Filter By Year

1945 2024


Found 293 documents
Search Perkembangan Bahasa Anak Usia 3 Tahun

HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN APLIKASI YOUTUBE DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA (SPEECH DELAY) PADA ANAK USIA 2-6 TAHUN Hendro Purwadi; Lia Fitriyani; Muhammad Raihan Hidayatullah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21490

Abstract

Penggunaan media digital oleh anak-anak, khususnya dalam hal menonton video di youtube, telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Awalnya sekitar 68,5%, namun naik menjadi 72,3% ketika pandemi Covid-19 menyebar di seluruh dunia. Untuk penggunaan YouTube di Indonesia didapati sebanyak 85% termasuk anak-anak. Tujuan dalam penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara intensitas penggunaan aplikasi youtube dengan perkembangan bahasa anak (speech delay) pada anak usia 2-6 tahun di Sawangan Elok Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh anak yang  berusia 2-6 tahun di Sawangan Elok Bogor.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 109 anak. Teknik pengambilan sampel yang digunaka Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan kuisioner. Data yang didapatkan dari kuesioner lalu dikumpulkan dan di analisis menggunakan bantuan program IBM SPSS. Pengujian hipotesis yang dipakai pada penelitian ini memakai  uji regresi linear sederhana karena hasil data yang telah di uji berdistribusi normal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara intensitas penggunaan aplikasi youtube dengan perkembangan bahasa anak (speech delay) pada anak usia 2-6 tahun (p value= 0,001) di Sawangan Elok Bogor. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara intensitas penggunaan aplikasi youtube dengan perkembangan bahasa anak (speech delay) pada anak usia 2-6 tahun Sawangan Elok Bogor.
Pemerolehan Fonologi Dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia 3,5 Tahun Testin Gulo; Ihsan Hidayatulloh; Basilius B. Gulo
Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan  Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/pragmatik.v1i4.237

Abstract

Phonological acquisition is a critical aspect of a child's language development. This process involves the formation of a complex sound system of language through the interaction between genetic and environmental factors. This article examines how the process of phonological acquisition in the language of children aged 3.5 years. Children who were the object of this study had a fairly good level of language acquisition. But in terms of phonology, there are still many errors in pronunciation. The background of this study examines the importance of understanding the phonological acquisition process in a critical stage of children's language development. The study aims to identify the main factors that influence phonological acquisition in this age range. The method used in this study is a descriptive qualitative method, which explains the acquisition of language in children in terms of phonology. Data collection techniques involve listening, interacting and speaking. The object of this study was a girl named Grace Angel Agata, who in interacting have been able to pronounce various forms of simple words and sentences. The results showed that the children were able to pronounce vowel elements (a, i, u, e, o), while consonant elements were still found to have some pronunciation errors. The study's findings underscore the role of social environment, interaction with others, and genetic predisposition in shaping a child's phonological development.
ANALISIS PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BAHASA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Emirensiana Keti; Konstantinus Dua Dhiu; Karmelia Rosfinda Meo Maku
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol 1 No 4 (2022): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v1i4.1141

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seluruh perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di TKK Negeri Harapan Bangsa Koeloda. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode wawancara dan observasi dapat disimpulkan bahwa perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di TKK Negeri Harapan Bangsa Koeloda itu bervariasi. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti bahwa kemampuan bahasa anak usia 5-6 tahun di TKK Negeri Harapan Bangsa Koeloda itu sangat bervariasi. Ada yang perkembangan bahasanya baik, ada yang cukup mampu, dan juga yang kurang mampu. Perkembangan bahasa yang dimaksud adalah lingkup perkembangan memahami bahasa dengan aspek yang diamati menyimak perkataan orang lain, mengerti dua perintah yang diberikan secara bersamaan, menjawab pertanyaan sesuai dengan pertanyaan, memahami cerita yang dibacakan, mengenal perbendaharaan kata sifat dan mendengar dan membeda-bedakan bunyi-bunyian dalam bahasa Indonesia.
Pengembangan Alat Permainan Edukatif Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun Di Tk Dharma Wanita Persatuan Sarolangun Tumewa Pangaribuan; Sarla Saffira; Siti Munifah; Nabila Vidri
Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran | E-ISSN : 3026-6629 Vol. 1 No. 2 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This activity aims to stimulate the language development of children 4-6 at the Dharma Wanita Pertama Kindergarten Sarolangun using educational game tools. The research approach used is classroom action research, using data collection methods a) observation, b) conversation, and c) documentation. The results of the research stated that when the hand puppet stage activity was carried out, the children were very enthusiastic and the activity was carried out in a conducive manner where the children listened attentively and the children were given the opportunity to retell the story that had been told. This hand puppet stage performance provides feedback by asking questions and answers, children recognize various icons from the media used in telling stories (Kaaba, hand puppets, elephant troops, fire stones) as well as other supporting equipment, children have begun to understand so they can show good and bad behavior of the characters in the story
Pengaruh Metode Bernyanyi Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 3-4 Tahun di PAUD Bougenvile 90 Rambipuji Jember Nunik Khairun Nisa; Basuki Hadi Prayogo
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 3 No. 1 (2019): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v3i1.481

Abstract

Bahasa adalah alat bantu komunikasi yang luar biasa. Melalui bahasa, anak dapat mengekspresikan pikiran dan perasaan terhadap orang lain. Bahasa juga dapat mengekspresikan berbagai bentuk, yaitu bicara, tulisan, dan gerakan/gesture. Bahasa sangat penting digunakan untuk bersosialisasi, sehingga bahasa perlu dikembangkan sejak anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bernyanyi terhadap kemampuan bahasa anak di POS PAUD Bougenvile 90, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan karena terdapat permasalahan dalam kemampuan berbahasa di POS PAUD tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis eksperimen tidak murni. Analisis data dari hasil uji signifikansi dengan cara membandingkan nilai r hitung dengan nilai r tabel dengan taraf kesalahan 5% didapatkan data bahwa nilai r hitung (0,990) lebih besar dari nilai r tabel (0,361), maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis kerja (Ha) diterima, atau dengan kata lain ada pengaruh yang signifikan antara penggunaan metode bernyanyi terhadap kemampuan berbahasa anak usia dini di POS PAUD Bougenvile 90 Jember.
Analisis Kesesuaian Gaya Bahasa Pada Kumpulan Cerita "Beautiful Friendship" Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia 11 Tahun Herwan, Herwan; Amelia, Sandra; Kartika Devi, Ade Anggraini
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesesuaian gaya bahasa pada kumpulan cerita “Beautiful Friendship” terhadap perkembangan sosial pada anak usia 11 tahun. Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah kesesuaian gaya bahasa. Masalah yang terdapat dalam penelitian ini, yaitu kesesuaian gaya bahasa terhadap perkembangan sosial pada anak usia 11 tahun. Sumber data dalam penelitian diperoleh dari sumber tertulis, yaitu berupa Kumpulan Cerita “Beautiful Friendship” karya  Tamarany (2016), serta sumber data substantif merupakan bongkahan data yang berupa tuturan yang dipilih karena dipandang sudah mewakili. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi untuk menelaah isi dari suatu dokumen, teknik baca dan catat, yakni membaca, mengamati, dan mencatat temuan gaya bahasa dalam kumpulan cerita “Beautiful Friendship”, pengalaman, dan pengamatan peneliti sendiri. Penelitian ini juga  menggunakan teknik dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori gaya bahasa. Penelitian ini menggunakan instrumen dengan cara melakukan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kumpulan cerita “Beautiful Friendship” terdapat dua gaya bahasa yaitu gaya bahasa Retoris dan gaya bahasa Kiasan. Data yang terdapat pada gaya bahasa retoris yakni gaya bahasa Hiperbola 4 data, gaya bahasa Asidenton 3 data, gaya bahasa  Aliterasi 1 data, dan gaya bahasa Antisipasi 3 data. Sedangkan data yang terdapat pada Gaya Bahasa Kiasan yakni Gaya Bahasa Simile 5 data, dan Gaya Bahasa Metafora 1 data. Dari gaya bahasa-gaya bahasa tersebut yang terdapat dalam kumpulan cerita “Beautiful Friendship” itu ada yang sesuai dan ada juga yang tidak sesuai dengan perkembangan sosial pada anak usia 11 tahun. Data gaya bahasa yang sesuai dengan perkembangan sosial pada anak usia 11 tahun yakni terdapat 12 data 9 Gaya Bahasa Retoris, dan 3 Gaya Bahasa Kiasan. Selain itu, data gaya bahasa yang tidak sesuai dengan perkembangan sosial pada anak usia 11 tahun yakni terdapat 5 data 2 Gaya Bahasa Retoris, dan 3 Gaya Bahasa Kiasan.
Perkembangan Pemerolehan Bahasa Aspek Sintaksis Pada Anak Usia 4 Tahun Lestari, Nanda; Salsabila, Natasya; Noviyanti, Silvina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerolehan sintaksis pada anak selalu melalui hal kecil terlebih dahulu dan berlanjut ke hal yang lebih besar, artinya anak akan menguasai kata, frase, dan kemudian beranjak pada kalimat. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahu perkembangan pemerolehan bahasa anak di aspek sintaksis pada usia 4 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Dalam pengumpulan data diperoleh data lisan bersumber dari ujaran anak yang direkam dengan tape recorder dan dibuat sebuah catatan harian. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga cara. Pertama, data lisan yang bersumber dari ujaran anak tersebut direkam dengan tape recorder dan dibuat sebuah catatan harian dari ujaran anak tersebut. Kedua, data yang telah diperoleh melalui rekaman dan catatan itu diklasifikasikan berdasarkan jenis-jenis kalimatnya. Ketiga, data-data tersebut dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis kalimat yang diujarkan oleh anak usia 4 tahun ada tiga, yaitu: kalimat deklaratif, interogatif, dan imperatif.. Kalimat yang paling sering diujarkan anak tersebut adalah kalimat deklaratif, setelah itu baru kalimat interogatif dan imperatif. Jadi, dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pemerolehan sintaksis anak usia 4 tahun sudah mendekati sempurna. Anak sudah bisa mengujarkan beberapa jenis kalimat, di antaranya kalimat deklaratif, interogatif, dan imperatif. Dilihat dari pola kalimatnya, anak juga sudah bisa menggunakan subjek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan serta dilihat dari bentuk ujarannya, anak sudah bisa mengujarkan kalimat yang pendek sampai kalimat yang panjang
PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN (DITINJAU DARI PEMEROLEHAN SEMANTIK DAN FONETIK) DENGAN MENGGUNAKAN KEGIATAN BERCERITA JURNAL PAGI DAN CERITA SEHARI-HARI DI TK MUSLIMAT NU MASYITOH !9 “ANNISA” JENGGOT Afifah Afifah
Indonesian Journal of Elementary School Vol 1, No 1 (2021): IJES Vol.1 No.1, July 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v1i1.9298

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan perkembangan aspek bahasa pada anak usia 4-5 tahun, di TK Muslimat NU Masyitoh 19 “ANNISA” Jenggot Kota Pekalongan Melalui kegiatan bercerita dengan jurnal pagi dan bercerita sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian deskirptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripskan dan mengalanisa perkembangan bahasa melalui bercerita dengan jurnal pagi dan bercerita sehari-hari pada anak usia 4-5 tahun. hasil dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa strategi untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak harus dilakukan secara berkesinambungan dan melalui pembiasaaan yang terus dilakukan. Selain dari pembiasaan perkembangan bahasa ini juga terkait dalam perkembangan kemampuan aspek perkembangan anak usia dini khususnya perkembangan bahasa. Dalam penelitain ini juga dibahas tentang aspek perkembangan bahasa semantik dan aspek perkembangan fonetik, dimana dari kegiatan jurnal pagi juga terlihat bahwa anak juga mampu kita ketahui perkembangan bahasa semantik dan perkembangan bahasa fonetiknya.Kata kunci: perkembangan bahasa, metode bercerita, fonetik dan semantik.
PENGARUH METODE BERMAIN AKTIF TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 5-6 TAHUN Harnawati, Riska Arsita; Chikmah, Adevia Maulidya; Andari, Istiqomah Dwi
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v12i02.5206

Abstract

Bermain aktif merupakan kegiatan menyenangkan yang melibatkan aktivitas fisik. Keterlibatan anak dalam bermain akan mendorong dan dapat menjadi stimulus untuk mengembangankan bahasa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh bermain aktif terhadap perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun. Lokasi penelitian ini adalah PAUD/TK Miftahul ‘Ulum Kabupaten Tegal. Penelitian ini mengadopsi metodologi kuantitatif dengan desain Pra-eksperimen menggunakan jenis pre-post test design dan menggunakan uji statistic non parametrik uji Wilcoxon, dengan jumlah sampel 20 orang. Berdasarkan hasil analisa data yang diperoleh p=0.016 dari α=0.05. Sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh bermain aktif terhadap perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun. Harapannya hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan pembelajaran disekolah dengan metode bermain aktif, serta menambah pengetahuan orangtua mengenai stimulasi untuk perkembangan bahasa anak dengan metode bermain aktif.Kata Kunci: Bermain Aktif, Perkembangan Bahasa
Menelaah Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun Amanullah, Akhmad Syah Roni
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2023): ALMURTAJA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v2i1.1942

Abstract

Anak usia 4-5 tahun semestinya sudah dapat meyampaikan keinginannya dengan penyampaian yang jelas dan pelafalan bahasa yang jelas pula. Tujuan penelitian ini adalah meneliti tentang perkembangan bahasa anak yang mengalami keterlambatan dengan metode bermain peran dan tebak tebakan untuk mengetahui kemampuan fonetik dan semantic anak. Metode yang digunakan peneliti adalah penelitian tindakan kelas dengan bentuk bermain peran dan bermain tebak-tebakan. Sampel penelitian adalah dua anak laki-laki dengan umur yang sama, yakni 4 Tahun. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa berbahasa pada HS memiliki peningkatan signifikan yakni HS mau berkomunikasi dengan teman sebayanya dan pengucapan huruf T dan R dengan jelas.

Page 17 of 30 | Total Record : 293