cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2020)" : 16 Documents clear
PENDAMPINGAN PENULISAN KARYA ILMIAH REMAJA BERSTANDAR LKIR LIPI BAGI GURU DAN SISWA SMA ISLAM TERPADU IHSANUL FIKRI KABUPATEN MAGELANG Asmara, Rangga; Kusumaningrum, Widya Ratna
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.176 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v9i1.21760

Abstract

Dewasa ini menulis belum menjadi minat dan kegemaran anak Indonesia. Salah satu keterampilan menulis yang harus dikuasai oleh kaum intelektual adalah menulis karya ilmiah. Salah satu SMA yang sangat konsen dengan kegiatan penulisan karya ilmiah adalah SMA Islam Terpadu Ihsanul Fikri Mungkid Kabupaten Magelang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan terhadap siswa dan guru di SMA Islam Terpadu Ihsanul Fikri, keterampilan menulis karya tulis ilmiah siswa masih sangat perlu ditingkatkan. Salah satu kendala yang mencolok tampak dari produksi karya ilmiah yang dihasilkan oleh para siswa baik dari segi kualitas dan kuantitas masih belum sesuai harapan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan Model Latihan Partisipatif (Participatory Training Model). Peserta program kemitraan masyarakat ini sebanyak 60 orang dari unsur siswa dan guru. Kegiatan ini dilakasanakan dalam 8 kali pertemuan. Secara umum pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan lancar sesuai dengan target yang ditetapkan oleh tim pelaksana. Indikatornya: antusiasme peserta program dalam mengikuti program pengabdian, ketercapaian luaran, yaitu 10 proposal yang telah diunggah ke laman LKIR LIPI, sambutan yang positif dari kepala sekolah, serta bantuan dari guru pendamping selama kegiatan pengabdian berlangsung. Melalui pendampingan ini siswa menjadi lebih literat, mengintepretasi permasalahan secara kritis, dan ditindaklanjuti dengan kegiatan produktif yang relevan, yaitu penulisan karya ilmiah remaja.
PELATIHAN PEMERIKSAAN NEUROKOGNITIF PADA PETUGAS KESEHATAN UNTUK DETEKSI DINI DEMENSIA DAN DAN PELAYANAN PADA KELOMPOK USIA LANJUT DI LINGKUNGAN PUSKESMAS BULELENG 1 Agustini, Ni Nyoman Mestri; Arsani, Ni Luh Kadek Alit; Sudiana, I Ketut
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.914 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v9i1.21768

Abstract

Seiring meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut, gangguan sepert demensia juga semakin meningkat. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan menambah dan meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam melakukan pemeriksaan neurokognitif serta memberikan pelayanan pemeriksaan kepada kelompok usia lanjut. Kegiatan ini penting untuk deteksi dini demensia. Pelatihan dilakukan dengan memberikan teori mengenai demansia dahulu, dilanjutkan pelatihan teknik pemeriksaan neurokognitif. Adapun pemeriksaan yang dilakukan adalah MMSE. Selanjutnya dilakukan pendampingan kepada petugas kesehatan agar dapat melaksanakan pemeriksaan ini secara berkelanjutan. Berdasarkan diskusi dan pelaksaanaan pemeriksaan MMSE, kemampuan petugas kesehatan sudah menjadi lebih baik setelah diberikan pelatihan. Mereka mampu melakukan deteksi dini demensia kepada kelompok usia lanjut. Diharapkan pemeriksaan MMSE kepada lansia dapat dilakukan secara rutin guna deteksi dini demensia. 
PEMBERDAYAAN PEMUDA DI GUBUK BACA LENTERA NEGERI MELALUI PROGRAM PELATIHAN PEMBUATAN INFOGRAFIS BERBASIS WAWASAN KEBANGSAAN Shofa, Abd. Mu'id Aris
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.072 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v9i1.21807

Abstract

Media sosial dewasa ini menjadi  alat komunikasi yang digunakan oleh sebagian penduduk di Indonesia untuk bertukar informasi dan menjalin komunikasi antar sesama. Berbagai aktivitas yang dilakukan di dunia maya dapat memicu perubahan sosial dalam pola masyarakat. Munculnya konten-konten yang  bersifat hoax dan ujaran kebencian (hate speech) dalam perolehan informasi di media sosial menjadi permasalahan yang tak berujung. Hoax dan ujaran kebencian menjadikan mengundang opini publik yang semakin tidak objektif, merusak persatuan dan kesatuan, serta melanggar nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Oleh karena itu, infografis berbasis wawasan kebangsaan hadir untuk mengedukasi masyarakat yang cerdas secara moral dalam penggunaan media sosial. Infografis berbasis wawasan kebangsaan mencoba menampilkan konten-konten positif yang disesuaikan dengan nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang pluralis-multikultural. Metode Metode pelaksanaan kegiatan  yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pertama, menentukan khalayak sasaran yaitu komunitas gubuk baca lentera negeri desa sukolilo kecamatan jabung, kedua, Pemilihan dan penetapan sasaran Pelatihan pembuatan infografis yaitu para pemuda dan masyarakat anggota komunitas. Ketiga, analisis bidang permasalahan dimana mayoritas anggota komunitas belum familiar dengan  infografis, minimnya kreatifitas dan kendala dalam pembuatan infografis khususnya yang berwawasan kebangsaan. Hasil dari pengabdian yang dicapai yaitu dimana para pemuda dan komunitas gubuk baca mampu membuat desain infografis yang berbasis wawasan kebangsaan dan pentingnya dari pengabdian ini adalah dimana para pemuda dan anggota komunitas mampu ikut dalam menyebarkan berita-bertita yang positif melalui media sosial sehingga mampu mengeliminir dan menangkal berita-berita hoax atau palsu yang menyesatkan. Kata kunci : hoax, hate speech, media sosial, infografis, wawasan kebangsaan.   ABSTRACTToday's social media is a communication tool used by some residents in Indonesia to exchange information and establish communication between people. Various activities carried out in cyberspace can trigger social change in people's lives. The emergence of hoaxic content and hate speech in the acquisition of information on social media is an endless problem. these two things invite public opinion which is increasingly not objective, damages unity and integrity, and violates the values and norms prevailing in society. Therefore, national-based infographics are present to educate morally intelligent people in the use of social media. Nationality-based infographics try to display positive content that is adjusted to the values of Indonesian pluralist-multicultural life. Methods The method of implementing the activities used in this service is first, determining the target audience, namely the community of lantern reading huts in Sukolilo village, Jabung sub-district, secondly, selecting and setting targets for training on making infographics, namely youth and community members. Third, analysis of problem areas where the majority of community members are unfamiliar with infographics, lack of creativity and obstacles in making infographics especially those with a national perspective. The results of devotion achieved are where the youth and reading shack community are able to create infographic designs based on national insight and the importance of this service is where young people and community members are able to participate in spreading positive news through social media so as to eliminate and ward off Misleading hoaxes or fake news.Keywords: Hoaxes, Hate Speech, Social Media, Infographics, National Insight.
PELATIHAN PENGGUNAAN EDMODO BAGI SISWA DI SMP NEGERI 2 NUSA PENIDA Pradnyana, I Made Ardwi; Santyadiputra, Gede Saindra; Darmawiguna, I Gede Mahendra
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.387 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v9i1.21890

Abstract

Salah satu komponen yang menjadi penentu kesuksesan implementasi e-learning Edmodo di sekolah adalah pengetahuan dan keterampilan guru dan juga siswa dalam menggunakan Edmodo. Pelatihan ini adalah tindaklanjut dari pelatihan dan pendampingan yang sudah dilakukan sebelumnya di SMP Negeri 2 Nusa Penida. Tahapan yang dilakukan dalam pelatihan ini yaitu (1) pengenalan pembelajaran daring, (2) pengenalan edmodo dan fitur-fiturnya, (3) praktik dan simulasi pembelajaran menggunakan edmodo, dan (4) evaluasi pelatihan.  Pelatihan ini diikuti oleh 28 orang perwakilan siswa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 92,9% menyatakan e-learning menggunakan Edmodo menarik, dimana 78,6% nya menyatakan menarik karena Edmodo dapat diakses darimana saja. Selanjutnya, hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa 89,3% siswa menyatakan setuju jika guru mereka mengunakan e-learning Edmodo dalam proses pembelajaran, dengan dominasi alasan yaitu 50% karena memungkinkan siswa bisa belajar dimana saja dan kapan saja mereka mau (fleksibel). Untuk tanggapan kesulitan yang mungkin akan dialami ketika akan menggunakan edmodo, 53,6% menyatakan tidak merasa akan menemukan kesulitan. Selanjutnya, siswa menyatakan bahwa kendala yang akan mereka temui dominan yaitu 42,9% pada koneksi atau jaringan internet yang masih tidak lancar.
PELATIHAN PENGGUNAAN KAHOOT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAMIFIKASI BAGI GURU-GURU SMK SE-KECAMATAN GEROKGAK Listartha, I Made Edy; Darmawiguna, I Gede Mahendra; Pradnyana, I Made Ardwi; Pradnyana, Gede Aditra; Maysanjaya, I Made Dendi; Driya, Putu Dhanu; Dharma Putra, I Gede Wira; Putu Setiari, Gusti Ayu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.92 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v9i1.22369

Abstract

Gamifikasi merupakan sebuah teknik yang menjadi tren dewasa ini, namun masih sedikit para pengajar yang belum dapat menerapkan media pembelajaran berbasis gamifikasi ini. Dari hasil jajak pendapat yang dilakukan terhadap 33 pengajar SMK Se-Gerokgak, terlihat hanya 17 pengajar yang mengetahui media pembelajaran berbasis gamifikasi. Kemudian, terlihat 45.5% pengajar sudah mengetahui media pembelajaran berbasis gamifikasi Kahoot, namun hanya 27.3% pengajar dari total 33 responden pengajar yang menggunakan media pembelajaran Kahoot. Tim pelaksana berhasil melaksanakan kegiatan pengabdian yang ditujukan untuk semua tenaga pengajar SMK sekecamatan Gerokgak yang dilaksanakan pada 15 dan 16 November 2019 di SMK N 1 Gerokgak. Dari 32 guru yang ikut dalam proses pelatihan menggunakan Kahoot ini, didapatkan hasil dari jajak pendapat bahwa 100% guru sudah bisa menggunakan media pembelajaran Kahoot, sebanyak 96.9% yakin media pembelajaran berbasis gamifikasi dapat membantu kegiatan pengajaran mereka dan sebanyak 93.8% akan menggunakan media pembelajaran Kahoot sebagai penunjang kegiatan pembelajaran.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS TEKNOLOGI ANIMASI 3D DI SEKOLAH LUAR BIASA Pradnyana, Gede Aditra; Damayanthi, Luh Putu Eka; pradnyana, I Made Ardwi; Sugihartini, Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.839 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v9i1.23263

Abstract

Pelajaran matematika dibelajarkan mulai dari tingkat pendidikan sekolah dasar hingga ke perguruan tinggi, termasuk pada sekolah luar biasa (SLB), seperti SLB untuk penyandang Tunagrahita, yakni SLB Negeri 1 Tabanan dan SLB Negeri 2 Buleleng, di Provinsi Bali. Dari analisis situasi yang dilakukan di kedua mitra tersebut, ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran matematika seperti kurang tertariknya siswa untuk belajar menggunakan media yang hanya nampak secara visual saja, banyak dari mereka yang tidak mampu menyerap pelajaran dengan baik saat dibelajarkan menggunakan media yang berbentuk visual, cukup membahayakan bagi anak-anak penyandang tunagrahita, sebab media-media pembelajaran yang digunakan terbuat dari kayu, serta terbatasnya jumlah pengadaan media animasi/kartun yang sesuai dengan tahap perkembangan anak penyandang tunagrahita. Berdasarkan hal tersebut, penulis melakukan kegiatan optimalisasi pemanfaatan media pembelajaran animasi 3D pada mata pelajaran matematika untuk guru-guru di SLB di kedua mitra tersebut dalam bentuk kegiatan pelatihan dan pendampingan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan dan melatih cara penggunaan dan pemanfaatan media pembelajaran animasi 3D bagi guru – guru di SLB Negeri 1 Tabanan dan SLB Negeri 2 Buleleng. Kegiatan ini mendapat respon yang sangat baik dari peserta pelatihan, selain itu berdasarkan proses pendampingan, media pembelajaran berbasis animasi 3D dapat dengan baik dan mudah digunakan dalam membantu guru SLB mengajar di kelas.

Page 2 of 2 | Total Record : 16