cover
Contact Name
Galih Hermawan
Contact Email
galih.hermawan@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
komputa@email.unikom.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
KOMPUTA : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika
ISSN : 20899033     EISSN : 27157849     DOI : 10.34010
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmiah KOMPUTA (Komputer dan Informatika), adalah wadah informasi berupa hasil penelitian, studi kepustakaan, gagasan, aplikasi teori dan kajian analisis kritis di bidang kelimuan Komputer dan Informatika. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Maret dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2012): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika" : 11 Documents clear
SMS GATEWAY KANNEL SEBAGAI SARANA PENUNJANG INFORMASI AKADEMIK taryana a author Suryana
Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 1 No 2 (2012): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.228 KB) | DOI: 10.34010/komputa.v1i2.57

Abstract

SMS Gateway merupakan pintu gerbang bagi penyebaran Informasi dengan menggunakan SMS. Anda dapat menyebarkan informasi atau meminta informasi melalui server SMS tersebut. Selain itu dengan adanya SMS Gateway anda dapat mengcustomisasi keyword dan informasi apa saja yang ingin dikirimkan. Ada beberapa metode pengiriman dan penerimaan SMS (protocol) yang didukung oleh Kannel SMS gateway yaitu protocol CIMD 1.3, CIMD 2.0, SMPP 3.4, UCP/EMI 4.0. juga SEMA SMS2000 OIS protocol for SMS centers over Radiopad dan X.25
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN FASILITAS UMUM DI KABUPATEN SUMEDANG BERBASIS WEB Adam Mukharil Bachtiar
Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 1 No 2 (2012): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.385 KB) | DOI: 10.34010/komputa.v1i2.63

Abstract

Bappeda adalah badan atau lembaga teknis yang mempunyai tugas pokok membantu bupati dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang penelitian dan perencanaan pembangunan daerah termasuk di dalamnya pemetaan fasilitas umum. Pengelolaan data fasilitas umum di sana belum berbasis database sehingga pengelolaan data bersifat statis, kurang terpusat, dan data tersebar dalam dokumen-dokumen terpisah. Data fasilitas umum juga belum memiliki koordinat geografi sehingga lokasi-lokasinya tidak bisa diketahui dengan pasti. Akibatnya pemantauan dan perencanaan pembangunan tidak bisa dilakukan secara maksimal. Sistem informasi geografis menjadi solusi dalam permasalahan ini, karena sistem informasi geografis merupakan suatu sistem yang mengandung data atribut dan data spasial dalam basis datanya. Metode yang digunakan dalam proses pembangunan sistem informasi geografis pemetaan fasilitas umum di Kabupaten Sumedang ini mengadopsi model waterfall. Pendekatan analisis menggunakan metode analisis terstruktur. Bahasa pemrograman yang digunakan dalam penelitian ini adalah PHP dengan database MySQL. Sedangkan untuk pemetaan fasilitas umum diimplementasikan dengan Google Maps. Berdasarkan hasil pengujian, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem ini dapat membantu pengelolaan data fasilitas umum dengan pengelolaan data berbasis database, mempermudah pemantauan fasilitas umum sehingga perawatannya bisa maksimal serta bisa menampilkan status dan memberikan rekomendasi pembangunan yang tepat.
SIMULASI PERANCANGAN BEJANA TEKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BEDA HINGGA Ednawati Rainarli
Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 1 No 2 (2012): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/komputa.v1i2.58

Abstract

Salah satu metode numerik yang digunakanuntuk menyelesaikan persamaan diferensial biasaadalah metode beda hingga, dalam paper inidiberikan simulasi penerapan metode tersebut untukmenyelesaikan masalah nilai batas kususnya untukmengukur besar defleksi dari bejana tekan.Diberikan pula perbandingan galat dari dua caraperhitungan metode beda hingga yaitu fowarddifference dan center difference. Hasilnyamenunjukkan bahwa perhitungan dengan cara centerdifference lebih baik dibandingkan dengan fowarddifference.
PEMBANGUNAN VIRTUAL MIRROR EYEGLASSES MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY zaid Arham
Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 1 No 2 (2012): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.144 KB) | DOI: 10.34010/komputa.v1i2.64

Abstract

Perkembangan teknologi augmented realitymenjadi sangat populer saat ini. Hal ini dikarenakanpenggunaan augmented reality sangat menarik dantelah banyak digunakan dalam kehidupan kita.Salah satu contohnya seperti pada strategipemasaran dan pengenalan produk kepadakonsumen melalui aplikasi virtual mirror eyeglassesyang berbasis web. Biasanya konsumen kesulitanjika ingin mencoba sebuah produk kacamata, merekabiasanya hanya bisa mencoba ketika akan membelikacamata dengan mendatangi langsung toko optikyang ada, jadi dengan begitu akan sangat membuangwaktu konsumen, tidak praktis, dan juga mengurangiminat konsumen terhadap produk yang ditawarkan.Dengan aplikasi kacamata virtual ini diharapkandapat menarik minat konsumen dan mengenalkanproduk-produk yang ditawarkan kepada konsumen.Virtual mirror eyeglasses adalah sebuah aplikasidimana konsumen dapat memakai kacamata secaravirtual menggunakan teknik face detection sepertisedang mencoba di depan cermin. Aplikasi inimensimulasikan model kacamata sehingga penggunaseakan-akan sedang menggunakan kacamata secarareal-time. Metode face detection yang digunakanadalah haar cascades classifier. Metode inimenggunakan haar feature yang banyak dandiorganisir dalam cascade classifier. Apabila tiapsubcitra berhasil melewati seluruh filter yang adamaka citra tersebut terdeteksi sebagai wajah. Melalui proses inilah wajah pengguna dapat terdeteksi
PENYELESAIAN MASALAH MINIMUM SPANNING TREE (MST) MENGGUNAKAN ANT COLONY SYSTEM (ACS) Irawan Afrianto
Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 1 No 2 (2012): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.376 KB) | DOI: 10.34010/komputa.v1i2.59

Abstract

Masalah optimasi jaringan menjadikan adanyakebutuhan untuk mencari nilai terkecil (minimal)pada suatu keadaan jaringan . Salah satu masalahoptimasi jaringan adalah Minimum spanning tree(MST), yaitu suatu keadaan dimana semua nodedalam graf terhubung, namun tidak boleh terdapatloop didalamnya dan dihitung bobot tree yangterkecil. .Salah satu aplikasi MST adalah pembuatanjaringan komunikasi atau telepon yang akanmenghubungkan semua stasiun telepon pada suatukota yang ada. Permasalahannya adalah mencarijarak terpendek antara kota-kota tersebut sehinggapenggunaan kabel akan lebih sedikit yang berartimenghemat biaya pembangunan jaringan telepontersebut.Ant Colony System (ACS) adalah salah satualgoritma heuristik yang dapat digunakan untukmenyelesaikan masalah MST tersebut. Dalampencarian solusi kasus MST, Permasalahandirepresentasi seperti sekumpulan semut yangbekerja sama untuk menetukan solusi MST yangpaling baik, semut-semut bekerja sama melaluikomunikasi tidak langsung dengan menggunakanjejak pheromone yang disimpan pada sisi-sisi darigraph MST.
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PENGISIAN SURVEY EVALUASI PERKULIAHAN ONLINE DI UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA Andri Heryandi
Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 1 No 2 (2012): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.951 KB) | DOI: 10.34010/komputa.v1i2.65

Abstract

Penjaminan mutu merupakan suatu hal yang penting dilakukan pada suatu perguruan tinggi. Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) telah beberapa tahun melakukan proses penjaminan mutu yang salah satunya menggunakan instrument berupa kuesioner. Kuesioner ini digunakan untuk mengevaluasi proses perkuliahan yang telah berlangsung. Setiap mahasiswa mengisi kuesioner berdasarkan matakuliah-matakuliah yang diambil ketika perwalian. Data kuesioner yang telah diisi mahasiswa kemudian dapat diakses melalui Sistem Informasi Evaluasi Perkuliahan (SIMEP). Tetapi sistem yang berjalan sekarang mempunyai kelemahan yaitu cara pengisian kuesioner yang manual. Kelemahan tersebut mengakibatkan lamanya proses pemasukkan data dan kekurangakuratan data yang diinputkan. Oleh karena itu dibangun suatu sistem untuk melakukan pengisian kuesioner secara online. Dengan adanya sistem ini, diharapkan pengisian kuesioner dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat. Sistem ini dibangun berbasis web dan menjadi bagian dari sistem perwalian online.
MEMBANGUN GAME EDUKASI SEJARAH WALISONGO Nelly Indriani Widiastuti
Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 1 No 2 (2012): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.97 KB) | DOI: 10.34010/komputa.v1i2.60

Abstract

Materi pelajaran mengenai sejarah walisongo diperkenalkan di kelas V Sekolah Dasar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dan Sejarah Kebudayaan Islam di kelas VI Madrasah Ibtidaiyah. Namun paradigma siswa-siswi pada mata pelajaran tersebut tidak baik karena menganggap materi yang diajarkan terlalu rumit, luas, dan cenderung banyak hapalan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu media yang dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran sejarah walisongo dan menarik perhatian siswa-siswi untuk mempelajari sejarah walisongo dalam bentuk game edukasi sejarah walisongo. Dengan membangun game edukasi sejarah walisongo diharapkan dapat menarik minat siswa-siswi belajar sejarah walisongo dan dapat digunakan sebagai media alternatif pembelajaran untuk membantu dalam proses belajar, khususnya mengenai pelajaran sejarah walisongo.
ANALISA QUALITY OF SERVICES (QoS) VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VoIP) DENGAN PROTOKOL H.323 DAN SESSION INITIAL PROTOCOL (SIP) Eko Budi Setiawan
Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 1 No 2 (2012): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1167.995 KB) | DOI: 10.34010/komputa.v1i2.55

Abstract

Teknologi Voice over Internet Procotol (VoIP) tentu sangat menguntungkan bagi masyarakat luas karena dengan adanya VoIP maka sarana untuk melakukan komunikasi dari segi biaya yang dikeluarkan akan menjadi lebih sedikit apabila dibandingkan dengan media telepon konvensional biasa. Protokol H.323 dan Session Initiation Protocol (SIP) merupakan protokol yang dapat digunakan untuk membangun VoIP. Baik protokol H.323 dan SIP metodenya berbeda satu sama lain, sehingga tentunya perlu dilakukan suatu pengujian dan analisis untuk mengetahui kualitas yang dihasilkan dari VoIP dengan menggunakan kedua protokol tersebut. Parameter Quality of Service (QoS) yang digunakan untuk mengamati kualitas dari VoIP tersebut adalah delay, jitter, packet loss, serta Mean Opinion Score (MOS) yang diujikan pada 5 audience.Pengukuran QoS tersebut mengunakan tools VoIP Quality Monitoring VQManager yang dilakukan pada bandwidth sebesar 512 Kbps, 256 Kbps, 128 Kbps, dan 64 Kbps dengan Audio Codec G.711. Dari hasil pengujian yang dilakukan dengan skema percobaan yang sama, secara umum nilai dari parameter QoS yang didapat ketika menggunakan protokol H.323 bisa dikatakan lebih baik bila dibandingkan dengan protokol SIP. Kata Kunci :
BUSINESS DAN DATA UNDERSTANDING DALAM RANGKA PEMBENTUKAN MODEL TATA LETAK DAN TATA RUANG PASAR TRADISIONAL DALAM RANGKA MENINGKATKAN LABA PENJUALAN MENGGUNAKAN METODE ASSOCIATION RULE DAN DECISION TREE (STUDI KASUS DI KOTA BANDUNG Mira Kania Sabariah
Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 1 No 2 (2012): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.33 KB) | DOI: 10.34010/komputa.v1i2.61

Abstract

Pembentukan model atau pola dari sekumpulan data menggunakan teknik data mining merupakan salah satu usaha yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kualitas informasi yang lebih baik. Kualitas informasi yang lebih baik tentunya akan berdampak pada kualitas keputusan yang diambil oleh para pengambil keputusan untuk menunjang proses bisnis yang berjalan di suatu instansi. Semakin berkualitas keputusan yang diambil maka akan semakin baik juga proses bisnis yang dijalankan di instansi tersebut. Hal ini juga berlaku pada pasar tradisional yang bergerak di perekonomian. Regulasi tentang tata letak pasar dan tata ruang pasar bisa menjadi salah satu penentu apakah pasar tersebut akan menjadi pasar yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi atau tidak. Pola dari data mining bisa digunakan untuk membantu dalam pembuatan regulasi tersebut. Tentunya proses data mining yang akan dilakukan membutuhkan pemahaman terhadap kebutuhan bisnis dan data yang nantinya akan digunakan dalam proses data mining itu sendiri. Oleh karena itu, dalam penelitian kali ini akan dibahas masalah pemahaman tujuan bisnis dan data yang akan digunakan pada proses data mining untuk menentukan tata letak strategis dan tata ruang pasar tradisional dalam rangka menaikkan laba penjualan. Sebagai studi kasus akan digunakan data pasar tradisional yang ada di kota Bandung.
PERBANDINGAN METODE NEWTON-RAPHSON DAN ALGORITMA GENETIK PADA PENENTUAN IMPLIED VOLATILITY SAHAM Kania Evita Dewi
Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 1 No 2 (2012): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.302 KB) | DOI: 10.34010/komputa.v1i2.56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan implied volatility dari suatu saham dengan menggunakan algoritma genetika dan metode Newton-Raphson. Algoritma genetika yang merupakan suatu cara untuk mencari solusi masalah optimasi, tidak memerlukan sifat dari fungsi yang akan dicari solusinya, dapat menyelesaikan semua fungsi dengan syarat fungsi tersebut dapat diubah kedalam masalah optimasi. Dalam penelitian ini hasil perhitungan yang menggunakan algoritma genetika dibandingkan dengan hasil perhitungan dengan metode Newton-Raphson yang sudah biasa digunakan. Hasil penelitian menunjukan implied volatility yang dihasilkan metode Newton-Raphson lebih mendekati volatilitas bursa dibanding yang dihasilkan algoritma genetika. Ini dapat dilihat dari selisih antara harga opsi teoritis dengan harga opsi dibursa yang dihasilkan metode Newton-Raphson lebih kecil dibanding yang dihasilkan algoritma genetika. Penelitian ini juga memperlihatkan bahwa volatilitas opsi put terhadap strike price berbentuk volatility smile dan untuk volatilitas opsi call terhadap strike price berbentuk volatility skew untuk opsi yang memiliki maturity time 1 bulan dan 2 bulan dan untuk maturity time yang lain volatilitasnya berbentuk volatility smile.

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2025): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 14 No 1 (2025): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 13 No 2 (2024): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 13 No 1 (2024): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 12 No 2 (2023): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 12 No 1 (2023): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 11 No 2 (2022): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 11 No 1 (2022): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 10 No 2 (2021): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 10 No 1 (2021): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 9 No 2 (2020): SettingsVol 9 No 2 (2020): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 9 No 1 (2020): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 8 No 2 (2019): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 8 No 1 (2019): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 7 No 2 (2018): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 7 No 1 (2018): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 6 No 2 (2017): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 6 No 1 (2017): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 5 No 2 (2016): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 5 No 1 (2016): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 4 No 2 (2015): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 4 No 1 (2015): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 3 No 2 (2014): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 3 No 1 (2014): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 2 No 2 (2013): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 2 No 1 (2013): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 1 No 2 (2012): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika More Issue