Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : fiat iustitia jurnal hukum

TAKE OVER KREDIT RUMAH TANPA SERTIFIKAT Sinambela, Jamalum
Fiat Iustitia : Jurnal Hukum Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ilmiah ini membahas tantangan yang dihadapi oleh debitur pengganti selama proses asumsi pinjaman rumah, yang memerlukan pengaturan rahasia untuk mengalihkan tanggung jawab pembayaran kredit dari debitur pertama. Terlepas dari pemenuhan kewajiban kredit, debitur penerus mengalami hambatan dalam mengamankan sertifikat rumah, yang terus didaftarkan dengan nama debitur pertama, yang disebabkan oleh pelaksanaan prosedur administrasi yang diperlukan oleh bank yang tidak memadai. Melalui analisis komprehensif undang-undang terkait, termasuk Undang-Undang Hak Ketergantungan, Undang-Undang Perbankan, dan Peraturan Bank Indonesia, dalam hubungannya dengan Teori Perjanjian dan Teori Keadilan, artikel ini mengeval_uasi hambatan hukum yang muncul dan mengusulkan rekomendasi yang bertujuan untuk meningkatkan protokol pengalihan sertifikat rumah untuk menumbuhkan kepastian hukum dan kesetaraan bagi debitur pengganti. Rekomendasi tersebut mencakup peningkatan transparansi bank dalam proses administrasi, penguatan pengawasan mengenai perjanjian informal, dan peran penting lembaga terkait untuk memastikan bahwa hak debitur pengganti atas rumah, yang pembayaran kreditnya telah diselesaikan, dapat diperoleh tanpa halangan.
PENOLAKAN KLAIM ASURANSI JIWA KARENA TIDAK DIUNGKAPKANNYA RISIKO KESEHATAN Jamalum Sinambela
Fiat Iustitia : Jurnal Hukum Vol 6 No 1 (2025): 2025
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rejection of life insurance claims due to the insured’s failure to disclose health conditions often leads to legal disputes between insurance companies and beneficiaries. This study aims to analyze the legal basis for claim rejection under Article 251 of the Indonesian Commercial Code (KUHD) and the application of the good faith principle in life insurance contracts. The research employs a qualitative method with a normative juridical and case study approach, examining an actual claim rejection case by Prudential and several court decisions. The findings indicate that concealing material facts about health conditions constitutes a valid legal ground for insurers to reject claims. However, the role of insurance agents, transparency of information, and policyholder education are crucial in ensuring balanced legal protection for both parties. This study recommends strengthening regulations and establishing a more transparent risk verification system to prevent future disputes.