Filter By Year

1945 2024


Found 293 documents
Search Perkembangan Bahasa Anak Usia 3 Tahun

Perkembangan Bahasa pada Anak Usia 3 Tahun Nor Hamidah; Joko Sulianto; Anita Chandra Sagala
Jurnal Kualita Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Kualita Pendidikan
Publisher : Perkumpulan Kualitama Edukatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.553 KB)

Abstract

This research discusses the language development of children aged 3 years. The purpose of this study was to determine the language development of children aged 3 years. This type of research is descriptive qualitative, the informants of this research are the closest family of children, namely parents and relatives. The data collection tools in this study were in the form of observation, interviews and documentation. While the data that has been collected is then analyzed with qualitative descriptive data analysis techniques, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing (verification). The results of the research are the language development of children aged 3 years including: First, phonetics, namely the sound of language. Second, Morphology, namely changes in word form, and changes in word form to the meaning and group of words. The three syntaxes are sorting words in determining meaning which are composed of Subject, Predicate, Object and Description. Fourth, Semantics is Knowing the meanings or meanings contained in each word in other words. And Fifth Pragmatics, namely Using polite language in appropriate situations. And the results of the achievements of the five aspects of language development of children aged 3 years that almost all indicators are achieved very well. Only pragmatic development indicators are still sufficient or are starting to develop. As for the overall results of the development of language knowledge of children aged 3 years can be said to be very good or has been achieved.
Upaya Orang Tua Dalam Meningkatkan Perkembangan Dan Bahasa Anak Usia 5 Tahun Sariwati Muhamad
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 9 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8125692

Abstract

This research was conducted with the aim of knowing parents' efforts to improve children's development and language. The method used in this study is a qualitative method, using interviews to obtain the data. There were 2 participants in this study, namely parents of children aged 5 years. The results of this study indicate that the main factors influencing children's development and language are environmental factors, namely the family environment. For this reason, this research shows that parents' efforts to improve children's development are through giving nutritious food, developing inheritance from birth (potential), exploring, solving problems themselves, giving praise. While efforts to develop children's language consist of providing stimulus, giving them space to play, using media in learning, providing YouTube Kids which contains useful children's videos, repeating words to children, and asking lots of questions
Strategi Guru dalam Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Al-Kautsar Adzkia Aulia; Amalia Rahma; Najla’ Afifah Hulwah
Ash-Shobiy: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini dan Al-Qur'an Vol 1 No 1 (2022): Ash-Shobiy: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini dan al-Qur'an
Publisher : Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.898 KB) | DOI: 10.33511/ash-shobiy.v1n1.48-57

Abstract

Language development has a very important role in the growth and development of children, it is said to support children's development because language is what supports development in other fields in the child's life. Language is an important and very important thing in human life. However, various factors can affect a person's language process, so that a person or child may experience disturbances in their language processes, such as speech delays. This study aims to determine the factors that affect speech delay in children and also the treatment given by parents and the environment in order to respond to this problem. This research uses a quantitative method with a case study approach. The resource persons in this study amounted to 3 people consisting of 3 people (1 principal and 2 teachers). Data collection techniques in this study used interviews, observations, field notes, and supporting documentation to strengthen the truth of the data taken. Based on our research on two children with language barriers at Al-Kautsar Kindergarten, we found two different factors that caused speech delay in these children. In the first child, it is caused by bilingual communication at home, then in this child the parents also cannot accept if their child is asked to have language barriers, while in the second child it is caused by a lack of parental attention because one of the parents is seriously ill. However, what we observed even though the differences in these factors could result in the same impact as a lack of focus on children, not being able to socialize well, not being able to pronounce articulation well, and other impacts that are characteristics of speech delay
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN DALAM PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI PAUD PLAMBOYAN 3 Jihan Aulia; Dadang Danugiri; Ika Rizqi Meilya
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 10, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v10i1.18031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode bermain peran dalam perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun di PAUD Plamboyan 3. Metode bermain peran merupakan salah satu cara atau teknik yang digunakan guru PAUD Plamboyan 3 dalam mencapai tujuan pembelajaran yang optimal sehingga aspek-aspek perkembangan anak dapat tercapai khususnya perkembangan bahasa anak. Namun dalam melaksanakan metode ini membutuhkan banyak waktu baik dari persiapan sampai pelaksanaan, memerlukan tempat yang luas untuk menata kelas, dan dibutuhkan teknik mengajar yang menarik agar anak ikut berpartisipasi dalam bermain peran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru dan orang tua. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan metode bermain di PAUD Plamboyan 3 sudah dilakukan dengan baik, ini terlihat dari hasil akhir penilaian perkembangan bahasa anak, yang mana persense BSH dan BSB jauh lebih tinggi. Yaitu 55% dan 27%
ANALISIS KARAKTERISTIK ANAK TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA DAN KOSA KATA USIA 2-4 TAHUN Adawiyah, Robiyatul
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.283-288

Abstract

Setiap perkembangan Bahasa anak itu berbeda. Bahasa adalah sebuah komunikasi dari dalam hati seorang anak terhadap apa yang dia rasakan dan apa yang dia inginkan. Tujuan penelitian ini adalah menjabarkan hasil wawancara mahasiswa tentang produksi kata oleh anak- anak usia 2 sampai 5 tahun ditempat tinggal mereka atau tetangga disekitar temapt mereka. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan dan menjabarkan hasil praktek wawancara mahasiswa kepada orangtua anak yang berusia 2 tahun sampai usia 4 tahun. Berdasarkan hasil temuan dilapangan, Ada beberapa anak usianya sudah 2 tahun tetapi belum bisa berbicara banyak kosa kata, ada beberapa anak usia dua tahun sudah sangat lancar berbicara, dan diatas usia 3 tahun kebanyakan sudah banyak memproduksi kosa kata walaupun fonologi/ pengucapannya masih ada yang kurang jelas.  Terdapat pula keluhan orang tua pengaruh gadget terhadap perkembangan Bahasa anak- anak.
POLA ASUH PEMBERIAN STIMULASI BERBAHASA TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI PUSKESMAS WILAYAH BANTEN Angeline Wijaya; Herwanto Herwanto
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 10, No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V10I3.22042

Abstract

Abstrak Peran orang tua dalam mengasuh merupakan faktor yang penting dalam mencapai perkembangan anak yang optimal termasuk perkembangan bahasa. Perkembangan bahasa yang optimal dapat didukung dengan pemberian stimulasi berbahasa secara berkesinambungan, seperti bermain bersama, membaca buku dongeng, mengajak anak bernyanyi, memberikan buku bergambar, bahkan berdialog dengan anak mampu meningkatkan pemahaman dan respon anak dalam berbahasa. Interaksi antar aorag tua dan anak juga dibutuhkan untuk pemantauan tumbuh kembang agar dapat melakukan deteksi dini bila terjadi perkembangan bahasa yang tidak sesuai atau keterlambatan bicara. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pemberian stimulasi berbahasa terhadap perkembangan bahasa pada anak usia 3-5 tahun di Puskesmas Wilayah Banten. Penelitian merupakan studi analitik observatif menggunakan metode potong melintang. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik konsekutif dengan subyek orang tua serta anak usia 3-5 tahun sebanyak 71 responden. Pengambilan data penelitian dilakukan menggunakan kuesioner pemberian stimulus dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), kedua kuesioner tersebut digunakan untuk menilai frekuensi orang tua dalam pemberian stimulus dan perkembangan bahasa pada anak. Analisis hasil penelitian menggunakan uji statistik Chi-square, dan dari hasil analisis pada penelitian ini didapatkan nilai p < 0,05 sehingga dapat diartikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemberian stimulasi berbahasa dengan perkembangan bahasa anak. Kata kunci: Pola asuh, stimulasi berbahasa, perkembangan bahasa, keterlambatan bicara Abstract Parenting is important in achieving optimal child development, including language development. Providing continuous language stimulation, such as playing together, reading fairy tales, singing together, giving illustrated magazine and having dialogue with children can improve children’s understanding and response in language. Parent-child interaction is also needed to monitor growth and development so that early detection can occur if there is speech delay. This study was made to know the relationship between language stimulation and language development in children aged 3-5 years at the Health Center in Banten region. Design of the research used analytic observational and the study used cross sectional  method. The sampling method was carried out by consecutive technique, parents and children aged 3-5 years as subjects and total 71 respondents collected. Research data collected using language stimulation questionnaire and Developmental Pre Screening Questionnaire to asses language development in children. Analysis of the study used the Chi-Square statistical test, and the p-value < 0,05 was obtained, therefore it can be conclude that there is a significant relationship between the language stimulation and language development in children Keywords: Parenting, language stimulation, language development, speech delay  
PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI 3-6 TAHUN YANG DIBERI GADGET SMARTPHONE Anastasia Bintari Kusumastuti; Triyani Sutarjo; Karina Widia Ratih; Indra Kurniawan; Rini Sugiarti; Fendy Suhariadi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17485

Abstract

Perkembangan anak dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kebijakan pola asuh, kesehatan, intelegensi, status sosial, jenis kelamin, hubungan keluarga dan kebijakan pola asuh. Salah satu dari kebijakan pola asuh yang dapat mempengaruhi perkembangan bahasa pada anak usia dini adalah memberikan gadget smartphone sebagai penenang. Permasalahannya adalah bagaimana perkembangan bahasa anak usia dini 3-6 tahun yang diberi gadget smartphone. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan bahasa pada anak usia dini 3-6 tahun yang diberi gadget smartphone sebagai penenang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah dua anak usia 3-6 tahun. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah observasi dan direct field visit serta wawancara. Teknik samping yang dipakai adalah purposive sampling. Data dianalisa dengan reduksi data, penyajian data, conclusion drawing/verification. Hermeneutik juga dipakai untuk menginterpretasikan dan mendapatkan pemahaman data secara mendalam dan akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memberikan gadget smartphone sebagai penenang memiliki efek adiktif dan menghambat perkembangan bahasa pada anak usia dini 3-6 tahun. Dampak negatif dari penggunaan gadget ini dapat menghambat beberapa anak dalam berbicara. Penggunaan gadget dapat memiliki dampak positif dan negatif pada perkembangan bahasa pada anak. Meskipun gadget dapat memfasilitasi pembelajaran bahasa dan meningkatkan pengetahuan, tetapi  penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan kecanduan dan keterlambatan berbicara. Oleh karena itu, orangtua harus berhati-hati dalam menggunakan gadget sebagai penenang dan membatasi penggunaannya untuk mencegah dampak negatif pada perkembangan bahasa anak.
Hubungan Stress dan Waktu Pengasuhan dengan Perkembangan Bahasa pada Anak Usia 3 – 5 Tahun Yusnika Damayanti; Putri Permata Sari; Yusnaini Yusnaini
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.6991

Abstract

This study aims to analyze the relationship between stress and parenting time with language development in children aged 3-5 years. The method used is a descriptive correlation with the cross-sectional approach. The results showed a significant relationship between stress and parenting time and the language development of children aged 3-5 years, where the p-values were 0.027 and 0.006. In conclusion, stress experienced by parents and non-parenting time is related to child development. So, it is suggested that health workers educate the growth and development of toddlers and practice relaxation techniques so that mothers can deal with stress independently. Keywords: Children's Language Development, Stress, Parenting Time
Perkembangan Serta Alat-Alat Tubuh yang Berperan dalam Pemerolehan Bahasa Anak Usia 7 Tahun Ramadhani, Aulya; Al Adawiyah, Wiya; Julia, Ranti; Nazurty, Nazurty; Noviyanti, Silvina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pemerolehan bahasa ini melibatkan berbagai skill berbahasa seperti kaidah bahasa (sintaksis), bunyi (fonetik), dan kosa kata (vocabularies/mufrodat) yang sangat banyak dan luas. Namun pada anak usia 7 tahun kelas 1 SDN 27/IX SEBAPO ada beberapa orang yang pemerolehan bahasa bagian fonemnya tidak tepat. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan diskriptif. Teknik Fokus pengumpulan data dikerucutkan dalam tahapan fonologi. Wawancara terstruktur, observasi non partisipan, dan dokumentasi diterapkan sebagai teknik pengumpulan data dalam penelitian ini. Teknik Samling yang digunakan teknik rekam untuk memperoleh data berupa suara yang bersumber dari rekaman percakapan informan. Analisis data penelitian ini menggunakan metode padan referensial. Proses analisa data menempuh beberapa tahap seperti reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data, Triangulasi diterapkan untuk menguji validasi dan reliabilitas data. Hasil pengamatan yang dilakukan menunjukkan bahwa Pemerolehan bahasa anak usia 7 tahun memeiliki pemerolehan bahasa yang melibatkan berbagai skill berbahasa seperti kaidah bahasa (sintaksis), bunyi (fonetik), dan kosa kata (vocabularies/mufrodat) yang sangat banyak dan luas. Dari tiga anak yang diamati satu orang anak sudah banyak menghasilkan kata dalam setiap aktivitasnya. Dua orang anak yang belum tepat ketika mengucapkan kata perkata. Selain itu bagian-bagian tubuh yang ikut berperan saat proses pemerolehan bahasa (saat anak berbicara atau berinteraksi) pada tiga orang anak yang berumur 7 tahun di SDN 27/IX SEBAPO adalah bahwa bibir, kepala, dan tangan.
Penerapan Pengajaran Metode Bilingual Pada Perkembangan Bahasa Inggris Anak Usia 3-4 Tahun Studi Kasus Dikelas Kelompok Bermain PAUD HappyFeet Tulungagung MIFTAH KUSUMA DEWI
Bahasa Indonesia Vol 3 No 01 (2023): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya, Implementasi nilai-nilai Pancasila pada Kurikulum Merdeka di jenjang Sekolah Menengah Pertama memiliki tujuan untuk membentuk karakter siswa yang kuat, memperkuat rasa nasionalisme dan kebangsaan, serta meningkatkan kesadaran sosial dan lingkungan. Melalui pembelajaran yang berbasis nilai-nilai Pancasila, siswa diharapkan dapat memahami makna dari setiap nilai Pancasila dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penelitian ini penulis menggunakan : Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif

Page 16 of 30 | Total Record : 293