cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Hadratul Madaniyah
ISSN : 24073865     EISSN : 26551993     DOI : 10.33084/jhm
The publication of Jurnal Hadratul Madaniyah certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 6 articles consisting of Islamic Studies and Islamic Law topics.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Hadratul Madaniyah" : 8 Documents clear
Hukum Keikutsertaan Warga Dayak Ngaju Muslim Dalam Pelaksanaan Upacara Tiwah Sanawiah Sanawiah; Muhammad Raymon Abdalla
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.701 KB) | DOI: 10.33084/jhm.v5i2.883

Abstract

Kehadiran masyarakat muslim dayak ngaju dalam pelaksanan upacara tewah, yaitu Upacara Tiwah adalah upacara terbesar yang hanya dilakukan oleh masyarakat Hindu Kaharingan, namun seiring berkembangnya potensi daerah dan keragaman beragama, agama Islam mulai menyebar dengan cepat dan menjadi salah satu agama terbesar di Palangka Raya, baik karena kesadaran maupun perkawinan. Hal ini pula yang menjadi sebuah fenomena yang sering ditemukan di daerah kota Palangka Raya, Upacara Tiwah yang dilaksanakan oleh masyarakat beragama Hindu Kaharingan sebagai upacara keagamaan yang juga masih dilaksanakan oleh warga dayak muslim. Inilah yang diangkat menjadi sebuah topik penelitian, tentang Hukum Keikutsertaan Warga Dayak Ngaju Muslim dalam Pelaksanaan Upacara Tiwah (Perspektif Ulama Kota Palangka Raya). Penelitianini menggunakan metode fenomologis di mana penelitian ini terjadi sesuai dengan keadaan serta apa adanya yang terjadi di lapangan dan dalam situasi normal yang tidak dimanipulasi keadaan dan kondisinya serta menekankan pada deskripsi secara alami. Strategi yang digunakan menggunakan wawanca rasemi struktural, yakni peneliti pada awalnya menanyakan serentetan pertanyaan yang sudah dibuat secara terstruktur. Kemudian satu persatu dari pertanyaan tersebut diperdalam kembali untuk menggali keterangan yang lebih lanjut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara (interview). Subjek penelitian ini terdiri dari 4 (empat) ulama kota Palangka Raya yang dipilihpenelitimenggunakanteknik purposive sampling yaitupenelitimenentukanataumemilihsubjekpenelitianberdasarkankriteria yang telahditentukan. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa seluruh subjek penelitian menyatakan tidak memperbolehkan masyarakat dayak muslim mengikuti upacara Tiwah karena upacara tersebut berhubungan dengan masalah akidah dan bisa menyebabkan masyarakat dayak muslim berbuat kemusyrikan.
Unsur Supranatural Dalam Teks Lamut “Kerajaan Palinggam” Irni Cahyani
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.33 KB) | DOI: 10.33084/jhm.v5i2.884

Abstract

Supernatural is above natural things, where supernatural is more aimed at natural phenomenon and is kebatinan culture / world. While the lamut is an oral literature performed by a single player (palanutan). The single player brings a certain story through the speech which in certain parts of his speech accompanied by a wasp of tarbanglamut. In this study, researchers examined the supernatural element in the text of the lamut "Palinggam Kingdom." This analysis yields the conclusion that the characters in the lamut text "Palinggam Kingdom" have supernatural powers, among others: 1) can transform themselves into birds, white walut, snakes, parents, mountains, beetles, and children; 2) can fly; 3) can make a very large boat of Balimbur Dragon; 4) can turn hair into arrows; 5) can stop the winds; 6) can make the god fall in the palm of the hand; 7) may disappear; 8) can rule the eagle; 9) can fight dragons, and 10) can kill giants.
Cerai Paksa Akibat Campur Tangan Pihak Ketiga Perspektif Teori Konflik Muhammad Dlaifurrahman
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.938 KB) | DOI: 10.33084/jhm.v5i2.885

Abstract

Di Kota Banjarmasin kasus perceraian tiap tahunnya semakin meningkat dan kasus perceraian akibat kehadiran pihak ketiga menduduki peringkat kedua terbanyak di Kota Banjarmasin sesudah faktor ekonomi. Kehadiran pihak ketiga disini ialah orang tua, entah itu orang tua dari pihak suami atau dari pihak istri yang terlalu mencampuri kehidupan rumah tangga anaknya sehingga karena hal itu rumah tangga yang bermula baik-baik saja berubah menjadi perceraian yang tidak diinginkan oleh kedua belah pihak (suami istri). Padahal jika dilihat dari Undang-undang No 1 Tahun 1974 Pasal 39 (2): Untuk melakukan perceraian harus ada cukup alasan bahwa suami istri itu tidak akan dapat hidup rukun sebagai suami istri. Jika memang ingin melakukan perceraian setidaknya sesuai dengan pasal tersebut dan atas keinginan kedua belah pasangan. Tujuan penelitian: Pertama, untuk mengetahui fenomena cerai paksa akibat campur tangan pihak ketiga di Kelurahan Alalak Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin. Kedua, untuk mengetahui pandangan tokoh masyarakat tentang cerai paksa akibat campur tangan pihak ketiga di Kelurahan Alalak Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin. Ketiga, untuk mengetahui fenomena cerai paksa akibat campur tangan pihak ketiga perspektif teori konflik di Kelurahan Alalak Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin. Jenis penelitian ini ialah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan sosiologis empiris yang mana dengan penulisan ini data-data yang dikumpulkan dapat berupa pengamatan, wawancara, atau penelaahan dokumen untuk mengungkapkan masalah. Hasil penelitian ini menyimpulkan, bahwa cerai paksa akibat campur tangan pihak ketiga itu terjadi karena tiga faktor: faktor ekonomi, status sosial dan perbedaan nasab, ketiga faktor itulah yang terjadi di masyarakat Banjar khususnya di Kecamatan Banjarmasin Utara Kelurahan Alalak Kota Banjarmasin. Sedangkan pandangan tokoh masyarakat dalam menyikapi hal tersebut ada tiga pandangan: larangan cerai paksa, peran orang tua dalam kehidupan rumah tangga anaknya dan memilih pasangan hendaknya dapat restu dari orang tua.
Strategi Seniman Kaligrafi Dalam Mengikuti Lomba Hiasan Mushaf di Kota Palangka Raya Asep Solikhin; Nuraida Rahmi
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.632 KB) | DOI: 10.33084/jhm.v5i2.886

Abstract

Calligraphy or commonly known as khath is one of Islamic art which received great attention from the Muslim community, not least the Muslims in the city of Palangkaraya. In fact, the calligraphy is used as one of the branches that are contested in Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), namely Musabaqah Khattil Qur'an (MKQ). In MKQ divided into three (3) groups: group branches manuscript, ornamentations and decor. The ability of the artists of calligraphy in making ornamentations at the time of the race, would have a different strategy with the aim that the resulting work better and can be categorized as the best. Subject (source data) in this study consists of three (3) artists, calligraphy, calligraphic artist group three are ornamentations with a proven record in the race making ornamentations. The results showed that: first, the most supportive factor in implementing strategies make decorations Manuscripts at the time of the race, there are two (2) factors: (a) Factors Psychic (Soul), which strengthen the spiritual self to God; (B) Physical factors (Physical), ie prior to the start of the race and to consume nutritious foods and regular breaks; second, the difficulties encountered in making the calligraphy artist ornamentations at the time of the race was the lack of preparation, drafting difficulties paragraph, and difficulties in the manufacture of trim and motifs.
Manajemen Rekrutmen Guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Supriadi Supriadi
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.474 KB) | DOI: 10.33084/jhm.v5i2.887

Abstract

Rekrutmen guru merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan suatu lembaga pendidikan.Rekrutmen yang dilakukan tidak hanya sekedar mengisi kekosongan pegawai atau sekedar mendapatkan guru, tetapi rekrutmen diharapkan bisa mendapatkan guru berdedikasi dibidangnya, sehingga dapat meningkatkan mutu.Pendidikan sekolah tersebut. Guru yang berkualitas bisa diperolch melalui proses rekrutmen yang baik. Dalam kondisi tersebut tim rekrutmen di SMAIT Nur Hidayah Surakarta. Kecarnatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo berusaha untuk menghasilkan guru yang berkualitas bagus.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen rekrutmen guru di SMAIT Nur Hidayah Surakarta Kecarnatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo yang menghasilkan guru berkualitas bagus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.Pelaksanaan penelitian selama 4 bulan dimulai dari bulan Januari sampai April tahun 2014.Tempat penelitian di sekolah SMAIT Nur Hidayah Surakarta. Subjek penelitian adalah tim rekrutmen, diantaranya ketua rekrutmen, wakil ketua rekrutmen, dan penguji calon guru baru Sedangkan informan penelitian ini adalah ketua yayasan, kepala sekolah, guru, dan pegawai administrasi. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan sumber. Teknik analisa data menggunakan model interaktif terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi.
Tindak Pidana Pelaku Eksploitasi Seksual Pada Anak Di Tinjau Dari Hukum Positif Ariyadi Ariyadi
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.884 KB) | DOI: 10.33084/jhm.v5i2.888

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertanyaan bagaimana ketentuan hukum tindak pidana eksploitasi seksual pada anak menurut hukum positif? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketentuan hukum tindak pidana eksploitasi seksual pada anak menurut hukum positif yang meliputi bentuk, unsur dan sanksi hukumnya. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu dengan mengkaji beberapa bahan hukum, baik bahan hukum primer, sekunder maupun tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan survey kepustakaan dan studi literatur. Bahan hukum yang diperoleh kemudian diolah dengan teknik editing dan interpretasi data. Kemudian untuk memperoleh hasilnya dilakukan analisis komparatif yang bersifat deskriptif, di mana seluruh bahan yang diperoleh diuraikan terlebih dahulu berdasarkan sistematika yang telah penulis tetapkan, kemudian membandingkan bahan-bahan tersebut untuk merumuskan suatu kesimpulan. Melalui teknik analisis ini, penelitian ini menghasilkan temuan-temuan: Pertama, Tindak pidana pelaku eksploitasi seksual pada anak menurut hukum positif tindak pidana eksploitasi seksual pada anak tersebut diatur dalam Undang-Undang No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yaitu tindakan memanfaatkan tubuh anak untuk dijadikan pekerja seksual. Kedua, hukum positif terletak pada unsur-unsur tindakan eksploitasi seksual, hukum positif mempunyai persamaan bahwa pelaku tindakan eksploitasi seksual akan dikenakan sanksi, dan di antara keduanya sama-sama tidak menginginkan terjadinya tindak pidana eksploitasi seksual pada anak. karena tindakan eksploitasi seksual dapat menghilangkan hak-hak yang semestinya wajib dilindungi. Ketiga, hukum positif terletak pada sanksi yang dijatuhkan kepada pelaku. Sanksi dalam hukum positif yaitu diatur dalam Pasal 88 Undang-Undang tentang Perlindungan Anak yaitu pelaku dijatuhi penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).
Manajemen Rekrutmen Guru Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Supriadi Supriadi
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.725 KB) | DOI: 10.33084/jhm.v5i2.889

Abstract

Rekrutmen guru merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan suatu lembaga pendidikan.Rekrutmen yang dilakukan tidak hanya sekedar mengisi kekosongan pegawai atau sekedar mendapatkan guru, tetapi rekrutmen diharapkan bisa mendapatkan guru berdedikasi dibidangnya, sehingga dapat meningkatkan mutu.Pendidikan sekolah tersebut. Guru yang berkualitas bisa diperolch melalui proses rekrutmen yang baik. Dalam kondisi tersebut tim rekrutmen di SMAIT Nur Hidayah Surakarta. Kecarnatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo berusaha untuk menghasilkan guru yang berkualitas bagus.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen rekrutmen guru di SMAIT Nur Hidayah Surakarta Kecarnatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo yang menghasilkan guru berkualitas bagus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.Pelaksanaan penelitian selama 4 bulan dimulai dari bulan Januari sampai April tahun 2014.Tempat penelitian di sekolah SMAIT Nur Hidayah Surakarta. Subjek penelitian adalah tim rekrutmen, diantaranya ketua rekrutmen, wakil ketua rekrutmen, dan penguji calon guru baru Sedangkan informan penelitian ini adalah ketua yayasan, kepala sekolah, guru, dan pegawai administrasi. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan sumber. Teknik analisa data menggunakan model interaktif terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi.
Pemerolehan Bahasa pada Anak Menggunakan Bahasa Dayak Ngaju pada Anak Usia 3-4 Tahun Lastaria Lastaria; Sari Dwi Usop; Nashiyatul Diniyah Jahro
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v5i2.1566

Abstract

Bahasa adalah bunyi-bunyi yang dikeluarkan oleh alat ucap manusia, yang mana dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak pernah luput dari sebuah bahasa. Ketika hendak berkomunikasi seseorang tidak akan lepas dari sebuah bahasa, baik tua, muda bahkan anak-anak. Beranjak dari sebuah bahasa maka kita juga mengenal yang namanya bahasa anak. Bahasa yang diperoleh seorang anak tergantung dari lingkungan sekitarnya dan perolehan bahasa pertama sesuai dengan bahasa ibunya atau yang biasa disebut bahasa ibu. Berbicara masalah perolehan bahasa anak khususnya bagi anak usia 3-4 tahun perlu kiranya dideskripsikan. Hal ini dilakukan agar sebagai orang tua memiliki pedoman khususnya bagi seorang ibu dalam memantau perolehan fonologi dalam perkembangan bahasa anaknya. Bila perolehan fonologi dalam perkembangan bahasa anak terjadi penyimpangan, maka si ibu dapat melakukan tindakan-tindakan secara preventif. Seperti yang telah diketahui bahwa setiap anak pasti memiliki rasa keingintahuan yang tinggi khususnya keingintahuan dibidang bahasa. Mengingat bahasa yang diperoleh seorang anak pasti pada tingkat bahasa maka penelitian ini diarahkan kepada teman atau perolehan fonologi dalam bahasa anak 3-4 tahun. Perolehan bahasa dalam kajian fonologi ini diarahkan pada anak pengguna bahasa dayak ngaju. Adapun yang menjadi hal yang mendasar dalam penelitian ini adalah pemerolehan bahasa pada anak usia 3-4 yahun yang mana, anak disusia balita pada umumnya yang kesehariannya menggunakan bahasa indonesia ada mengalami hambatan pada pelafalan huruf konsonan sehingga pemerolehan bahasanya juga terbatas. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa pada anak yang kesehariannya berbicara menggunakan bahasa dayak ngaju akankah mengalami masalah yang sama atau sebaliknya, mengingat ada perbedaan pada bunyi vokal dan konsonan dalam bahasa dayak ngaju sehingga muncul deskripsi terkait kemampuan anak usia 3-4 tahun untuk memperolehan bahasa anak pada tingkat vokal, konsosnan, diftong, dan gabungan konsonan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8