Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komuniasi telah terdaftar di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan telah memiliki e-ISSN: 2656-8306. Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Pakuan. Jurnal ini mengundang para peneliti, akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk mengirim artikel ilmiah dari hasil penelitian, makalah, dan gagasan ilmiah dengan berbagai topik tentang ilmu sosial dalam ilmu komunikasi. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun (peride April dan November)dalam bentuk digital. Jurnal ini menjalin kerja sama dengan editor lokal berstatus guru besar universitas yang akan meninjau artikel sebelum dipublikasikan. Jurnal ini ditinjau (review) dengan metode double blind dan ditinjau oleh dua orang reviewer. Fokus jurnal ini, meliputi: 1. Ilmu Komunikasi 2. Media 3. Public Relations 4. Jurnalistik 5. Komunikasi Strategik 6. Televisi dan Film 7. Periklanan 8. Komunikasi Pemasaran
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"vol 9, no 1 (2025): volume 9 nomor 1 tahun 2025"
:
10 Documents
clear
HUBUNGAN PERILAKU KONSUMEN DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PT. MITRA BUANA FORESINDO
Choirun Nisa NoviyantI;
Qoute Nuraini Cahyaningrum;
Sabila Adinda Puri Andarini
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jpsik.v9i1.12076
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian pada travel umrah dan haji Niat Umroh (PT. Mitra Buana Foresindo). Umrah Backpacker pada saat ini sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat khususnya di Indonesia. Fenomena ini menjadi salah satu hal yang dapat mempengaruhi persaingan sektor bisnis di bidang jasa travel umrah dan haji, untuk meninjau lebih lanjut peneliti ingin mencari tahu hubungan antara variabel x (perilaku konsumen) dengan variabel y (keputusan pembelian) di travel Niat Umroh. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif korelasi. Pada penelitian ini menggunakan 101 sampel dari populasi yang berjumlah 135. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara variabel X Perilaku Konsumen dengan variabel Y Keputusan Pembelian dengan kategori kuat. Dilihat dari hasil penelitian, perilaku konsumen travel Niat Umroh menunjukkan hasil kategori paling tinggi terdapat pada indikator X3 Perasaan Pada Produk Tertentu dengan Y4 Resiko. Dilihat dari uji korelasi dapat dilihat nilai korelasi koefisien berjumlah 0,765 dengan keterangan kuat dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Faktor ini disebabkan dengan mayoritas responden menjawab dengan jawaban positif. Kata Kunci: keputusan pembelian, perilaku konsumen, travel umrah dan haji niat umroh, umrah backpacker. AbstractThis study aims to explain consumer behavior and purchasing decisions in Niatumrah Umrah and Hajj travel (PT. Mitra Buana Foresindo). Umrah Backpacker is currently a hot topic of discussion among the public, especially in Indonesia. This phenomenon has become one of the factors that can influence competition in the Umrah and Hajj travel services sector. To further investigate, the researcher seeks to understand the relationship between variable X (consumer behavior) and variable Y (purchasing decisions) in Niatumrah travel. This study employs a descriptive correlational quantitative approach. It uses a sample of 101 from a population of 135. The study concludes that there is a strong relationship between variable X (Consumer Behavior) and variable Y (Purchasing Decisions). According to the research results, the highest category of consumer behavior in Niatumrah travel is found in the indicator X3 (Feelings Towards a Specific Product) with Y4 (Risk). From the correlation test, the correlation coefficient value is 0.765, indicating a strong relationship, with a significance value of 0.000. This factor is due to the majority of respondents providing positive responses. Keywords: consumer behavior, niat umroh and hajj travel, purchasing decisions, umrah backpacker.
Strategic Visual Storytelling on Instagram: How Red Communication Indonesia Engages Audiences During Ramadan
Sabila Adinda Puri Andarini;
Rizki Anugrah Pratama
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jpsik.v9i1.11811
This research explores the strategic use of visual storytelling by Red Communication Indonesia on Instagram, focusing on their content creation for the popular brand Indomie during the culturally significant month of Ramadan. The research highlights how Instagram's visual-centric platform facilitates emotional connections and enhances audience engagement through culturally relevant narratives. By incorporating particular symbols, the content could resonate with Indonesian Muslim consumers, fostering emotional bonds. The methodology involves qualitative approaches, including semi-structured interviews with key personnels, revealing a focus on visually appealing content and interactive strategies. The findings emphasize the importance of cultural sensitivity, ensuring that the content aligns with Ramadan values while maintaining authenticity. This approach not only enhances engagement but also demonstrates the use of visual storytelling in the digital age.
Pengaruh Akun Kedua Instagram Terhadap Keterbukaan Diri Mahasiswa
Alex Mohammad L. Haqqi;
Muhammad Kharisul Ilmi;
Nur Romdlon Maslahul Adi
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jpsik.v9i1.11983
AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan akun kedua Instagram (second account Instagram) mempengaruhi tingkat keterbukaan diri (self-disclosure) pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Analisis utama dalam desain penelitian kuantitatif ini adalah regresi linier sederhana. Dengan bantuan model purposive sampling dan teknik non-probability sampling, 136 mahasiswa UINSA saat ini yang mengambil Program Studi Ilmu Komunikasi dimasukkan dalam sampel penelitian, dengan responden yang terkumpul sebanyak 71 responden. Kuesioner yang dirancang berdasarkan indikasi kedua variabel penelitian diperlukan bagi responden. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan IBM SPSS Statistics 26, responden Mahasiswa Ilmu Komunikasi UINSA menunjukkan bahwa variabel second account Instagram (X) berpengaruh signifikan sebanyak 20,2% terhadap tingkat self-disclosure (Y). Sementara itu, tingkat self-disclosure (keterbukaan diri) Mahasiswa Ilmu Komunikasi UINSA dipengaruhi secara signifikan oleh penggunaan second account Instagram. Kata Kunci: Akun Kedua (Second Account) Instagram; Keterbukaan Diri Abstract This study aims to determine how the use of second account Instagram affects the level of self-disclosure in Communication Science Students of UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA). The main analysis in this quantitative research design is simple linear regression. With the help of purposive sampling model and non-probability sampling technique, 136 current UINSA students who take Communication Science Study Program were included in the research sample, with 71 respondents collected. A questionnaire designed based on the indications of both research variables was required for the respondents. Based on the results of data analysis using IBM SPSS Statistics 26, UINSA Communication Science student respondents showed that the second account Instagram variable (X) had a significant effect of 20.2% on the level of self-disclosure (Y). Meanwhile, the level of self-disclosure of UINSA Communication Science Students is significantly influenced by the use of second account Instagram. Keywords: Second Account Instagram; Self-disclosure
Analisis Hubungan Konten Media Sosial @tabu.id pada Persepsi Seksual Aman Generasi z di Wilayah Jabodetabek
Valianty Sariswara;
Pelangi Deana Putri;
Muhammad Reza
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jpsik.v9i1.11914
Era teknologi digital menyorong generasi Z menelusuri informasi melalui media sosial secara bebas dan terbuka, menciptakan pengguna dapat mengakses beragam konten isu yang tidak dapat dibatasi. Konten yang kencang didengar adalah terkait adanya isu seksualitas, Instagram sebagai akun media sosial yang digemari generasi Z mengakibatkan berbagai konsumsi isu bebas di sajikan. Hadirnya akun @Tabu.id sebagai salah satu akun media sosial Instagram yang memberikan wadah edukasi seksual aman dan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hubungan konten media sosial Instagram @Tabu.id pada persepsi seksual aman generasi Z di Jabodetabek. Metode penelitian kuantitatif dipilih sebagai fondasi penelitian ini, menggunakan teknik analisis data dengan uji korelasi dengan bantuan program SPSS. Hasil memaparkan adanya hubungan yang sangat signifikan terkait indikator konten media sosial (X) terhadap persepsi seksual aman generasi Z (Y) dengan korelasi indikator tertinggi didapati oleh indikator fungsi (X3) serta peran (X4) pada persepsi afektif (Y2) serta konatif (Y3) dengan nilai sebesar 0,927. Sehingga konten media sosial pada akun @Tabun.id bukan hanya memberikan informasi melainkan dapat membentuk persepsi emosional kecenderungan terhadap perilaku generasi Z dalam mengkonsumsi isu pendidikan seksual aman.
Analisis Framing Pemberitaan Online Relokasi Penduduk Pulau Rempang Pada Media BATAMPOS.CO.ID DAN TRIBUNEWS.COM
Ageng Rara Cindoswari;
Riswandi Riswandi
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jpsik.v9i1.11919
Relokasi penduduk Pulau Rempang sebagai bagian dari proyek Rempang Eco City telah memunculkan konflik antara agenda pembangunan nasional dan hak masyarakat lokal. Dalam situasi seperti ini, media berperan penting dalam membentuk persepsi publik melalui cara mereka membingkai berita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara Batampos.co.id dan Tribunnews.com membingkai isu tersebut menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi berbasis model framing Pan dan Kosicki. Model ini mengkaji struktur sintaksis (penyusunan elemen berita), skrip (kelengkapan informasi 5W+1H), tematik (kohesi naratif), dan retoris (penggunaan diksi, idiom, dan visual). Data diperoleh dari berita utama kedua media pada periode Oktober hingga Desember 2023, yang merupakan masa puncak konflik relokasi. Teknik pengambilan data dilakukan dengan purposive sampling, yang memungkinkan pemilihan berita berdasarkan relevansi dan intensitas liputan. Analisis dilakukan secara interpretatif dengan mempertimbangkan konteks sosial-politik dari masing-masing media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batampos.co.id cenderung menyoroti konflik sosial dan penolakan warga, sementara Tribunnews.com lebih menekankan aspek pembangunan dan manfaat ekonomi proyek. Perbedaan ini mencerminkan bias ideologis dan keberpihakan media dalam mengonstruksi realitas. Penelitian ini menekankan pentingnya literasi media agar masyarakat mampu mengenali bias pemberitaan dalam isu strategis nasional.
Penyampaian Pesan Edukatif mengenai Isu Fast Fashion oleh Akun TikTok @dosen_fashyun
Irvan Mustofa;
Subekti Wirabhuana Priyadharma;
Detta Rahmawan
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jpsik.v9i1.11698
Penelitian ini membahas penyampaian pesan edukatif mengenai isu fast fashion pada akun TikTok @dosen_fashyun. Penelitian ini menjadi penting karena 63,5% masyarakat Indonesia masih memilih untuk membeli produk fast fashion karena menilai lebih trendy. Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, membuka peluang bagi platform digital dalam menyebarkan edukasi mengenai keberlanjutan. Namun, hingga saat ini, belum ada yang mengkaji penyampaian pesan edukatif mengenai konsep keberlanjutan, khususnya fast fashion, di platform TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman topik yang disampaikan mengenai isu fast fashion dan bagaimana topik tersebut disampaikan. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori fear appeals dan Fogg Behavior Model (FBM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi untuk memahami pengalaman budaya di internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @dosen_fashyun menyampaikan edukasi mengenai fast fashion dalam tiga kategori utama yang berkaitan dengan pengetahuan tentang fast fashion. Kategori tersebut mencakup (a) penjelasan mengenai fast fashion, (b) dampak dari industri fast fashion, (c) slow fashion sebagai alternatif. Dalam penyampaian pesannya, akun ini menggunakan komunikasi persuasif dengan pendekatan fear appeal dan call to action untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan perilaku audiens.
ANALISIS MANAJEMEN KOMUNIKASI KELURAHAN SUKAHARJA KECAMATAN CIOMAS KABUPATEN BOGOR
Farel Zalda Risyahman;
Tiara Puspanidra;
Diana Amaliasari
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jpsik.v9i1.8210
Pelayanan dalam suatu organisasi atau instansi akan sangat berperan dalam kelancaran kegiatan organisasi. Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang diberikan tidak hanya memberikan bantuan untuk kebutuhan masyarakat tetapi juga memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat umum. Semakin cepat dan akurat pelayanan yang diberikan maka kualitas pelayanan akan semakin baik. Pemerintah mempunyai peranan penting untuk menyediakan layanan publik sesuai yang telah tercantum dalam UU No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik pasal 1 menyebutkan bahwa “Pelayanan publik adalah aktivitas atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa dan pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen komunikasi Kelurahan Sukaharja Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor dalam meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan mendeskripsikan peristiwa maupun fenomena yang terjadi di lapangan dan menyajikan data secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta atau fenomena yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab terhambatnya pelayanan di Kelurahan Sukaharja Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor disebabkan oleh beberapa indikator yang ada dalam dimensi Organizing dan Actuating belum berjalan dengan baik dan benar. Adapun indikator yang belum berjalan dengan baik yaitu (1) Dimensi Organizing (Pengorganisasian) yaitu sumber daya manusianya masih kurang karena sering kali dua orang pegawai tidak ada di tempat sehingga pegawai yang lain merangkap pekerjaan. (2) Dimensi Actuating (Pelaksanaan) yaitu saat pelaksanaannya kurang efektif khususnya pelaksanaan sosialisasi yang terbilang ala kadarnya. Faktor penghambat pelaksanaan pelayanan pada masyarakat di Kantor Kelurahan Sukaharja Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor yaitu masalah kuantitas Sumber Daya Manusia, kurangnya koordinasi dengan warga-warga sekitar.
Pengaruh Kecocokan Produk dan Influencer Terhadap Output Iklan di Instagram
Hajeng Hega Utomo;
Diajeng Herika Hermanu
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jpsik.v9i1.11699
Dengan banyaknya pengguna media sosial, perusahaan mengubah cara untuk mengiklankan produk yang mereka miliki. Saat ini, pertumbuhan pemasaran menggunakan influencer telah menjadi strategi yang efektif. Influencer semakin banyak digunakan oleh perusahaan untuk membantu mempromosikan produk mereka di-posting-an Instagram. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan iklan dengan kecocokan produk terhadap influencer akan berdampak terhadap output dari iklan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk melihat tingkat pengaruh variabel independen (bebas) terhadap variabel dependen (terikat). Populasi penelitian ini mencakup seluruh pengikut akun sosial media Instagram Pantene di Indonesia (@panteneid) pada Januari 2024, dengan total sebanyak 36.000 pengikut. Sampel yang dibutukan sebanyak 100 sampel. Pemilihan influencer @keanuagl sebagai bintang iklan Pantene dianggap relevan dengan kondisi pengikut. Kecocokan Produk dengan Influencer memiliki pengaruh yang terlihat cukup kuat pada Output Iklan. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa Kecocokan Produk dengan Influencer memberikan kontribusi yang positif terhadap Output Iklan. Pengaruh yang cukup kuat ini menunjukkan bahwa Kecocokan Produk dengan Influencer memiliki potensi untuk meningkatkan Output Iklan pada pengikut akun Instagram @panteneid. Pada variabel X, indikator relevansi tertinggi (1) menunjukkan kecocokan yang baik antara produk Pantene dengan @keanuagl. Pada variabel Y, indikator purchase intention tinggi (1) menunjukkan minat beli karena masalah rambut yang sama seperti yang diiklankan.
Analisis Konten Live Streaming Shopee Wardah Sunscreen sebagai Optimalisasi Komunikasi Pemasaran Digital 5.0
Dewi Anggrayni;
Fathya Qonitatusy Syahidah;
Rahma Wati
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jpsik.v9i1.11639
Kemampuan komunikasi dan media kreatif dalam aktifitas pemasan produk seringkali menjadi kendala dalam praktek komunikasi bisnis. Pelaku usaha belum mampu mengoptimalkan platform digital dalam mengemas pesan bisnis pada aktifitas komunikasi pemasaran di era digital 5.0. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana produk kostmetik Wardah melakukan optimalisasi komunikasi pemasaran di akun marketplace Shopee melalui fitur live streaming. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif peneliti melakakukan analisis pada konten iklan wardah yang ditayangkan pada live Shopee Special Sale 1.1 dan Wardah Big Sale New Year edisi 1 Januari 2025. Peneliti menggunakan menggunakan teori Integrated Marketing Communication (IMC) menganalisis aktifitas komunikasi bisnis wardah. Dengan menggunakan software Nvivo 12, peneliti menganalisis elemen komunikasi pemasaran seperti strategi promosi, interaksi antara host live streaming dan konsumen, serta respons pasar. Promosi mencakup informasi produk Wardah, diskon, voucher, dan flash sale, sedangkan interaksi dilakukan melalui tanya jawab antara host dan penonton. Adapun respons pasar terlihat dari review produk dan reaksi klaim voucher selama sesi berlangsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Shopee live streaming dan event promosinya efektif sebagai media komunikasi pemasaran, meningkatkan interaksi konsumen serta penjualan. Hasil Analisis Nnivo 12 mendapati bahwa pesan yang disampaikan dalam sesi live streaming Wardah selaras dengan prinsip IMC. Peneliti menegaskan, promosi yang konsisten dan tepat waktu selama event besar terbukti memperluas pasar dan meningkatkan kesadaran produk. Media ini menjadi komponen penting dalam strategi pemasaran digital untuk mempertahankan loyalitas pelanggan dan meningkatkan penjualan.
Dampak Penggunaan Fitur Whatsapp Sekali Lihat terhadap Keefektifan Komunikasi
Renny Soelistiyowati;
Geraldo Armayudha;
Harries Maritasari;
Risa Prayudhi;
Adi Nurhadi
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jpsik.v9i1.12047
Advancements in digital communication have introduced features like WhatsApp's 'View Once', which allows images or videos to be viewed a single time before deletion. While designed to enhance user privacy, this feature may affect communication effectiveness, particularly in message clarity and information retention. This study explores the impact of the 'View Once' feature on communication among students of the Digital Communication and Media Study Program, SV IPB University. Using a descriptive qualitative method, data were collected through interviews, observations, and documentation involving students who frequently use this feature in both personal and academic settings. Findings indicate that while 'View Once' helps maintain privacy and limits the spread of sensitive content, it also presents drawbacks. These include unclear messaging, inconsistent communication, a lack of awareness of the recipient’s background and cognitive processing, technical errors, and reduced empathy. Furthermore, the feature often necessitates redundancy to ensure message comprehension, making it less suitable for communications requiring depth or future reference. The study concludes that although 'View Once' offers privacy benefits, its application should align with communication goals to avoid impairing message delivery. Users are advised to carefully consider the context and urgency of the message before opting for this feature, especially in situations demanding clarity and repeat access.