Filter By Year

1945 2024


Found 293 documents
Search Perkembangan Bahasa Anak Usia 3 Tahun

HUBUNGAN ASI EKSLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN Wiwi Kustio Priliana
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 14, No 2 (2022): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v14i2.943

Abstract

Latar belakang: Peran keluarga dalam bidang kesehatan dan dukungan sosial berkontribusi bagi balita dalam menjalani proses tumbuh kembang secara normal dan wajar sehingga tidak ada penyimpangan khususnya perkembangan Bahasa.  Bahasa merupakan cara  komunikasi dalam berinteraksi dan beradaptasi dengan orang lain dengan baik. Kemampuan berbahasa merupakan indikator seluruh perkembangan anak, karena kemampuan berbahasa sensitif terhadap keterlambatan atau kelainan pada sistem lainnya, seperti kemampuan kognitif, sensori motor, psikologis, emosi dan lingkungan di sekitar anak. Rangsangan sensoris yang berasal dari pendengaran dan penglihatan, penting dalam perkembangan bahasa. Tujuan: penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara ASI Ekslusif dengan perkembangan  Bahasa ada anak usia 3-5 tahun di Puskesmas Gamping 2 Sleman Yogyakarta. Metode: desain penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Gamping 2 Sleman yang memiliki anak balita berumur 3-5 tahun sebanyak 66 anak pada bulan  April-Mei 202. Analisa data menggunankan uji Chi-Square. Hasil: Ada hubungan antara pemberian ASI Ekslusif dengan perkembangan Bahasa anak usia 3-5 tahun di Puskesmas Gamping 2 Sleman Yogyakarta dengan  p value 0.0014. Saran: Peneliti bisa meneliti variabel lain antara lain perkembangan motorik kasar, perkembangan  motorik halus, serta pertumbuhan pada anak.Kata kunci: ASI Eksklusif, Perkembangan Bahasa, balita  
ANALISIS PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BAHASA UNTUK ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKKN NASARET WERE Arsenia Owa; Marsianus Meka; Elisabeth Tantiana Ngura
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.142 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perkembangan kemampuan bahasa anak usia 5-6 tahun di TKKN Nasareth Were Tahun Ajaran 2019/2020. Penelitian ini dilakukandi TKKN Nasaret Were, Kabupaten Ngada. Waktu yang dilaksanakan pada tanggal 27 januari 2020 sampai dengan 27 April 2020. Subjek yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas B. Objek dalam penelitian ini adalah perkembangan kemampuan bahasa.Penelitian menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Metode penelitian pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pedoman observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi berupa foto-foto kegiatan. Metode analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan huberman dengan komponen-komponennya yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perkembangan kemampuan bahasa pada anak usia dini di TKKNegeri Nasareth Were sangat berbeda-beda atau bervariasi. Walaupun berbeda-beda tetapi secara keseluruhan perkembangan bahasa mereka itu baik. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil wawancara, observasi serta didukung dengan hasil dokumentasi.
PENGARUH PERMAINAN EDUKATIF MEDIA FLASH CARD TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA (4-5 TAHUN) DI TK PERTIWI MANADO Lorantina A
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 1 No. 1 (2017): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.122 KB)

Abstract

Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner dan lembar observasi. Selanjutnya data yang terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 20.0 untuk di analisa dengan menggunakan hasil uji Chi-Square with Fisher’s Exact Test didapatkan hasil bahwa nilai p value tersebut lebih kecil dari nilai taraf signifikan sebesar (0,000 < 0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa didapatkan jenis kelamin terbanyak dalam penelitian ini adalah perempuan 23 responden (71,9%) dan Respons Time Perawat di ruang ICU dan IGD RSUD Bitung sebagian besar < 5 Menit. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan sarana prasarana dengan respon time perawat dalam penanganan pasien gawat darurat di RSUD Bitung dengan nilai p= 0,000 dan nilai p ini lebih kecil dari nilai a = 0,05, terdapat hubungan beban kerja dengan respon time perawat dalam penanganan pasien gawat darurat di RSUD Bitung dengan nilai p= 0,000 dan nilai p ini lebih kecil dari nilai a = 0,05.  
Pengaruh Metode Bercerita Dengan Media Loose Parts Terhadap Perkembangan Bahasa dan Emosi Anak Usia 5-6 Tahun di Gugus II Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung Siti Karomah; Siti Masitoh; Sri Setyowati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh metode bercerita dengan media loose parts terhadap perkembangan bahasa dan emosi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-experimental nonrandomized pretest-posttest control group design atau bisa juga disebut non-equivalent control group design. Uji hipotesis menggunakan independent sample T-test. Teknik analisis data menggunakan One Group Pretest Posttest Design dengan subjek penelitian 33 anak. Pengumpulan data menggunakan teknik pengumpulan data observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan metode bercerita dengan media loose part terhadap perkembangan bahasa dan emosi anak usia dini yang ditunjukkan dengan hasil independent sample t-test perkembangan bahasa diperoleh t-hitung sebesar 3,359 sedangkan t-tabel yang diperoleh dari 33 responden adalah 1,694 sehingga t-hitung lebih banyak dari t-tabel. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perkembangan bahasa antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Sedangkan hasil uji independent sample t-test perkembangan emosi bahwa t-hitung adalah 2,959 sedangkan t-tabel yang diperoleh dari 33 responden adalah 1,694 jadi t-hitung lebih banyak dari t-tabel sehingga ada perbedaan perkembangan emosi antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa metode bercerita dengan media loose part dapat meningkatkan perkembangan bahasa dan emosi anak Kelompok B di Gugus II Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung.
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA (MENYIMAK DAN BERBICARA) ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RAUDHATUL ATHFAL Anjeli Putri Ranti; Nenny Mahyuddin
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6, No 2 (2022): Sept-Feb
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i2.1160

Abstract

Di era yang semakin maju, teknologi semakin canggih dalam perkembangannya, khususnya dalam bidang komunikasi yaitu gadget . Sekarang gadget tidak hanya digunakan orang dewasa, penggunaan gadget juga banyak ditemui di kalangan anak-anak, sehingga saat menggunakan gadget anak jadi kurang berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya dan mengakibatkan kecanduan bermain gadget. Tujuan penelitian ini adalah guna mengetahui dampak dari penggunaan gadget perkembangan bahasa (mennyimak serta berbicara) anak usia 5-6 tahun di RA An-Nisa Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian Korelasi dengan metode penilitian yaitu metode kuantitatif.Sampel penelitian adalah anak usia 5-6 tahun di Raudhatul Athfal An-Nisa yang membuka 30 orang anak dengan menggunakan teknik purposive sampling . Instrumen penelitian menggunakan kuesioner penggunaan gadget serta perkembangan bahasa anak, dengan uji validitas konstruk dengan teknik korelasi product moment dengan SPSS for Windows 23 . Hipotesis yang diajukan menggunakan uji korelasi spearmen t dengan bantuan uji statistik SPSS 23 yang menunjukkan nilai sig 2-tailed -0,024< 0,05 dengan kekuatan hubungan yang tidak terlalu kuat. Dengan arah korelasi negatif Fhitung Koefisien Korelasi- 0,024 yang berarti penggunaan gadget terhadap perkembangan bahasa anak, berlawanan dengan arah, yaitu jika penggunaan gadget meningkat pada anak maka nilai perkembangan bahasa anak menurun begitu jika penggunaan gadget menurun maka perkembangan bahasa anak meningkat.
Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini 5-6 Tahun Ditnjau dari Aspek Pragmatik Listiani, Ernawati; Ramdhani, Intan Sari
Al-DYAS Vol 2 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.998 KB) | DOI: 10.58578/aldyas.v2i1.829

Abstract

The development of language or communication in children is one aspect of the stages of child development which should not escape the attention of educators in general and parents in particular. The acquisition of language by children is the greatest and most amazing human achievement. During their early years, from birth to 6 years old, they never learn languages, let alone vocabulary in particular, but by the end of their early years, the average child has stored more than 14,000 words. From these two examples it is known that from a pragmatic perspective, children also have developmental differences in understanding and using sign language. This research uses a qualitative descriptive research method. The research samples were two girls of the same age, namely 4-5 years. The researchers concluded that early childhood is from 5 to 6 years old and has differences in pragmatics. Therefore, researchers suggest that teachers understand these developmental differences and encourage students according to their development to continue to develop. The purpose of this research is to describe the language learning of children aged 5-6 years in the field and pragmatic language learning of children aged 5-6 years.
PEMEROLEHAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-6 TAHUN TK NUR HIDAYAH DESA TULUNG INDAH KECAMATAN SUKAMAJU Chece Djafar; Irayanti Nur; Besse Mattayang
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol 6, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v6i1.1735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan pemerolehan bahasa anak. Sampel dalam penelitian ini sebanyak dua belas orang, pengambilan dilakukan secara acak (Simple Random Sampling), Simple Random Sampling yaitu cara pengambilan sampel dari anggota populasi dengan menggunakan acak tanpa memperhatikan strata (tingkatan) dalam anggota populasi. Data yang terkumpul berupa data hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis berdasarkan apa yang diteliti, dan terakhir penyimpulan. Hasil analisis statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan jenis pemerolahan bahasa yang diperoleh responden dengan penyajian dalam bentuk persentase dan sekaligus merupakan jawaban atas masalah yang telah dirumuskan dalam rumusan masalah penelitian. Hasil analisis data yang telah dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif pada bagian hasil penelitian di atas, maka ada dua temuan yang dapat dikemukakan dalam penelitian ini. secara deskriftif penelitian ini memberikan informasi terhadap pemerolahan bahasa anak usia 4-6 tahun. hasil analisis dekriptif kualitatif anak usia 4-6 tahun TK Nur Hidayat Desa tulung Indah Kecamatan Sukamaju dalam perkembangan pemerolehan bahasa Indonesia, pada anak yang menggunakan bahasa Indonesia lebih besar dari yang menggunakan bahasa Jawa. 
Hubungan Intensitas Penggunaan Gawai Sejak Dini dengan Risiko Keterlambatan Perkembangan Bicara dan Bahasa pada Anak Usia 4-5 Tahun Reta Aulia Septyani; Pudji Lestari; Ahmad Suryawan
Sari Pediatri Vol 24, No 5 (2023)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp24.5.2023.320-6

Abstract

Latar belakang. Anak-anak yang menggunakan gawai terlalu sering dan lama dapat menyebabkan anak menjadi malas untuk berinteraksi dengan keluarga maupun teman sebayanya sehingga dapat memengaruhi kontak sosial dan komunikasi. Hal ini dapat menyebabkan perkembangan anak terganggu, khususnya pada aspek bicara dan bahasa.Tujuan. Mengetahui hubungan intensitas penggunaan gawai sejak dini dengan keterlambatan perkembangan aspek bicara dan bahasa pada anak usia 4-5 tahun.Metode. Desain penelitian potong lintang digunakan pada anak usia 4-5 tahun di TK ABA IV dan RA Nurul Hikmah Pamekasan. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan tingkat intensitas penggunaan gawai pada anak dengan hasil skrining perkembangan bicara dan bahasa menggunakan KPSP.Hasil. Sebagian kecil (16,28%) anak menggunakan gawai dengan intensitas rendah, hampir separuh anak menggunakan gawai dengan intensitas sedang sebesar (33,72%) dan separuh lainnya (50%) menggunakan gawai dengan intensitas tinggi. Sebagian besar (66,28%) anak memiliki perkembangan bicara dan bahasa dalam kategori normal, tetapi 29 (33,72%) berisiko keterlambatan perkembangan bicara dan bahasa. Hasil uji Chi-square didapatkan nilai p value = 0,018 (p<0,05). Kesimpulan. Terdapat hubungan antara intensitas penggunaan gawai sejak dini dengan risiko keterlambatan perkembangan bicara dan bahasa pada anak usia 4-5 tahun. 
HUBUNGAN PEMBERIAN STIMULASI OLEH IBU DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI DESA PUNDUNGSARI Ika Yulitaningtyas; Sri Wahyuningsih; Agustina Widayati
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 8 No. 1 (2023): Edisi Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v8i1.226

Abstract

Pendahuluan: Salah satu aspek dari indikator perkembangan anak yang perlu mendapatkan perhatian yaitu perkembangan bahasa anak. pendidik dan orangtua perlu meberikan perhatian lebih terhadap tahap perkembangan bahasa anak. Masalah perkembangan perlu perhatian khusus yaitu perkembangan bahsa semakin yahun mengalmi peningkatan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan pemberian stimulasi oleh ibu dengan perkembangan bahasa pada anak usia 3-4 tahun di desa Pundungsari. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Observasional analitik merupakan jenis penelitian yang digunakan, serta desain penelitian menggunakan cross sectional. Penelitian telah dilakukan di Desa Pundungsari pada bulan Agustus tahun 2022. Jumlah populasi sebanyak 46 anak, dengan jumalh sampel sebanyak 46 anak. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan korelasi pearson. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan distribusi pemberian stimulasi oleh ibu pada anak usia 3-4 tahun sebagian besar tidak optimal sebanyak 20 orang (43,5%). Distribusi perkembangan bahasa anak usia 3-4 tahun sebagian besar suspek sebanyak 26 anak (56,5%). Hasil analisis menggunakan uji korelasi person menunjukkan nilai p-value 0,007, artinya p-value<α=0,05, yang berarti signifikan. Kesimpulan: ada hubungan pemberian stimulasi oleh ibu dengan perkembangan bahasa pada anak usia 3-4 tahun di desa Pundungsari.
Perkembangan Aspek Sintaksis Pada Bahasa Pertama Anak Usia 3,5 Tahun Khasna Athiurobbi; Norwanto Norwanto
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4504

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memaparkan bentuk pemerolehan bahasa pertama anak usia 3,5 tahun pada pemerolehan sintaksis. Kajian difokuskan pada bentuk kalimat deklaratif, kalimat interogatif dan kalimat imperatif. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dengan teknik observasi non-partisipan, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi dalam bentuk perekaman bentuk video kemudian ditranskripkan dan dicatat data yang diperlukan. Analisis data menggunakan metode padan referensial. Penelitian berlokasi di desa Butuh, Kecamatan Tengaran yang dilaksanakan selama 2 bulan. Informan adalah anak perempuan berusia 3 tahun 6 bulan. Orang tua informan dalam kesehariannya berkomunikasi dengan bahasa Indonesia dan menjadi bahasa pertama yang diperoleh oleh informan. Hasil analisis pemerolehan sintaksis dalam bentuk kalimat, diketahui bahwa pemerolehan bahasa pada perkembangan sintaksis sebagian besar dibentuk oleh kalimat deklaratif sebanyak 56%, kalimat interogatif sebanyak 25% dan terakhir kalimat imperatif sebanyak 19%. Bentuk kalimat deklaratif akan mendominasi bahasa anak yang sudah memasuki tahap menghasilkan suatu bahasa yang kompleks dalam ranah sintaksis. Dilihat dari perspektif sintaksis, dapat dikatakan bahwa anak 3,5 tahun sudah mampu berbicara dengan cara yang sesuai dengan struktur sintaksis dan menyampaikan makna. Selain itu, ia mampu memahami maksud orang lain.

Page 14 of 30 | Total Record : 293