Model pembelajaran pengajaran quantum teaching adalah salah satu model pembelajaran yang dikenal dengan sintaks TANDUR, yaitu: Tumbuh, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, dan Rayakan. Model pengajaran quantum teaching memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlibat aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran, berinteraksi dengan baik dengan materi, teman, dan guru. Oleh karena itu, model pengembangan lembar aktivitas siswa ini mengikuti sintaks TANDUR, yang membuat suasana belajar lebih menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan LKS berbasis quantum teaching dan peningkatan minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini termasuk dalam kategori Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan metode pengembangan dengan 4D Model Thiagarajan, tetapi hanya terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap pendefinisan (define), tahap perencanaan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Pemilihan model ini didasarkan pada alurnya yang sistematis tetapi tetap fleksibel, sehingga sesuai untuk menghasilkan produk pembelajaran yang dapat diuji dari sisi kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan. Populasi dan sampel adalah siswa kelas IV SD berjumlah 20 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan terdiri dari lembar validasi LKS, angket respon dan minat siswa, lembar observasi minat siswa, dan lembar pre test dan post test. Analisis data digunakan menggunakan skala likert dengan mengubah nilai kuantitatif menjadi kualitatif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa hasil produk pengembangan LKS berbasis quantum teaching memiliki kategori sangat baik dengan persentase 90,1% sehingga layak untuk digunakan sebagai bahan ajar pada pelajaran IPAS. Siswa sangat berminat terhadap produk pengembangan LKS berbasis quantum teaching sebagaimana hasil persentase rata-rata respon dan minat siswa terhadap LKS yaitu 88% dan 83,42%. Hasil produk pengembangan LKS telah dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan hasil persentase rata-rata soal pre test sebesar 52% dan post test sebesar 89%.