Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Envirous

Analisis Emisi Gas Rumah Kaca Pada IPAL Industri Farmasi PT. X Menggunakan Metode Life Cycle Assessment (LCA) Kartika, Nanda Dwi; Ugroseno, Wahyu
Envirous Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v6i2.404

Abstract

Penelitian ini menganalisis emisi Gas Rumah Kaca (GRK) terutama yang disebabkan oleh gas karbondioksida (CO2) yang dilepaskan ke atmosfer melalui penggunaan listrik yang berperan sebagai sumber energi utama dalam kegiatan operasional Instalasi Pengolahan Air Limbah Industri Farmasi milik PT. X. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang disebabkan oleh penggunaan listrik untuk kegiatan operasional Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada industri farmasi menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA). Perhitungan emisi CO2 dihitung berdasarkan kebutuhan listrik yang digunakan dengan faktor emisi dari CO2 yang telah ditetapkan oleh Permen ESDM. Hasil menunjukkan bahwa pada pengolahan 1 m3 air limbah berpotensi menimbulkan dampak global warming sebesar 9,726 kg CO2eq dengan kontribusi terbesar berasal dari unit bak aerasi (58,84%) karena penggunaan mesin blower secara kontinu selama 24 jam secara bergantian. Analisis hotspot dilakukan untuk mengidentifikasi persentase kontributor berdasarkan proses yang telah dianalisis dan dapat digunakan untuk mengidentifikasi potensi pengurangan emisi yang dapat dilakukan melalui pemanfaatan energi terbarukan yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dapat menurunkan emisi hingga 4,58 juta ton CO2eq.
Analisis Efisiensi Kinerja Pengolahan Limbah Cair Industri Farmasi PT. X Sulistiyo, Kevin Leonardo; Ugroseno, Wahyu
Envirous Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v6i2.405

Abstract

Semakin bertambahnya tahun semakin besar pula jumlah produksi pada suatu industri. Dengan begitu limbah yang dihasilkan juga semakin bertambah sehingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Industri Farmasi milik PT. X diperlukan analisis efisiensi pengolahan selama periode Januari hingga Desember Tahun 2024. Metode yang digunakan dilakukan secara kuantitatif dengan analisis deskriptif dilakukan dengan cara membandingkan konsentrasi parameter pencemar sebelum dan sesudah pengolahan untuk menghitung tingkat efisiensi penyisihan parameter pencemar. Unit pada Instalasi Pengolahan Air Limbah PT. X meliputi beberapa unit yaitu unit Oil and Scum Separation and Collection, unit Equalization and Neutralization, Unit Aeration Tank, Unit Clarifier Tank, Unit Break Tank, Unit Filtration, Unit Final Tank, Unit Sludge Collection and Stabilization, dan Unit Filter Press. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efisiensi pada sebagian besar parameter terutama pada parameter BOD5, COD, NH3-N, dan Total Coliform. Sedangkan pada parameter TSS dan Minyak dan Lemak mengalami penurunan efisiensi akibat masalah operasional seperti sludge bulking dan adanya penyumbatan unit. Namun, secara keseluruhan IPAL PT. X mampu memenuhi baku mutu lingkungan dan menunjukkan nilai efektivitas tinggi dalam meremoval parameter pencemaran air limbah dengan nilai efektivitas yang berbeda pada parameter BOD5 83,9%, COD 80,08%, TSS 94,97%, NH3-N 98,02%, Minyak dan Lemak 57,39% dan Total Coliform 90,87%. Untuk memastikan IPAL dapat beroperasi secara optimal diperlukan adanya peningkatan pengawasan dan perawatan pada seluruh unit untuk selalu memastikan air limbah yang dihasilkan telah memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan.