Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : jurnal ilmiah wahana pendidikan

Penerapan Pasal 11 Ayat 1 Huruf (a) Undang – Undang No 2 Tahun 2008 Dalam Memberikan Pendidikan Politik Terhadap Masyarakat (Studi Kasus : Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Di Kota Surabaya) Putri, Yustiti Krisna Eka; Marwiyah, Siti; Cornelis, Vieta Imelda
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 21 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14506786

Abstract

Indonesia adalah negara yang menganut sistem pemerintahan berbasis demokrasi yang membutuhkan partisipasi rakyat bagi kemajuan bangsa. Partai politik sendiri memegang peranan penting dalam menjalankan sistem tersebut sehingga partai politik haruslah menjalankan peran dalam memberikan pendidikan politik terhadap masyarakat agar tercipta kesatuan politik yang berintegritas. Partai politik sebagai wadah penyalur aspirasi masyarakat mempunyai kewajiban menyadarkan masyarakat akan hak dan kewajibannya dalam berbangsa dan bernegara sesuai dengan isi Pasal 11 Ayat 1 Huruf (a) Undang – Undang No 2 Tahun 2008 yang berbunyi “Partai Politik berfungsi sebagai sarana : Pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat luas agar menjadi warga negara Indonesia yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP) sebagai salah satu partai pelopor yang menjunjung tinggi demokrasi selama ini telah mengambil banyak peran penting dalam panggung politik di Indonesia. Selama puluhan tahun PDIP mengawal jalanya demokrasi yang sesuai dengan konstitusi Indonesia. Dengan sistem kaderasi dalam menanamkan ideologi kebangsaan yang memiliki koneksi historis, dengan konsep Marhaenisme mengedepankan kesejahteraan rakyat kecil membuat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mempunyai banyak cara untuk memberikan pendidikan politik kebangsaan bagi masyarakat. Di Indonesia sendiri pemilihan umum serentak diadakan pada tahun 2024 sehingga sering disebut masyarakat adalah tahun politik yang biasanya dipergunakan partai sebagai momentum dalam memperbanyak pendidikan politik bagi masyarakat di segala lapisan guna memperbanyak suara pemilih. Surabaya sebagai kota terbesar ke dua di Indonesia dengan jumlah penduduk hampir 3 juta jiwa adalah lokasi yang sangat strategis dalam melakukan pendidikan politik,
Co-Authors Amauri, Varies Anam, Hoiril Anderson, Kevin Andik Mannulusi Aranggraeni, Renda Arba’in Ardiansyah, Rizal Firman Aribawa, Muhammad Yustino Ariwibawa, Muhammad Yustino Artajaya, Ariq Deji Augustinah, fedianty Ayu Chyntia, Desak Nyoman Bachtiar Baruno, Agustiawan Djoko Borman, M Syahrul Borman, M. Syahrul Borman, M.Syahrul Borman, Syahrul Damayanti, Sri Sukmana Dayana, Puspita Sandra Dinata, Ines Della Dirgantoro, Balok Dirman, Martianus Fathul Hamdani Fritz Edward Siregar Hamdani, Fathul Handayati, Nur Harianto, Deddik Hartoyo Hartoyo Herdiman, Herdiman Idrina, Mustika Indra , Silvester Novalino Isnawati Isnawati Kaewhanam, Phimlikid Kayla Natasha, Amanda Koerniawan, Joenus Lazuardi, Irwan Lyanawati, Yuli Maria Makhtar, Maheran Mannulusi, Andik Maulana, Adam Hamka Mintarum, Ahadin Mulyosudarmo, Suviana Suwoto Nasution, Dedi Wardana Njoo, Walujo P, Siti Marwiyah Paramita, Vallencia Nandya Paramitha, Vallencia Nandya Pratama, Romadhony Putra Putri, Yustiti Krisna Eka Rahmah, Nabila Aliya Ramdan, Muhammad Rangga, Aldeo Zidane Rizal, Moh Rohman Bulu, Akbar Taufiqur Santoso, Wahyu Aji Saputri, Dita Ayu Sholichah, Sayidati Sidarta, Dudi Djaja Sidarta, Dudik Djaja Siti Marwiyah Soekorini, Noenik SRI ASTUTIK Subekti Subekti Sucipto Sucipto Sugiyanto - Susanto, Wahyu Sutopo Sutopo Suwiryo, Rubiono Gatot Syarif Hidayat Tamaroh, Awik Thoif, Mokh. Ubayidillah, Moch. Rafli Vansya, Muhammad Ahnaf Maulana Wahyu Prawesthi, Wahyu Wahyudi, Mohammad Arif Walujo, Christian Rico Wijaya, Mochamad Fillakhiya Atma