Meisya Ananda Rahayu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Filosofi dan Sejarah Kuliner Kue Maksubah Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Lokal Marsel Putra Rifki; Meidya Rizki; Susan Purnamasari; Dwi Indah Lestari; Meisya Ananda Rahayu
KARMAWIBANGGA Historical Studies Journal Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/karmawibangga.v8i1.9130

Abstract

Penelitian ini mengkaji Bolu Maksuba sebagai warisan kuliner Palembang yang sarat nilai historis, budaya, dan simbolik. Kue berlapis ini tidak hanya berfungsi sebagai makanan tradisional, tetapi merupakan hasil akulturasi antara budaya Melayu Palembang dan pengaruh kolonial Belanda. Teknik pembuatan yang berlapis serta penggunaan bahan tertentu menunjukkan proses adaptasi budaya yang kemudian dipadukan dengan nilai lokal dan ajaran Islam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Maksuba berperan sebagai simbol penghormatan, ketulusan, serta status sosial dalam berbagai ritual adat. Nilai kesabaran, kebersamaan, estetika, dan spiritualitas tercermin melalui setiap tahapan pembuatannya. Pada era modern, perubahan bahan, teknologi, serta orientasi pasar memperlihatkan pergeseran makna, dari hidangan sakral menjadi komoditas ekonomi kreatif. Namun demikian, inovasi-inovasi ini menjadi strategi pelestarian agar Maksuba tetap relevan bagi generasi muda dan menjaga identitas kuliner Palembang. Serta bagaimana narasi sejarah dan filosofi kue maksuba dapat diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran sejarah kelokalan. Kata Kunci: Kue Maksuba, akulturasi budaya, kuliner tradisional Palembang.