpahan Rahfany Nabilla Putri Lubis Rara Amanda Regita Cahyani br Karo Sekali Reni Permata Sari Revalina Tarigan Rieke Corry Betsena Br. Tarigan Rika Yanti Pandiangan Rinaldi Rinaldi Rinda Annisa Fhutu Neva Rizky Saputra Tobing Romanna Silalahi Roria Natal Simbolon Roveni Manurung Ruth Febriyanti Simarmata Ruth Masta Yemima Sibarani Salsa Maulidya Sarah Bakara Selfa Raya Hadi Kesuma Siti Naila Rahmi Sonia Gandi Purba Sri Maithily Stephani Natasya Carolina Br Sitinjak Suci Ramadhani Tania Cinta Marito Hutapea Tasya Natalia Tarigan Tasya Wiyandini Zega Tegar Elfraim Gilbert Siahaan Teresya Gorif Br Berutu Thria Damayanti Manullang Tia Handani Tiara Aurora Aleandra Hutajulu Tina Angelia Tiwi Cahyani Marpaung Usnul Marisa Siregar Uyun Hanip Siregar Windry Sary Sihombing Yan Septian Yesein Siregar Yosua Bintang Halomoan Yumna Khairi Amani Piliang Yuni Yolanda Situmorang Zavira Syalwa