cover
Contact Name
Asrul Saputra
Contact Email
asrulsaputra.as7@gmail.com
Phone
+6282312952338
Journal Mail Official
tekniksipil@um-sorong.ac.id
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 27 Kelurahan Klabulu, Distrik Malaimsimsa, Kota Sorong
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Rancang Bangun
ISSN : 24768928     EISSN : 26144344     DOI : http://doi.org/10.33506/rb
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun (p-ISSN: 2476-8928, e-ISSN:2614-4344) is a peer-reviewed scientific journal published by LPPM Muhammadiyah University of Sorong which is managed by the Civil Engineering Journal Management Team, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Sorong. This journal is published twice a year, in April and October. The focus and scope of this journal are: Structural Engineering, Geotechnical Engineering, Transportation Engineering, Ocean Engineering, Earthquake Engineering, Water Resources Engineering, Construction Management and Building Materials and Structures
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026" : 9 Documents clear
IMPLEMENTASI BIM 5D UNTUK PERMODELAN STRUKTUR GEDUNG RUMAH SAKIT SITI KHODIJAH MUHAMMADIYAH SIDOARJO: IMPLEMENTATION 5D BIM FOR STRUCTURAL MODELING OF SITI KHODIJAH MUHAMMADIYAH HOSPITAL BUILDING IN SIDOARJO susanti, nillu; Risdianto, Yogie
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5311

Abstract

Building Information Modeling (BIM) merupakan pendekatan berbasis teknologi digital yang berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi perencanaan proyek konstruksi, khususnya pada pekerjaan struktur bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi BIM hingga level 5D pada permodelan struktur Gedung Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Sidoarjo, serta membandingkan hasil perhitungan volume, biaya, dan penjadwalan antara BIM dan metode konvensional. Metode perencanaan yang digunakan adalah studi kasus dengan memanfaatkan data primer berupa dokumen Detail Engineering Design (DED) dan Bill of Quantity (BOQ), serta data sekunder dari studi literatur. Permodelan struktur dilakukan menggunakan Autodesk Revit untuk menghasilkan model BIM 3D dan perhitungan volume, kemudian diintegrasikan dengan Microsoft Project untuk penjadwalan pekerjaan (BIM 4D). Selanjutnya dilakukan perhitungan biaya (BIM 5D) berdasarkan volume hasil pemodelan dan harga satuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BIM mampu menghasilkan permodelan struktur yang lebih terintegrasi dan sesuai standar DED, serta memberikan kemudahan dalam pengendalian waktu dengan durasi pekerjaan struktur selama 28 minggu. Perbandingan rencana anggaran biaya menunjukkan bahwa metode BIM 5D menghasilkan biaya yang lebih efisien dibandingkan metode konvensional dengan selisih sebesar Rp1.414.600.610 atau deviasi 3,83%. Dengan demikian, penerapan BIM 5D terbukti dapat meningkatkan akurasi volume, efisiensi biaya, dan efektivitas perencanaan pekerjaan struktur bangunan.
MODIFIKASI STRUKTUR GEDUNG UNIVERSITAS TERBUKA DENGAN METODE DUAL SYSTEM DI DAERAH RESIKO GEMPA TINGGI: STRUCTURE MODIFICATION OF BUILDING UNIVERSITAS TERBUKA USING DUAL SYSTEM METHOD IN HIGH SEISMIC RISK AREA Ramadhan, Raihan Gilang; Arie Wardhono
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5340

Abstract

Peningkatan jumlah pertumbuhan penduduk di Indonesia menimbulkan tuntutan salah satunya pada system pendidikan. Jumlah siswa yang terus meningkat mendorong pembangunan fasilitas Pendidikan yang lebih baik dan memadai. Gedung perkuliahan Universitas Terbuka Purwokerto yang dimodifikasi menjadi 8 lantai dengan metode struktur dual system. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan struktur agar beban lateral mampu ditahan akibat gempa pada daerah yang memiliki resiko geempa tinggi. Hasil modifikasi menunjukan bahwa struktur sudah memenuhi prinsip strong column – weak beam dan distribusi gaya geser dasar pada dinding geser sebesar 74% untuk gempa arah X dan 66% untuk gempa arah Y. Dengan mengoptimalkan perletakan elemen struktur didapatkan Hasil kontrol modifikasi struktur terhadap kinerja struktur bangunan yang memenuhi persyaratan yaitu simpangan antar tingkat maksimum arah X (Δ_x ) = 36,73 mm dan arah Y (Δ_y ) = 35,82 mm. P-Delta maksimum arah X (θ_x ) = 0,0125 dan (θ_y ) = 0,0117 tidak melebihi batas pengaruh P-Delta (θ_max ) = 0,100 menunjukkan kestabilan pada struktur. Adapun Desain modifikasi struktur ini juga sesuai dengan standar SNI 2847:2019.
Evaluasi Kekakuan dan Stabilitas Hauling Road Berdasarkan Modulus Deformasi Tanah Hasil Repetitive Static Plate Load Test: EVALUATION OF HAULING ROAD STIFFNESS AND STABILITY BASED ON SOIL DEFORMATION MODULUS FROM REPETITIVE STATIC PLATE LOAD TEST Khoeri, Heri; Dini Sofiana; Panji Nugroho
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5359

Abstract

Kinerja struktural hauling road ditentukan oleh kekakuan dan stabilitas tanah dasar akibat beban berat berulang. Evaluasi lapangan umumnya dilakukan menggunakan repetitive static plate load test dengan modulus deformasi siklus pembebanan lanjutan sebagai dasar pemenuhan kriteria desain, meskipun pendekatan satu parameter belum sepenuhnya menggambarkan kondisi awal dan evolusi kekakuan tanah dasar. Penelitian ini mengevaluasi kinerja subgrade hauling road menggunakan repetitive static plate load test pada beberapa titik uji yang mewakili berbagai jalur operasional. Analisis difokuskan pada respons pembebanan siklus awal dan lanjutan serta rasio peningkatan kekakuan sebagai indikator stabilisasi tanah. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar titik uji memenuhi modulus minimum desain, namun didominasi oleh rasio peningkatan kekakuan yang tinggi, yang mengindikasikan sensitivitas subgrade terhadap pembebanan awal. Titik yang tidak memenuhi kriteria desain berkorelasi dengan kekakuan awal yang rendah dan dominasi deformasi plastis. Temuan ini menegaskan bahwa evaluasi kinerja subgrade hauling road akan lebih komprehensif apabila pemenuhan kriteria desain dikombinasikan dengan analisis perilaku tanah akibat pembebanan berulang untuk mendukung pengendalian mutu dan strategi perbaikan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
ANALISA ENERGI SPESIFIK TERHADAP KEMIRINGAN PADA SALURAN TERBUKA AKIBAT PENGGUNAAN PINTU SORONG: EFFECT OF CHANNEL SLOPE ON SPECIFIC ENERGY IN OPEN CHANNEL USING SLUICE GATES fadhillah, pascal; Rizka Arbaningrum
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5404

Abstract

Salah satu bangunan air yang paling umum digunakan pada saluran terbuka adalah pintu sorong. Aliran yang melintasi pintu sorong pada umumnya mengalami percepatan disertai dengan penurunan kedalaman aliran, sehingga berpengaruh secara langsung terhadap nilai energi spesifik. Energi spesifik memiliki keterkaitan dengan tingkat efisiensi energi dalam saluran terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola aliran ketika bilangan Froude (Fr) digunakan sebagai dasar dalam analisis energi spesifik (E) pada pintu sorong. Dalam penelitian ini kondisi aliran dikatakan sebagai aliran subkritis apabila, nilai angka Froude lebih kecil dari satu (Fr < 1), dan debit divariasikan menjadi: = 270 , = 410,67 , = 468,33 , = 542,67 , dan = 620 . Variasi nilai kemiringan (I) terdiri dari =0,012, =0,025, =0,038, =0,05, = 0,062. Pada kondisi hulu pintu sorong, energi spesifik relatif lebih besar akibat meningkatnya kedalaman aliran, namun perubahan kemiringan saluran tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai energi spesifik. Sementara itu, pada kondisi hilir pintu sorong, energi spesifik cenderung lebih kecil dan relatif konstan meskipun kemiringan saluran meningkat. Secara keseluruhan, kemiringan saluran, debit aliran, dan penggunaan pintu sorong menghasilkan distribusi energi yang berbeda pada setiap segmen saluran, sehingga analisis energi spesifik menjadi parameter penting dalam perencanaan dan pengoperasian saluran terbuka.Salah satu bangunan air yang paling umum digunakan pada saluran terbuka adalah pintu sorong. Aliran yang melintasi pintu sorong pada umumnya mengalami percepatan disertai dengan penurunan kedalaman aliran, sehingga berpengaruh secara langsung terhadap nilai energi spesifik. Energi spesifik memiliki keterkaitan dengan tingkat efisiensi energi dalam saluran terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola aliran ketika bilangan Froude (Fr) digunakan sebagai dasar dalam analisis energi spesifik (E) pada pintu sorong. Dalam penelitian ini kondisi aliran dikatakan sebagai aliran subkritis apabila, nilai angka Froude lebih kecil dari satu (Fr < 1), dan debit divariasikan menjadi: = 270 , = 410,67 , = 468,33 , = 542,67 , dan = 620 . Variasi nilai kemiringan (I) terdiri dari =0,012, =0,025, =0,038, =0,05, = 0,062. Pada kondisi hulu pintu sorong, energi spesifik relatif lebih besar akibat meningkatnya kedalaman aliran, namun perubahan kemiringan saluran tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai energi spesifik. Sementara itu, pada kondisi hilir pintu sorong, energi spesifik cenderung lebih kecil dan relatif konstan meskipun kemiringan saluran meningkat. Secara keseluruhan, kemiringan saluran, debit aliran, dan penggunaan pintu sorong menghasilkan distribusi energi yang berbeda pada setiap segmen saluran, sehingga analisis energi spesifik menjadi parameter penting dalam perencanaan dan pengoperasian saluran terbuka.
PENGARUH BERLAWANAN KONFINEMEN CFRP DENGAN ADANYA CHAMFER DAN REDUKSI LUAS PENAMPANG PADA KOLOM BETON BERTULANG PERSEGI: COUNTERACTING EFFECTS OF CFRP CONFINEMENT AND CHAMFER-INDUCED AREA REDUCTION IN SQUARE REINFORCED CONCRETE COLUMNS Khoeri, Heri; Panji Nugroho
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5405

Abstract

Perkuatan kolom beton bertulang persegi menggunakan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kapasitas struktur eksisting. Pada kolom persegi, aplikasi CFRP full jacket memerlukan pembulatan sudut (chamfer) guna meningkatkan efektivitas konfinemen, namun pembesaran chamfer secara simultan menyebabkan pengurangan luas penampang beton efektif. Penelitian ini mengevaluasi keseimbangan pengaruh antara peningkatan kapasitas akibat konfinemen CFRP dan penurunan kapasitas akibat kehilangan luas penampang pada kolom beton bertulang persegi. Studi dilakukan pada kolom berukuran 400×400 mm dengan pembesian 8D16, sengkang D10-150, mutu beton f’c = 25 MPa, dan baja tulangan fy = 400 MPa, yang diperkuat CFRP dua lapis dengan orientasi serat hoop full jacket. Variasi radius chamfer dianalisis mulai dari r = 20 mm hingga batas maksimum yang ditentukan oleh selimut beton eksisting. Kapasitas kolom dievaluasi menggunakan diagram interaksi aksial–momen (Pn–Mn) dengan mempertimbangkan beton terkekang dan pengurangan luas penampang efektif secara eksplisit. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan radius chamfer meningkatkan efektivitas konfinemen CFRP dan kapasitas kolom secara keseluruhan, sementara pengaruh negatif akibat reduksi penampang relatif lebih kecil, meskipun kecenderungan diminishing return terlihat pada radius yang lebih besar.
A MODELING AND EVALUATION OF THE RESPONSE OF LECTURE BUILDING STRUCTURES IN SEMARANG CITY USING ETABS: MODELING AND EVALUATION OF THE RESPONSE OF LECTURE BUILDING STRUCTURES IN SEMARANG CITY USING ETABS Hari Catra Cadudasa; Zhafira, Talitha; dimas alvian; hani purwanti
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5509

Abstract

Pertumbuhan populasi mahasiswa yang terus meningkat setiap tahunnya memerlukan penyediaan fasilitas ruang kuliah yang memadai, terjamin keamanannya, dan memberikan kenyamanan untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran. Konstruksi gedung kampus perlu dirancang dengan sistem struktural yang kuat dan dapat bertahan terhadap gaya lateral yang ditimbulkan oleh aktivitas seismik maupun hembusan angin, terutama mengingat keterbatasan area pembangunan yang mengharuskan konstruksi vertikal menggunakan material beton yang diperkuat baja tulangan. Standar yang digunakan dalam perancangan ini mengacu pada SNI 2847:2019 yang mengatur konstruksi beton dan SNI 1726:2019 yang membahas aspek ketahanan terhadap gempa bumi. Studi ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi proses perancangan bangunan kampus berlantai lima dengan mengimplementasikan konsep dual system. Langkah awal perancangan mencakup penetapan ukuran preliminer untuk komponen struktural seperti balok, kolom, pelat lantai, dan shear wall, yang kemudian divisualisasikan melalui aplikasi ETABS versi 20.3.0. Evaluasi struktural menggunakan pendekatan spektrum respons sesuai regulasi SNI 1726:2019 untuk mengukur performa bangunan, mengidentifikasi adanya irregularitas, dan menghitung beban internal pada tiap komponen. Aspek-aspek perilaku struktur yang dievaluasi mencakup deformasi, drift antar tingkat, dan kestabilan efek P-Delta. Berdasarkan temuan analisis, perancangan detail komponen struktural dilaksanakan mengikuti pedoman SNI 2847:2019. Kesimpulan penelitian memperlihatkan bahwa bangunan telah memenuhi batasan drift dan kestabilan P-Delta yang dipersyaratkan. Teridentifikasi adanya irregularitas pada bidang horizontal berupa torsional irregularity tipe 1a dan 1b serta re-entrant corner irregularity, yang mengakibatkan perlunya amplifikasi gaya rancang diafragma. Output perancangan menghasilkan berbagai variasi elemen struktural bagian atas beserta sistem pondasi dengan menggunakan tiang pancang sebagai komponen substruktur.
ESTIMASI DEBIT BANJIR RENCANA PADA DAS PREMULUNG MENGGUNAKAN MODEL HEC-HMS: ESTIMATION OF PLANNED FLOOD DISCHARGE IN THE PREMULUNG WATERSHED USING THE HEC-HMS MODEL Pratama Putri, Avia; Mulyandari, Erni; Kurniawan Dwi Sungkono, Kukuh
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5511

Abstract

Sungai Premulung berasal dari utara Kabupaten Boyolali dan mengalir hingga bertemu dengan Sungai Bengawan Solo. Aliran sungai ini melewati beberapa wilayah administratif, seperti Kabupaten Karanganyar, Kota Surakarta, serta bagian utara Boyolali dan Kabupaten Sukoharjo. Sungai Premulung kerap meluap apabila terjadi hujan dengan intesitas tinggi, dan luapan ini sering terjadi di daerah hilir. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis lebih lanjut untuk menanggulangi banjir di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit banjir rencana agar dapat direncanakan infrastruktur pengendali banjir. Debit banjir rencana dianalisis menggunakan Metode HSS Snyder periode ulang 20 tahun menggunakan software HEC-HMS. Penelitian ini diawali dengan wawancara dan survei. Memetakan luasan DAS Premulung dengan QGIS versi 3.10.6, serta perhitungan debit banjir rencana melalui perangkat lunak HEC-HMS. Hasil dari survei dan wawancara menunjukkan bahwa Sungai Premulung memiliki banyak sampah anorganik, luas area DAS Premulung di analisis  dengan QGIS versi  3.10.6 sebesar 99.60 km2 , dan debit banjir rencana periode ulang 20 tahun yang dianalisa menggunakan HEC-HMS diperoleh debit sebesar 119 m3/s.
EVALUASI KAPASITAS DAN PENENTUAN DIMENSI SALURAN IRIGASI TERSIER DI DUSUN KURUKAN DAERAH IRIGASI SIDOREJO KABUPATEN GROBOGAN: CAPACITY EVALUATION AND DETERMINATION OF TERTIARY IRRIGATION CHANNEL DIMENSIONS IN KURUKAN VILLAGE, SIDOREJO IRRIGATION AREA, GROBOGAN REGENCY Bima Saputra, Viki; Mulyandari, Erni; Handoyo, Suryo
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5515

Abstract

Distribusi produksi pertanian ke saluran irigasi memainkan peran utama dalam mendukung irigasi yang efisien. Kemampuan saluran irigasi tersier untuk mengalirkan air secara andal dan efisien ke lahan pertanian berkaitan dengan kapasitas saluran dibandingkan dengan kebutuhan air irigasi tanaman. Dusun Kurukan (daerah penelitian) merupakan lokasi pertanian yang sangat bergantung pada ketersediaan air irigasi untuk menghasilkan tanaman. Oleh karena itu, evaluasi kapasitas saluran irigasi tersier saat ini harus dilakukan untuk memastikan pengiriman air yang efektif. Studi ini mengevaluasi kapasitas saluran irigasi tersier dan menentukan dimensi penampang yang sesuai untuk saluran tersier berdasarkan kebutuhan air irigasi untuk menanam tanaman. Metode penelitian meliputi pengumpulan data hidrologi dan klimatologi, estimasi jumlah air yang dibutuhkan menggunakan CROPWAT dengan metode Penman yang dimodifikasi, dan melakukan analisis hidraulik aliran saluran terbuka. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa jumlah maksimum aliran air irigasi rata-rata melalui saluran irigasi tersier adalah 0,0540 m³/s. Dengan menggunakan jumlah aliran tersebut, analisis membentuk saluran berbentuk persegi panjang dengan lebar dasar 0,50 m, kedalaman aliran 0,25 m, dan tinggi ruang bebas 0,20 m untuk mengalirkan jumlah aliran desain rata-rata ini dengan aman dan efektif; sehingga meningkatkan distribusi air irigasi/air yang dialirkan untuk mengairi tanaman di area penelitian ini.
A REVIEW OF RETAINING WALL DESIGN AS LANDSLIDE MITIGATE MEASURE ROAD SECTION OF BANGGAI LAUT REGENCY DESA LAMPA : TINJAUAN PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA LONGSOR PADA RUAS JALAN KABUPATEN BANGGAI LAUT DESA LAMPA Fahri, Syamsul Fahri; Michail Amin; Muh. Ryan Pratama; Afrinaldy Andara
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5543

Abstract

Dinding penahan tanah merupakan salah satu elemen struktur yang berfungsi menahan tekanan tanah lateral agar tidak terjadi longsoran pada lereng atau timbunan. Peneltian ini bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi perencanaan dinding penahan tanah yang dianalisis dengan menggunakan tipe counterfort berdasarkan standar ACI 318-19 terhadap beton bertulang dengan bantuan program ASDIP retain. Parameter yang dianalisis meliputi stabilitas guling dan kapasitas geser dari dinding penahan tanah tipe Counterfort. Metode analisis dilakukan dengan memasukkan data geometri struktur, parameter tanah. Serta kondisi pembebanan kedalam program ASDIP retain v.5.5.3.3. Hasil analisis menunjukkan  bahwa desain dinding penahan tanah tipe counterfort dengan tinggi 9,30 m, memenuhi persyaratan stabilitas terhadap guling dengan faktor keamanan sebesar 2,00>1,5. Momen penahan lebih besar dibandingkan dengan momen pengguling sehingga struktur aman pada kondisi pembebanan yang ditinjau. Hasil analisis desain Heel mampu menahan gaya geser sebesar 131,8 kN/m dengan kapasitas geser pada beton sebesar 196,1 kN/m dan hasil analisis desain Toe mampu menahan gaya geser sebesar 181,3 kN/m dimana dari kedua kapasitas geser tersebut masih berada dibawah maksimum kapasitas geser beton. Secara keseluruhan hasil evaluasi menunjukkan bahwa semua elemen struktur berada dalam kondisi aman dengan status memenuhi persyaratan desain. Dengan demikian, desain dinding penahan tanah tipe counterfort yang dianalisis telah memenuhi kriteria stabilitas dan kekuatan struktur serta efisien dalam penggunaan material.

Page 1 of 1 | Total Record : 9