Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Authentic Research

Rancang Bangun Online Travel Ticket dengan Algoritma First-In First-Out (FIFO) dan Mekanisme Seat Locking Real-Time Karina, Lani Dwi; Syafrijon; Huda, Yasdinul; Sandra, Randi Proska
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/hb06te81

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini memberikan pengaruh signifikan terhadap sektor layanan transportasi, namun PT. MIA Travel masih menghadapi kendala dalam pengelolaan pemesanan tiket yang bersifat konvensional. Sistem manual melalui telepon atau loket berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan data, kehilangan catatan pemesanan, hingga terjadinya double booking atau race condition akibat tidak adanya sistem pemantauan kursi secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem Online Travel Ticket yang mengintegrasikan algoritma First-In First-Out (FIFO) dan mekanisme Seat Locking Real-Time Concurrency Control. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan sistem prototipe. Algoritma FIFO diterapkan untuk memastikan keadilan dalam antrean pemesanan, di mana transaksi yang masuk lebih awal akan diproses terlebih dahulu berdasarkan urutan waktu. Sementara itu, mekanisme seat locking berfungsi untuk mengunci kursi yang telah dipilih oleh pelanggan selama periode waktu tertentu guna mencegah pengguna lain memesan kursi yang sama secara bersamaan. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel dan basis data MySQL. Hasil pengujian menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa 23 dari 23 skenario pengujian berhasil dijalankan sesuai dengan fungsi yang diharapkan. Pengujian User Acceptance Testing (UAT) yang melibatkan 15 responden memperoleh nilai kepuasan sebesar 88,6% dengan kategori sangat baik. Rata-rata waktu transaksi dari pencarian jadwal hingga booking berhasil tercatat 2,8 menit, lebih cepat dibandingkan dengan proses manual sebelumnya yang memerlukan 15–20 menit. Pada uji konflik kursi sebanyak 30 simulasi, sistem mampu menolak pemesanan ganda dengan tingkat keberhasilan 100%, sedangkan fitur seat locking menerapkan durasi penguncian selama 10 menit sebelum kursi dilepas secara otomatis apabila pembayaran tidak diselesaikan. Dengan implementasi sistem ini, PT. MIA Travel berpotensi meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan kepada pelanggan secara lebih terstruktur dan transparan. The rapid development of digital technology has had a significant impact on the transportation service sector; however, PT. MIA Travel still faces challenges in managing ticket reservations through conventional methods. Manual systems via telephone or ticket counters are prone to data-entry errors, loss of booking records, and double-booking or race conditions due to the absence of real-time seat monitoring. This study aims to design and develop an Online Travel Ticket system that integrates the First-In First-Out (FIFO) algorithm and a Real-Time Concurrency Control Seat Locking mechanism. The research method employed is Research and Development (R&D) using a prototype system development model. The FIFO algorithm is implemented to ensure fairness in the booking queue, where transactions that enter earlier are processed first based on their timestamps. Meanwhile, the seat-locking mechanism temporarily reserves seats selected by customers for a specified period, preventing other users from booking the same seat at the same time. The system was developed using PHP with the Laravel framework and a MySQL database. The results of Black Box Testing showed that 23 out of 23 test scenarios were successfully executed according to the expected functions. User Acceptance Testing (UAT), involving 15 respondents, obtained a satisfaction score of 88.6%, categorized as very good. The average transaction time from schedule search to successful booking was recorded at 2.8 minutes, faster than the previous manual process which required 15–20 minutes. In 30 seat conflict simulations, the system successfully prevented double booking with a 100% success rate, while the seat locking feature applied a 10-minute lock duration before the seat was automatically released if payment was not completed. With the implementation of this system, PT. MIA Travel has the potential to improve operational efficiency and service quality in a more structured and transparent manner.
Implementasi Yolov8 Dalam Sistem Deteksi Safety Helmets dan Safety Vests Berbasis Citra Digital di Area Konstruksi Rahmawati, Chindy; Huda, Yasdinul; Syafrijon; Sandra, Randi Proska
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ttzpab07

Abstract

Industri konstruksi memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, dengan salah satu penyebab utamanya adalah kelalaian penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm dan rompi keselamatan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem deteksi otomatis penggunaan safety helmet dan safety vest menggunakan algoritma YOLOv8 yang diintegrasikan dengan framework Flask berbasis web. Metode pengembangan yang digunakan adalah CRISP-DM, mencakup pemahaman data, persiapan data, pemodelan, evaluasi, dan deployment. Dataset terdiri dari 1.756 citra dengan dua kelas (helmet dan vest), dibagi menjadi data latih (80%) dan validasi (20%). Model dilatih selama 50 epoch dengan YOLOv8n. Evaluasi kelayakan sistem dilakukan melalui tiga aspek: (1) uji validitas oleh 2 orang ahli media dan 2 orang ahli materi menggunakan instrumen Likert, (2) uji praktikalitas oleh 10 responden (pengawas proyek dan pekerja konstruksi) melalui angket respons pengguna, serta (3) uji efektivitas dengan membandingkan waktu deteksi dan akurasi antara sistem otomatis versus pengawasan manual selama 5 hari uji coba. Hasil pengujian model menunjukkan performa sangat baik dengan nilai precision 0,911, recall 0,918, mAP50 0,951, dan mAP50-95 0,755. Hasil evaluasi kelayakan menunjukkan bahwa sistem dinyatakan valid (skor rata-rata 4,5 dari 5), praktis (skor 86,5%), dan efektif (peningkatan efisiensi deteksi sebesar 73% dibandingkan metode manual). Dengan demikian, aplikasi berbasis web ini layak digunakan sebagai alat bantu pengawasan keselamatan kerja di lingkungan konstruksi.
Platform Adaptive Learning Berbasis NLP untuk Pembelajaran Literasi Siswa Disleksia Sekolah Dasar Cakranata, Raden Galuh Garhadi; Syafrijon, Syafrijon; Farell, Geovanne; Sandra, Randi Proska
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/j27kax12

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan platform pembelajaran berbasis web yang mengintegrasikan Adaptive Learning dan Natural Language Processing (NLP) untuk mendukung pembelajaran membaca dan menulis siswa sekolah dasar dengan gangguan disleksia. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah terbatasnya platform pembelajaran digital yang mampu menyesuaikan materi, latihan, dan rekomendasi pembelajaran berdasarkan respons teks siswa disleksia. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan perangkat lunak model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dikembangkan dengan antarmuka web AdaptLearn, backend berbasis Gin Framework, frontend berbasis Next.js, basis data PostgreSQL, cache Redis, serta keamanan autentikasi menggunakan bcrypt. Modul NLP digunakan untuk menganalisis jawaban teks siswa dan mengklasifikasikan tingkat pemahaman ke dalam kategori Paham, Cukup Paham, dan Belum Paham. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama sistem berjalan sesuai skenario black-box testing. Evaluasi model NLP menghasilkan accuracy sebesar 0,99 dengan nilai precision, recall, dan F1-score yang tinggi pada seluruh kategori. Hasil usability testing menggunakan System Usability Scale memperoleh skor rata-rata 73,33 yang termasuk kategori baik dan acceptable. Dengan demikian, platform yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran literasi dasar yang lebih personal, adaptif, dan inklusif bagi siswa disleksia. This study aimed to develop a web-based learning platform integrating Adaptive Learning and Natural Language Processing (NLP) to support reading and writing instruction for elementary school students with dyslexia. The study was motivated by the limited availability of digital learning platforms that can adjust learning materials, exercises, and recommendations based on dyslexic students’ text responses. This research used the Waterfall software development model, consisting of requirements analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. The system was implemented as the AdaptLearn web platform using a Next.js frontend, Gin Framework backend, PostgreSQL database, Redis cache, and bcrypt-based authentication security. The NLP module was designed to analyze students’ written responses and classify their understanding into three categories: Understanding, Partially Understanding, and Not Yet Understanding. The Adaptive Learning mechanism then used the NLP results and learning interactions to recommend remedial or advanced learning materials. The results showed that all major system functions performed as expected in black-box testing. NLP model evaluation produced an accuracy of 0.99, with high precision, recall, and F1-score across all categories. Usability testing using the System Usability Scale obtained an average score of 73.33, indicating good and acceptable usability. Therefore, the developed platform is feasible as an alternative digital learning medium that supports more personalized, adaptive, and inclusive literacy learning for students with dyslexia.
Implementasi Smart Contract Ethereum dengan Pendekatan Hybrid untuk Verifikasi Dokumen dan Transparansi pada Sistem Crowdfunding Beasiswa Aviola, Rawim Puja; Farell, Geovanne; Syafrijon, Syafrijon; Sandra, Randi Proska
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rm4ggv60

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan smart contract Ethereum dengan pendekatan hybrid untuk memperkuat verifikasi dokumen dan transparansi pada sistem crowdfunding beasiswa. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya kepercayaan publik terhadap platform donasi pendidikan ketika dokumen persyaratan, status verifikasi, dan realisasi penggunaan dana hanya dikelola melalui basis data terpusat. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan perangkat lunak dengan model prototype yang mencakup komunikasi kebutuhan, perencanaan cepat, pemodelan desain, konstruksi prototipe, serta penyerahan dan evaluasi umpan balik. Sistem dibangun menggunakan Next.js, SQLite, Prisma ORM, Solidity, Ethers.js, MetaMask, dan jaringan Ethereum Sepolia Testnet. Hasil penyusunan sistem menunjukkan bahwa arsitektur hybrid mampu memisahkan penyimpanan dokumen fisik secara off-chain dari pencatatan bukti integritas secara on-chain. Smart contract ScholarshipRegistry dirancang untuk mencatat hash dokumen, status verifikasi, alamat wallet verifikator, timestamp, dan log nominal donasi tanpa menggunakan mata uang kripto sebagai alat pembayaran. Fitur audit publik memungkinkan donatur dan masyarakat mencocokkan hash dokumen, memantau bukti pencairan dana, serta melaporkan indikasi kejanggalan. Secara kritis, blockchain meningkatkan integritas rekam jejak, tetapi tidak otomatis menjamin kebenaran substantif isi dokumen; karena itu validasi administratif, kontrol akses, dan mekanisme pelaporan publik tetap diperlukan. Penelitian ini berkontribusi pada model crowdfunding beasiswa yang lebih transparan, efisien, dan dapat diaudit. This study aims to implement an Ethereum smart contract using a hybrid approach to strengthen document verification and transparency in a scholarship crowdfunding system. The main problem addressed is the limited public trust in digital education donation platforms when eligibility documents, verification status, and fund realization records are controlled only through a centralized database. The study applied a software development method based on the prototype model, consisting of communication, quick planning, quick design modeling, prototype construction, and delivery with feedback evaluation. The prototype was developed using Next.js, SQLite, Prisma ORM, Solidity, Ethers.js, MetaMask, and the Ethereum Sepolia Testnet. The resulting design demonstrates that the hybrid architecture can separate physical document storage in an off-chain layer from integrity proof recording in an on-chain layer. The ScholarshipRegistry smart contract records document hashes, verification status, verifier wallet addresses, timestamps, and donation amount logs without using cryptocurrency as the payment instrument. The public audit feature enables donors and the public to compare document hashes, monitor disbursement evidence, and submit reports on suspected irregularities. Critically, blockchain improves the integrity of audit trails, but it does not automatically verify the substantive truth of uploaded documents; therefore, administrative validation, role-based access control, and participatory reporting remain necessary. This study contributes a transparent, cost-efficient, and auditable model for scholarship crowdfunding systems.