Filter By Year

1945 2024


Found 293 documents
Search Perkembangan Bahasa Anak Usia 3 Tahun

PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KELURAHAN LION TONDOK IRING KECAMATAN MAKALE UTARA KABUPATEN TANA TORAJA Sunarti Paseru; Dina Gasong; Elisabet Mangera
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v2i2.1869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Perkembangan Bahasa Anak Usia 3-4 tahun yang terdapat di kalangan Lion Tondok Iring. Manfaat dalam penelitian ini (1) Memberikan pengetahuan bagi orang tua tentang penyebab pada anak yang belum lancar berbicara. (2) Dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi penulis megenai perkembangan bahasa anak usia 3-4 tahun. (3) Untuk dijadikan bahan bacaan atau referensi bagi mahasiswa yang berkecimpung di bidang tata bahasa khususnya mengkaji tentang perkembangan bahasa anak usia 3-4 tahun.  Penelitian ini berjenis kualitatif. Data dikumpulkan dengan (1) teknik observasi, metode yang digunakan dalam penyediaan data dengan cara penelitian melakukan penyimak atau observasi penggunaan bahasa; (2) teknik rekam, yaitu yaitu tujuan peneliti menggunakan alat perekam untuk merekam kesimpulan tuturan dialog guru dan siswa saat melakukan interaksi belajar mengajar dan teknik bersifata kegiatan penyediaan data dengan teknik catat; (3) Teknik catat adalah teknik lanjutan yang dilakukan ketika melakukan metode simak dengan teknik lanjutan yaitu mencatat data yang dapat diperoleh dari informan pada kartu data.Hasil peneliti menunjukkan bahwa Perkembangan Bahasa Anak Usia 3-4 tahun yang terdapat di kalangan Lion Tondok Iring yaitu Bahasa anak usia 3-4 tahun di Lion Tondok Iring dalam memproduksi kata belum sempurna, dan menghilangkan huruf h, j, k, l, m, n, r, s, t.
SKRINING PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-6 TAHUN Vitha Eky; Alesandra Atty; Efa Nomtanis; Sentika Jenbeka; Fredericksen Victoranto Amseke
Discreet: Journal Didache of Christian Education Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/jd.v3i2.245

Abstract

Kemampuan berbahasa pada anak sangatlah penting karena bahasa merupakan salah satu cara anak berinteraksi dengan lingkungan dan orang-orang di sekitar anak. Kemampuan berbahasa pada anak hendaknya terlihat dari kemampuan berbahasa reseptif, yaitu kemampuan mendengarkan dan membaca secara spesifik, ekspresif, khususnya mengkomunikasikan bahasa secara verbal dan non-verbal. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah anak dalam perkembangan bahasanya berkembang sesuai usia, meragukan dan atau mengalami penyimpangan. Tidak hanya itu tujuan lain dari penelitian ini ialah agar dapat diberikan intervensi sedini mungkin pada anak yang mengalami penyimpangan bahasa. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Oesapa dengan jumlah partisipan 30 anak berusia 4-6 tahun. Skrining diberikan kepada partisipan. Kemudian hasil dari screening ini akan melihat profil kemampuan berbahasa responsif dan ekspresif anak. Ada 6 alat tes yang dapat digunakan untuk menyaring kemampuan berbahasa anak, yaitu perintas sederhana,kosakata ekspresif, menamai warna, menjawab pertanyaan, memori kalimat dan memori digit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 24 anak berada dalam taraf berkembang sesuai usia dan empat diantaranya berada dalam taraf meragukan serta sisanya dalam taraf mengalami penyimpangan.
Hubungan Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Personal Sosial dan Aspek Bahasa Pada Anak Usia Prasekolah (4-6 Tahun) di TK Al-Hikmah Jakarta Selatan Prihatini, Sinta; Argarini, Diah; Rukmaini, Rukmaini
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i4.14227

Abstract

ABSTRACT During preschool age is a form of child development process that must experience significant personal social changes, by always developing their ability to socialize and also talk with teachers and peers. In socializing and communicating with clear language in children is one of the abilities that need to be mastered, because preschool children interact with other people. Preschool children who use their gadgets in their daily lives frequently and for a long time can affect the development of personal social and language aspects that are not appropriate. The purpose of this study is to identify the relationship of gadget use to the development of personal social and language aspects in preschool children (4-6 years) at Al-Hikmah Kindergarten, South Jakarta. This study employs a cross-sectional, descriptive-analytic methodology. With a sample size of 48 responders, the sampling method was complete sampling. Denver II and a questionnaire on device use made up the study tool. The association between device usage and the development of social and linguistic skills in preschoolers (ages 4-6) at Tk Al-Hikmah in South Jakarta was examined using the Chi-Square test. The results of the Chi-Square test research obtained a p value of 0.000 <0.05 which indicates that the personal social development and language aspects of preschool children (4-6 years) have a significant relationship with the use of gadgets. The use of technology and preschoolers' (4-6 year olds') personal, social, and language development are related, according to Al-Hikmah Kindergarten research, South Jakarta. Keyword: Gadget Use, Social Personal Development, Language Aspects, Preschoolers  ABSTRAK Pada masa usia prasekolah merupakan suatu bentuk proses perkembangan anak yang pasti mengalami perubahan personal sosial secara signifikan, dengan selalu megembangkan kemampuannya dalam bersosialisai dan juga bercakap dengan guru maupun teman sebaya. Dalam bersosialisasi dan bekomunikasi dengan bahasa yang jelas pada anak merupakan salah satu kemampuan yang perlu di kuasai, karena anak-anak terlibat dalam interaksi sosial. Anak-anak yang belum menikah dan yang menggunakan teknologi secara rutin mungkin akan terkena dampak negatif dalam hal perkembangan bahasa dan sosial mereka. Tujuan Penelitian ini untuk mengidentifikasi adanya hubungan penggunaan gadget terhadap perkembangan personal sosial dan aspek bahasa pada anak usia prasekolah (4-6 Tahun) di TK Al-Hikmah Jakarta Selatan.  Metode Penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan hasil sampel 48 responden. Instrumen penelitian terdiri dari kuisioner penggunaan gadget dan Denver II. Data analisis menggunakan Uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget  terhadap perkembangan personal sosial dan aspek bahasa pada anak usia prasekolah  (4-6 tahun) di Tk Al-Hikmah jakarta selatan. Hasil penelitian uji Chi-Square diperoleh nilai p value 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa perkembangan personal sosial  dan aspek bahasa anak usia prasekolah (4-6 tahun) memiliki hubungan yang signifikan dengan penggunaan gadget. Ada Hubungan Penggunaan Gadget dengan Perkembangan personal Sosial dan Aspek bahasa anak usia Prasekolah (4-6 tahun) di TK Al-Hikmah Jakarta Selatan.  Kata Kunci: Penggunaan Gadget, Perkembangan Personal Sosial, Aspek Bahasa, Anak Prasekolah
Hubungan Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Personal Sosial dan Aspek Bahasa pada Anak Usia Prasekolah (4-6 Tahun) di TK Al-Hikmah Jakarta Selatan Prihatini, Sinta; Argarini, Diah; Rukmaini, Rukmaini
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i5.14197

Abstract

ABSTRACT During preschool age is a form of child development process that must experience significant personal social changes, by always developing their ability to socialize and also talk with teachers and peers. In socializing and communicating with clear language in children is one of the abilities that need to be mastered, because preschool children interact with other people. Preschool children who use their gadgets in their daily lives frequently and for a long time can affect the development of personal social and language aspects that are not appropriate. The purpose of this study is to identify the relationship of gadget use to the development of personal social and language aspects in preschool children (4-6 years) at Al-Hikmah Kindergarten, South Jakarta. This research method is descriptive analytic with a cross sectional approach. The sampling technique used total sampling with a sample size of 48 respondents. The research instrument consisted of a gadget use questionnaire and Denver II. Data were analyzed using the Chi-Square test to determine the relationship of gadget use to the development of personal social and language aspects in preschool children (4-6 years) at Tk Al-Hikmah, South Jakarta. The results of the Chi-Square test research obtained a p value of 0.000 <0.05 which indicates that the personal social development and language aspects of preschool children (4-6 years) have a significant relationship with the use of gadgets. Keyword: Gadget Use, Social Personal Development, Language Aspects, Preschoolers  ABSTRAK Pada masa usia prasekolah merupakan suatu bentuk proses perkembangan anak yang pasti mengalami perubahan personal sosial secara signifikan, dengan selalu megembangkan kemampuannya dalam bersosialisai dan juga bercakap dengan guru maupun teman sebaya. Dalam bersosialisasi dan bekomunikasi dengan bahasa yang jelas pada anak merupakan salah satu kemampuan yang perlu di kuasai, karena anak usia prasekolah berinteraksi dengan orang lain. Anak usia prasekolah yang menggunakan gadget nya dalam kehidupan sehari-harinya dalam frekuensi yang sering dan lama dapat mempengaruhi perkembangan personal sosial dan aspek bahasa yang tidak sesuai. Tujuan Penelitian ini untuk mengidentifikasi adanya hubungan penggunaan gadget  terhadap perkembangan personal sosial dan aspek bahasa pada anak usia prasekolah  (4-6 Tahun) di TK Al-Hikmah Jakarta Selatan. Metode Penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan hasil sampel 48 responden. Instrumen penelitian terdiri dari kuisioner penggunaan gadget dan Denver II. Data analisis menggunakan Uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget  terhadap perkembangan personal sosial dan aspek bahasa pada anak usia prasekolah  (4-6 tahun) di Tk Al-Hikmah jakarta selatan. Hasil penelitian uji Chi-Square diperoleh nilai p value 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa perkembangan personal sosial  dan aspek bahasa anak usia prasekolah (4-6 tahun) memiliki hubungan yang signifikan dengan penggunaan gadget. Kata Kunci: Penggunaan Gadget, Perkembangan Personal Sosial, Aspek Bahasa, Anak Prasekolah
Perbedaan Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Yang Belajar Dan Tidak Belajar Di Program TK Kelurahan Timur Indah Kota Bengkulu Putri, Jazila Anaka; Suryadi, Didik; Yulidesni, Yulidesni
JURNAL PENA PAUD Vol. 3 No. 1 (2022): JUNE
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/penapaud.v3i3.19036

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun yang belajar dan tidak belajar di Program Taman Kanak-Kanan (TK) Kelurahan Timur Indah Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah menggunakan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di Kelurahan Timur Indah Kota Bengkulu dengan jumlah 79 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan Probability Cluster Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara terstruktur dengan lembar DDST (Denver Development Screening Test). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis statistik dengan rumus Chi-Square. Interpretasi perkembangan anak usia 5-6 tahun berdasarkan Denver Development Screening Test 2 (DDST 2) yang belajar di program TK yaitu terdapat 25 anak yang interpretasinya Normal, terdapat 5 anak yang interpretasinya Suspek, dan terdapat 9 anak yang interpretasinya Untesable sedangkan perkembangan anak usia 5-6 tahun berdasarkan DDST 2 yang tidak belajar di program TK yaitu terdapat 8 anak yang interpretasinya Normal, terdapat 25 anak yang interpretasinya Suspek, dan terdapat 7 anak yang interpretasinya Untesable. Interpretasi berdasasarkan nilai statistic chi-square Pearson yakni 22,332 lebih besar dari nilai kritis chi-square yakni 5,991 (selisih nilai mencapai 16,341). Hal ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun yang belajar dan tidak belajar di program TK Kelurahan Timur Indah Kota Bengkulu.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BUSY BOOK UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK AS SYAFI`IYAH BICORONG PAKONG PAMEKASAN Anisa Puspitasari; Musayyadah Musayyadah; Novianti Nur Imani
Journal of Education Partner Vol. 2 No. 2 (2023): MEMACU PRESTASI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DENGAN MEMAKSIMALKAN PERAN KOMITE
Publisher : Dewan Pendidikan Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the results of initial observations carried out by researchers at the As Syafi`iyah Bicorong Pakong Pamekasan Kindergarten, a problem was found, namely the low level of children's language development, due to the lack of use of learning media in the process of developing the language skills of children aged 4-5 years, so that learning is still centered on teachers and children. more passive, the media used is limited to magazines, student worksheets and blackboards. This research and development aims to 1) produce appropriate and valid learning media to improve the language development of children aged 4-5 years 2) produce learning media that suits the needs and language development of children aged 4-5 years 3) produce effective learning media, efficient and interesting for the language development of children aged 4-5 years/group A at Kindergarten As Syafiiyah Bicorong Pakong Pamekasan. The research method used was Research and Development with the Borg and Gall research model up to step 7. The subjects of this research were As Syafi`iyah Bicorong Pakong Kindergarten students aged 4-5 years. The small group formative test subjects were 6 children. And the formative test subjects were a large group of 14 children. Research data was obtained from the results of observation, interviews, questionnaires and documentation methods. The overall results from expert validation averaged 95%. The small group formative test got a percentage of 95.82%, the large group formative test got a percentage of 97.34%, these results refer to aspects of attractiveness, efficiency and effectiveness which are in accordance with the level of language development achievement of children aged 4-5 years. Conclusion of research and development of Big Busy Book learning media. To achieve the level of language development of children aged 4-5 years based on expert validation and small group and large group formative tests which are at the criteria (86%-100%) then the Big Busy Book learning media can improve the language development of children aged 4-5 years. stated to be very valid and can be used. From the results of the development, it is recommended that this learning media can be used and developed further because this research is only focused on the language development of children aged 4-5 years with the theme of animals. It is hoped that later this research can be developed again with a more complete theme and can improve all aspects. development in early childhood.
Analisis Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK IT Almawaddah Semarang Murgiyanti Murgiyanti; Sumarno Sumarno; Muhtarom Muhtarom
Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : KHIRANI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/khirani.v1i2.325

Abstract

This research discusses the analysis of the development of language in children aged5-6years. The objectives of this study are (1) to determine the development of the language of children aged 5-6years; (2) to determine the factors of language development in children aged 5-6years. Understanding language is an initial effort to develop children‟s language development so that they can interact with their interlocutors. The type of research used is qualitative research with descriptive qualitative methods. Located in Islamic Kindergarten Almawaddah Semarang by looking at 2 research sources, namely 1 primary data source (educator) and secondary data source (3 early childhood children) aged5-6years. Data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification. The results of this study indicate that the analisysis of the development of language in children aged5-6years in Islamic Almawaddah Semarang develops as expected. The shortcoming in this study is the attachment which should be more complete with the results of the documenyation in the study and does not include the result of the video during observation and interviews at school. There are 4 indicators of language development of children aged5-6years, namely: a). Understand multiple commands at the same time. b). repeating more complex sentences. c). Understand the rules of a game. d). Enjoy and appreciate reading. The implication of the research shos that early childhood aged 5-6 years are expected to keep the spirit of learning independently at home to be able to further develop the development of understanding language in children, educators and parent are expected to pay more attention in providing lessons for their children so that their ability to understand children‟s language can develop. And researchers are expected to be more creative in conducting future research and further researchers, in order to obtain maximum results.
OPTIMALISASI PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI 4-6 TAHUN MELALUI KEGIATAN SOSIALISASI Fono, Yasinta Maria; Ita, Efrida; Pango, Kristalana; Nou, Kresensiana; Nua, Agustina
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 6 (2023): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i6.243

Abstract

Masa anak usia dini dianggap sebagai periode emas perkembangan, di mana lonjakan perkembangan mencapai puncak pada usia 4 tahun. Keberhasilan setiap tahap perkembangan membentuk pondasi bagi tahap selanjutnya. Tingkah laku, sikap mental, dan kebiasaan anak di masa kanak-kanak akan mempengaruhi mereka saat dewasa. Oleh karena itu, perhatian khusus pada anak-anak pada fase pertama perkembangannya menjadi penting. Perkembangan bahasa pada anak usia 4-6 tahun menjadi kunci dalam perkembangan akademik dan sosial masa depan. Orang tua memiliki peran sentral dalam memberikan stimulasi bahasa yang efektif melalui interaksi sehari-hari. Metode kegiatan mencakup diskusi kelompok kecil dan acara keluarga dan komunitas. Diskusi kelompok kecil sangat memungkinkan orang tua berbagi pengalaman dan strategi, sementara acara keluarga dan komunitas melibatkan interaksi langsung antara orang tua dan anak dalam kegiatan yang merangsang perkembangan bahasa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kedua metode efektif dalam meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya stimulasi bahasa. Diskusi kelompok kecil memberikan platform bagi pertukaran informasi, sedangkan acara keluarga dan komunitas memberikan pengalaman langsung pada orang tua dan anak.
PENINGKATAN PERKEMBANGAN BAHASA EKSPRESIF ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE KARYAWISATA Nisa Nurhidayah; Lukman Hamid; Sulistiani Iskandar
al-Urwatul Wutsqo : Jurnal Ilmu Keislaman dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2021): al-Urwatul Wutsqo : Jurnal Ilmu Keislaman dan Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Hidayah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62285/alurwatulwutsqo.v2i2.33

Abstract

Oral language skills are very important developments in early childhood. One way to optimize expressive language for early childhood can be done using the field trip method. Field trips are an active learning method to observe the world from a direct perspective and the real world. The author uses quantitative research by conducting a pre-experimental design method of type one group pretest-posttest (single group initial test-end test). The results of the pretest and posttest obtained that the average value increased after being given treatment, namely the average pretest was 9.4 while the posttest average was 21,867 with a difference of 12,467. After the field trip the ability to master new vocabulary increased, more courageous in their opinion, as seen before the activity the percentage of children's abilities increased by 9,4% to 21,9%.
POLA ASUH PEMBERIAN STIMULASI BERBAHASA TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI PUSKESMAS WILAYAH BANTEN Angeline Wijaya; Herwanto
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i3.356

Abstract

Peran orang tua dalam mengasuh merupakan faktor yang penting dalam mencapai perkembangan anak yang optimal termasuk perkembangan bahasa. Perkembangan bahasa yang optimal dapat didukung dengan pemberian stimulasi berbahasa secara berkesinambungan, seperti bermain bersama, membaca buku dongeng, mengajak anak bernyanyi, memberikan buku bergambar, bahkan berdialog dengan anak mampu meningkatkan pemahaman dan respon anak dalam berbahasa. Interaksi antar aorag tua dan anak juga dibutuhkan untuk pemantauan tumbuh kembang agar dapat melakukan deteksi dini bila terjadi perkembangan bahasa yang tidak sesuai atau keterlambatan bicara. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pemberian stimulasi berbahasa terhadap perkembangan bahasa pada anak usia 3-5 tahun di Puskesmas Wilayah Banten. Penelitian merupakan studi analitik observatif menggunakan metode potong melintang. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik konsekutif dengan subyek orang tua serta anak usia 3-5 tahun sebanyak 71 responden. Pengambilan data penelitian dilakukan menggunakan kuesioner pemberian stimulus dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), kedua kuesioner tersebut digunakan untuk menilai frekuensi orang tua dalam pemberian stimulus dan perkembangan bahasa pada anak. Analisis hasil penelitian menggunakan uji statistik Chi- square, dan dari hasil analisis pada penelitian ini didapatkan nilai p < 0,05 sehingga dapat diartikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemberian stimulasi berbahasa dengan perkembangan bahasa anak.

Page 18 of 30 | Total Record : 293