Filter By Year

1945 2024


Found 293 documents
Search Perkembangan Bahasa Anak Usia 3 Tahun

DAMPAK PENGGUNAAN GADGET DI MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA DAN SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Jauharotur Rihlah; Destita Shari; Ayu Rizki Anggraeni
Early Childhood: Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Univ Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/earlychildhood.v5i1.1204

Abstract

Penggunaan gadget berdampak positif sebagai alat pendidikan berfungsi sebagai stimulasi perkembangan bahasa anak dan dampak negatif pada perubahan perilaku yang signifikan hal ini harus diwaspadai, dengan penerapan sistem pembelajaran daring yang berpusat pada penggunaan gadget akan berdampak pada perkembangan bahasa dan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget di masa pandemi covid-19 terhadap perkembangan bahasa dan sosial anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasional dengan teknik random sampling. Teknik pengambilan data berupa kuesioner/angket yang disusun menjadi butir-butir pertanyaan dengan menggunakan skala likert. Instrumen penelitian yang digunakan telah melewati uji validitas dan reliabilitas pada 36 anak didik di TK Khadijah Pandegiling Surabaya dan dinyatakan valid dengan nilai signifikansi lebih besar dari 0.3 berada pada rentang 0.5 - 0.8 pada setiap butir pertanyaan. Selanjutnya uji reliabilitas yang diperoleh pada variabel penggunaan gadget terhadap perkembangan bahasa dan perkembangan sosial sebesar 0.706, 0.750 dan 0.862 dengan kategori tinggi, sehingga butir pertanyaan pada dinyatakan valid dan reabel. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data regresi linear berganda, hasil yang diperoleh yakni dampak penggunaan gadget di masa pandemi Covid-19 berpengaruh negatif terhadap perkembangan bahasa dan sosial anak usia 5-6 tahun dengan nilai pengaruh 25.3% di TK Khadijah Pandigiling.
CAPAIAN PERKEMBANGAN BAHASA DAN STIMULASINYA PADA ANAK USIA 4 TAHUN Andi Fausia Syam; Eka Damayanti
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v9i2.6235

Abstract

Perkembangan seluruh aspek perkembangan anak usia dini akan maksimal jika dilakukan stimulasi yang tepat. Informasi mengenai stimulasi yang tepat didapatkan melalui referensi yang sudah ada berdasarkan hasil penelitian dilapangan. Penelitian ini mencoba menguraikan stimulasi salah satu aspek perkembangan, yakni perkembangan Bahasa yang tepat pada anak usia dini khususnya usia 4 tahun sebagai best practice kepada orangtua atau pengasuh. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi tidak langsung atas kejadian yang dialami oleh subjek penelitian di Soul, Korea Selatan. Pengamatan dilakukan seminggu sekali mengenai keseharian subjek dimulai pada pagi hari hingga malam hari, segala aktivitas anak terekam oleh kamera yang disiarkan oleh stasiun tv yang menjadi sumber data utama peneliti pada bulan Maret – Mei 2020. Fokus pengamatan dipersempit pada indicator capaian perkembangan bahasa pada anak usia 4 tahun berdasarkan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak. Subjek penelitian sebanyak dua anak yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria: (1) anak usia dini; (2) berusia 4 tahun; (3) sumber data mudah dijangkau oleh peneliti; (4) sumber data mampu menggambarkan informasi secara utuh mengenai focus penelitian. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan narasi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kedua anak telah memenuhi capaian perkembangan pada bahasa anak berdasarkan standar usia subjek khususnya dalam hal: (1) memahami Bahasa dan (2) mengungkapkan bahasa. Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa stimulasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian aspek perkembangan bahasa pada anak usia 4 tahun, yakni (1) mendengarkan setiap cerita anak; (2) memberikan apresiasi berbentuk pujian pada cerita anak; (3) membiasakan anak menyatakan pendapat; (4) membiasakan anak mengikuti perintah; dan (5) memberikan reward anak jika anak berhasil melakukan hal positif.
Upaya Meningkatkan Perkembangan Bahasa Dengan Media Video Pembelajaran Pada Anak Usia 5 - 6 Tahun Di TK Dharma Wanita Karangsari Nurul Khosyamsiatun Ni'mah; Dini Rakhmawati; Laksma Septi
DIMENSI PENDIDIKAN Vol 16, No 2 (2020): Dimensi Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/dm.v16i2.7332

Abstract

 Kata Kunci :  Bahasa, Video ,Cerita, HurufPerkembangan bahasa untuk anak usia dini mempunyai empat keterampilan yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Setiap keterampilan berhubungan dengan proses berfikir yang mendasari bahasa.Tujuan penilitian adalah, Meningkatkan tata bahasa, Meningkatkan imajinatif anak melalui hasil karya, Meningkatkan pemahaman terhadap syimbol syimbol huruf.Metodologi penelitian dengan sasaran anak yang di teliti adalah 5 anak laki – laki , dan 2 anak perempuan, pelaksanan mulai jam 08.00 pagi sampai jam 9.30, dengan model pembelajaran luring. Prosedur penelitian diadakan pada siklus 1 dan siklus 2, metode pengumpulan data, secara observasi dan dokumentasi, instrumen penilaian dengan menggunakan lembar observasi dan Dokumentasi. Indikator keberhasilan adalah BSH pada setiap kompetensi dasar yang dicapai dan nilai capaian yang ditargetkan adalah diatas 75 %. Minimal 5 dari 7 anak harus mendapatkan BSH disetiap Indikator.Hasil penelitian pada siklus 1 berkembang dengan  nilai 59 %, pada siklus 2 telah mencapai nilai keberhasilan 78 % pada aspek bahasa anak. Perkembangan bahasa anak dari siklus 1 ke siklus 2. Saran, dalam mengembangkan aspek bahasa anak hendaklah dengan kegiaatan yang menyenangkan yaitu belajar melalui bermain. Saya merekomendasikan memanfaatkan bahan bahan ajar yang mudah ditemukan dilingkungan seperti bahan ajar alam dan peralatan yang sudah tak terpakai.
DAMPAK GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 3-6 TAHUN DI TK.KARTIKA TEBING TINGGI Rebecca Octavia Sianturi; Jasper Simanjuntak
JURNAL TEMATIK Vol 10, No 3 (2020): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jt.v10i3.24814

Abstract

The purpose of this study was to determine the impact of gadgets on language development of children aged 3-6 years in kindergarten. Kartika Tebing Tinggi. This type of research is a quantitative descriptive study. Data analysis techniques used were observation and interview sheets. The results of the study can be seen from the percentage of each child including the percentage of each child including KAZ of 46.87%, AV of 68.75%, SA 93.75%, AA 46.87%, KA 71.87%, GR 43.75%, RB 50%, 46.25%, F 40.62 %, RA 37.50%. Thus the overall average impact of gadgets on language development of children aged 3-6 years obtains a percentage of 54.06%. This can also be seen from the number of children who are considered poor, consisting of 7 out of 10 children with a percentage of 70%. As much as 1 child out of 10 reaches the criteria sufficient with a percentage of 10%, as many as 1 child out of 10 reaches the good criteria with a percentage of 10%, 1 child out of 10 achieves very good criteria with a percentage of 10. Because children are too focused on gadgets and parents do not limit the use of gadgets.
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DALAM STORYTELLING DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 5-6 TAHUN Ni Putu Riza Kurnia Indriana; Komang Ayu Purnama Dewi
Menara Medika Vol 3, No 2 (2021): Vol 3 No 2 Maret 2021
Publisher : Menara Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v3i2.2449

Abstract

Latar belakang dan tujuan: peran orang tua sangat penting dalam perkembangan anak, terutama perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun. Orang tua perlu melatih anak dalam mengembangkan keterampilan bahasanya melalui storytelling atau bercerita. Orang tua yang melakukan storytelling pada anaknya, mampu melatih anak menghasilkan bahasa untuk mengungkapkan pikirannya, menghasilkan konsonan yang komplek atau minimal bercerita kembali dan menambah pembendaharaan kata anak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara peran orang tua dalam storytelling dengan perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di TK Kasih dan Sayang, Kelurahan Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan pada bulan Mei sampai Juni tahun 2020 di TK Kasih dan Sayang Kelurahan Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua yang memiliki anak berumur 5-6 tahun bersekolah di TK Kasih dan Sayang tahun 2020. Sampel penelitian ini yaitu semua orang tua yang memiliki anak berumur 5-6 tahun bersekolah di TK Kasih dan Sayang tahun 2020 dengan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dengan jumlah sampel sebesar 48 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner melalui google form. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji chisquare jika data tidak memenuhi syarat uji chi-square maka digunakan uji alternative yaitu uji Kolmogorove-Smirnov. Hasil: Persentase orang tua yang memiliki peran dalam storytelling yaitu sebesar 54.2%. Persentase perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun dengan kategori berkembang sangat baik sebesar 52.1%, berkembang sesuai harapan sebesar 33.3% dan masih berkembang sebesar 14.6%. Terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dalam storytelling dengan perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun dengan p value=0,000 Simpulan dan saran: Terdapat hubungan signifikan antara peran orang tua dalam storytelling dengan perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di TK Kasih dan Sayang Kelurahan Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan. Orang tua dapat berperan secara aktif dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak dan perkembangan motorik halus, kasar serta personal sosial anak.
Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia 1-2 Tahun Melalui Perkembangan Bahasa Vrestanti Novalia Santosa; Ari Nugrahani
Basastra Vol 9, No 3 (2020): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v9i3.20277

Abstract

Penelitian mengenai storasi dan retrivasi bahasa pada anak di bawah 2 tahun masih jarang ditemukan karena data yang dihasilkan dianggap sederhana. Kondisi ini menimbulkan dorongan adanya penelitian ini. Tujuan khusus penelitian (1) mendeskripsikan bentuk fona, kata, dan kalimat yang diretrivasi anak usia 1-2 tahun; (2) mendeskripsikan makna kalimat berdasarkan konteks. Metode penelitian yang digunakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Diambil 2 subjek penelitian berdasarkan pertimbangan subjek anak 1-2 tahun dengan perkembangan normal. Hasil penelitian: (1) Subjek 1, fona vokal /i/, /e/, /Ə/, /a/ pada semua posisi sedangkan fona /u/, /Ɛ/, /o/ belum dapat diretrivasi secara jelas. Subjek 2 mampu meretrivasi fona /i/, /e/, /Ə/, /Ɛ/, /a/ pada semua posisi sedangkan fona vokal /u/, /o/, /ᴐ/ belum dapat diujarkan secara jelas . (2) Subjek 1 belum mampu metrivasi fona konsonan /f/, /l/, /q/, /r/, /s/, /v/, /x/, /z/ sedangkan Subjek 2 belum mampu meretrivasi fona konsonan /f/, /g/, /q/, /s/, /v/, /x/. (3) Kedua subjek mampu meretrivasi kelas kata. (4) Kedua subjek belum mampu memaknai kalimat berdasarkan konteks karena belum mampu meretrivasi kalimat. Simpulan penelitian: kedua subjek penelitian mampu meretrivasi fona vokal dan konsonan; meretrivasi holofrastik; meretrivasi diftong dan klaster; belum mampu mengujarkan kalimat; tergolong anak dengan perkembangan normal.Kata kunci:  storasi bahasa, retrivasi bahasa, studi kasus
PERMAINAN TRADISIOAL SASAK (MANUK KURUNG): SEBAGAI MEDIA STIMULASI PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI (5-6 TAHUN) Nurul Iman
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 2 No. 5 (2021): Mei
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol2iss5pp215-226

Abstract

Kemajuan teknologi menjadi salah satu faktor penyebab musnahnya berbagai bentuk alat permainan tradisional anak usia dini seperti komputer,internet, videogames atau play stations, yang membuat banyak anak sulit melepaskan diri dari keasyikan untuk memasuki petualangan di dunia maya. Salah satu permainan yang terlupakan saat ini adala permainan manuk kurung (ayam kurung) adalah salah satu dari berbagai macam mainan tradisional di Lombok, permaianan ini sering dimainkan oleh anak-anak bahkan orang dewasapun ingin main manuk kurung dengan alasan mereka ingin rnengenang indahnya masa kecil saat main manuk kurung. Permainan ini adalah permainan yang bersifat hiburan, dan dilakukan oleh kebanyakann anak-anak di kala senggang.Permainan ini dapat menstimulasi perkembangan bahasa pada anak usia dini. Inti permainan ini adalah ketika anak salingtanya tentang ayamnya masing-masing dan ketepatan menebak siapa nama anak yang diselubungi sarung sehingga perkembangan bahasa pada anak dapat terstimulasi denganbak.Perkembangan bahasa pada anak usia dini merupakan salah satu dari beberapa aspek perkembangan yang harus berkembang dan dikembangakan dengan baik khususnya bagi orang tua/pendidik.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis ICT (Information Communication and Technology) Terhadap Perkembangan Bahasa Inggris Awal Anak Usia 5-6 Tahun Yesi Novitasari; Sri Wahyuni; Lastri Situmorang
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 01 (2021): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/paud-lectura.v5i01.7733

Abstract

This research have a purpose to determine the influence of ICT (Information Communication and Technology) -based learning media on the development of early English children aged 5-6 years. The research method used is true experimental research. The subject of this research is a child aged 5-6 years in grade B1 and B2 TK Daniel HKBP Rumbai, the number of groups B1 TK Daniel HKBP Rumbai is 15 children consisting of 6 boys, 9 girls and the number of groups B2 TK Daniel HKBP Rumbai is 15 children consist of 7 boys and 8 girls. Data collection tools used in the form of an early English developmental observation sheet of children aged 5-6 years after obtaining ICT-based learning media treatment. From the results of the t-test showed that the value of asymp. Significant (2-tailed) by 0.013 to a significant value of < 0.05. Hypothesis is accepted means that ICT-based learning media able to make English skills early children aged 5-6 years in TK Daniel HKBP Rumbai better. Therefore, researchers provide advice so that educators can make ICT-based learning media as an alternative in learning activities especially on early childhood English recognition
HUBUNGAN PENGASUHAN DI TEMPAT PENITIPAN TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOMOTOR, SOSIAL DAN BAHASA PADA ANAK USIA 1-5 TAHUN DI TPA AL IRSYAD TERNATE 2020 Muhammad Sobri Maulana
JECIES: Journal of Early Childhood Islamic Education Study Vol 1, No 2 (2020): edisi-SEPTEMBER
Publisher : stit-islamic-village

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.315 KB) | DOI: 10.33853/jecies.v1i2.86

Abstract

A child is a valuable expectation of parents. In order to obtain a healthy and smart children and suitable with their growth, children need should be fulfilled either for physical, psychological, social and spiritual needs. Child birth becomes a problem for a working mother so that there are many day care center for children occurred recently that is expected could replace the role of parents temporarily. The aim of this research was to find out how is the relationship of day care center for children with the development of psychomotor, language and social of 1-5 years old children. This was a correlation research that used cross sectional approach. The population was 1-5 years old children that consisted of 21 children who were entrusted in Al Irsyad day care center and the instrument being used was observation sheet and DDST sheet as well as questioner. Data analysis used technique of Spearman’s Rank for observation and child development (DDST). The analysis result showed that the most dominant care was bad care, suitable with the result of observation (referred to DDST) and the dominant child development was normal, and there was a significant relationship for care in the day care center from the aspect of personal social with the development of child personal social, and yet treatment for soft motoric, language and rough motoric did not have relationship with the development of soft motoric, language and rough motoric of children so that it could be concluded that care in the day care center did not have significant relationship with the child development.
Pengaruh Kegiatan Bercerita Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6tahun Dengan Menggunakan Media Gambar Di R.A Nuraisyah Medan Tahun Ajaran 2016/2017. Syaza Amirah; Kamtini Kamtini
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 3, No 1: Juni 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.924 KB) | DOI: 10.24114/jbrue.v3i1.11103

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah jarangnya guru menggunakan media gambar pada kegiatan bercerita untuk mengembangkan bahasa anak, sebagian anak perkembangan bahasanya belum berkembang dengan baik, sebagian anak kurang mampu mengulang cerita yang disampaikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kegiatan bercerita terhadap perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan media gambar lepas di R.A Nuraisyah Medan.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa R.A Nuraisyah Medan yang berusia 5-6 tahun berjumlah 40 orang anak, terdiri dari 2 kelas yakni kelas yang melakukan kegiatan bercerita dengan menggunakan media gambar lepas berjumlah 20 orang dan kelas yang melakukan kegiatan bercerita secara langsung berjumlah 20 orangTeknik pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling yaitu dengan memilih sampel secara acak, karena populasi memiliki karakteristik yang sama, dilihat dari segi usia yaitu masing – masing memiliki usia 5-6 tahun, selain dilihat dari usia juga dilihat dari perkembangan anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument penelitian non tes yaitu observasi terstuktur tentang perkembangan bahasa anak dengan melihat ciri – ciri pada prilaku anak.Instrument penelitian ini menggunakan panduan observasi. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif dengan uji-t dengan taraf nyata α= 0,05Berdasarkan hasil analisis data diatas diperoleh nilai rata-rata pada kelas yang melakukan kegiatan bercerita dengan menggunakan media gambar lepas (14,85) dengan nilai tertinggi 16 dan nilai terendah 13. Sedangkan nilai rata-rata di kelas yang melakukan kegiatan bercerita secara langsung (9,85) dengan nilai tertinggi 13 dan nilai terendah 8. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perkembangan bahasa anak pada kelas yang melakukan kegiatan bercerita dengan menggunakan media gambar lepas lebih baik dari pada kelas yang melakukan kegiatan bercerita secara langsung. Dari hasil uji hipotesis diperoleh bahwa thitung >ttabel , yaitu (5,376 > 1,701) pada taraf α= 0,05. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa adanya pengaruh yang signifikan penggunaan media gambar lepas terhadap perkembangan bahasa anak melalui kegiatan bercerita.

Page 9 of 30 | Total Record : 293