This Author published in this journals
All Journal Ecoducation
Wahyu Pramesti
Akuntansi Syariah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Tekanan Institusional Terhadap Adopsi Akuntansi Manajemen Lingkungan Dengan Strategi Lingkungan Sebagai Variabel Moderasi: The Role of Institutional Pressure on the Adoption of Environmental Management Accounting with Environmental Strategy as a Moderating Variable Dea Amanda Putri; Marita Kusuma Wardani; Fahri Ali Ahzar; Wahyu Pramesti
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 8 No. 1 (2026): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v8i1.3050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan institusional yang terdiri atas tekanan koersif, tekanan normatif dan tekanan mimetik terhadap adopsi akuntansi manajemen lingkungan, serta menguji peran strategi lingkungan sebagai variabel moderasi pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada pemilik sekaligus manajer atau manajer terhadap UMKM Batik Laweyan, Surakarta. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan Moderating Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan koersif, tekanan normatif dan strategi lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi akuntansi manajemen lingkungan, sedangkan tekanan mimetik tidak berpengaruh, serta peran strategi lingkungan tidak dapat memoderasi kuat atau lemah terhadap tekanan koersif, tekanan normatif dan tekanan mimetik. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur akuntansi manajemen lingkungan pada UMKM melalui bukti empiris pengaruh tekanan institusional terhadap adopsi akuntansi manajemen lingkungan. Secara praktis, temuan ini menjadi acuan bagi UMKM, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam mendorong praktik akuntansi manajemen lingkungan yang berkelanjutan di negara berkembang.