Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

FLEXING INDRA KENZ DI SOSIAL MEDIA : ANALISIS WACANA KRITIS PADA KASUS TRADING PADA PLATFORM BINOMO Achmadani, Rafi Arjuna; Kurniawan, R. Arya Dwi; Luqman, Moh; Satvikadewi, A.A.I Prihandari
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena flexing atau pamer kekayaan di media sosial, telah menjadi tren di kalangan selebriti dan influencer. Salah satu contoh kasus yang menonjol adalah Indra Kenz dan hubungannya dengan platform trading Binomo. Berita tentang kasus ini banyak diberitakan oleh media dan menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat. Analisis Wacana Kritis yang dikembangkan oleh Teun A. Van Dijk menawarkan kerangka untuk memahami bagaimana teks berita dibentuk oleh dan membentuk konteks sosial tertentu. Penelitian ini menggunakan metode analisis wacana kritis berdasarkan model Teun A. van Dijk, yang melibatkan tiga dimensi utama: teks, kognisi sosial, dan konteks sosial, selain itu ada superstruktur, makro struktur, dan mikro struktur. Aplikasi TikTok merupakan sebuah jejaring sosial dan platform video musik berasal dari negara China yang diluncurkan pada awal September 2016. Aplikasi tersebut memberi akses kepada para pemakai untuk membuat video pendek mereka sendiri. analisis wacana kritis Teun A. van Dijk menunjukkan bahwa fenomena flexing Indra Kenz di media sosial TikTok dapat dilihat sebagai strategi pemasaran, simbol, penipuan, kekayaan emosional, dan kekayaan sosial. Flexing digunakan untuk menarik followers, meningkatkan popularitas, menipu korban, dan mendapatkan kekayaan emosional dan sosial.
ILUSI DEMOKRATISASI DALAM PEMBELAJARAN (ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP PEMBERITAAN KOMPAS TENTANG KETIMPANGAN SISTEM PENDIDIKAN DI WAMENA PAPUA) Prasetiyo, Widodo Budi; Cahyono , Yayan Dwi; Pramesti , Mutiara Ajeng; Satvikadewi, A.A.I Prihandari
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 4 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menganalisis wacana kritis terhadap pemberitaan Kompas tentang ketimpangan sistem pendidikan di Wamena, Papua, dengan fokus pada dampaknya terhadap kemajuan pendidikan anak-anak. Melalui model analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk, temuan utama mengungkapkan ketimpangan yang signifikan dalam akses dan kualitas pendidikan di daerah tersebut. Kurangnya akses terhadap fasilitas pendidikan yang memadai, keterbatasan tenaga pengajar yang kompeten, dan kondisi infrastruktur yang terbatas menjadi tantangan utama yang dihadapi. Analisis juga mengungkap pengaruh budaya dan sosial terhadap pendidikan, serta kurangnya dukungan pemerintah dan kebijakan yang tidak efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap ketimpangan dalam sistem pendidikan di Wamena serta memberikan rekomendasi yang dapat membantu mengatasi masalah-masalah yang ada. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas dan kesetaraan pendidikan di Wamena, serta mendorong terwujudnya demokratisasi yang sejati dalam pendidikan.