cover
Contact Name
Khairuddin
Contact Email
khairuddin@staff.uma.ac.id
Phone
+6281377116720
Journal Mail Official
jurnalp3@gmail.com
Editorial Address
Jalan H.M. Yamin SH No 225 Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K)
ISSN : 27215393     EISSN : 27215385     DOI : -
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan manuskrip penelitian di bidang pendidikan, psikologi dan kesehatan. Fokus dan ruang lingkup jurnal adalah untuk: 1) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional di seluruh konteks pendidikan 2) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang psikologi 3) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang kesehatan. Mengutamakan hasil-hasil penelitian lintas disiplin ilmu dan temuan-temuan terbaru dalam bidang ilmu pengetahuan. J-P3K terbit tiga kali dalam setahun yaitu April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "vol 5, no 2 (2024): j-p3k agustus" : 15 Documents clear
Resiliensi pada Dewasa Awal dengan Orang Tua Bercerai: melalui Self-esteem dan Dukungan Sosial Teman Sebaya Prasetya, Talitha Aisha Putri; Dimala, Cempaka Putrie; Maulidia, Ananda Saadatul
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.410

Abstract

Angka perceraian di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun, mengakibatkan meningkatkan anak korban perceraian orang tua. Kondisi ini akan memengaruhi kemampuan untuk bangkit atau disebut dengan resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiliensi pada dewasa awal dengan orang tua bercerai, yang ditinjau melalui self-esteem dan dukungan sosial teman sebaya. Responden penelitian sebanyak 126 responden dengan rentang usia 18-25 tahun, penelitian ini menggunakan teknik pengambilan data non-probability sampling dengan jenis accidental sampling, dengan analisis data menggunakan regresi linier berganda. Skala penelitian yang digunakan merupakan Skala Self-esteem, Skala Dukungan Sosial Teman Sebaya, dan Skala Resiliensi CD-RISC. Hasil uji hipotesis memperoleh hasil p = 0,000 (p 0,05), artinya terdapat pengaruh self-esteem dan dukungan sosial teman sebaya terhadap resiliensi. Hasil uji hipotesis parsial self-esteem terhadap resiliensi memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000 (p 0,05), artinya self-esteem memiliki pengaruh terhadap resiliensi. Di sisi lain, pada variabel dukungan sosial teman sebaya diperoleh hasil signifikansi sebesar 0,247 ( p 0,05) yang menunjukkan bahwa tidak dapat pengaruh antara dukungan sosial teman sebaya terhadap resiliensi. Hal ini dapat ditengarai oleh tugas perkembangan dewasa awal yaitu menjalin relasi dengan significant others, salah satunya adalah pasangan.
Studi Kuantitatif: Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Indonesia yang Berkuliah Di Luar Negeri dengan Beasiswa Christine, Gabrielle; Sokang, Yasinta Astin
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.329

Abstract

Mahasiswa internasional di luar negeri menghadapi tantangan seperti hidup mandiri di tengah lingkungan yang mendorongnya beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda dari negara asalnya sambil mempertahankan IPK untuk mempertahankan beasiswanya. Maka, kesejahteraan psikologis menjadi penting bagi mahasiswa Indonesia yang berkuliah di luar negeri untuk menunjang kesuksesan akademik dan kualitas kehidupan akademik yang baik. Penelitian kuantitatif deskriptif ini bertujuan melihat gambaran kesejahteraan psikologis pada mahasiswa undergraduate Indonesia yang berkuliah di luar negeri dengan beasiswa dan menggunakan teknik convenience sampling untuk menjangkau calon responden di luar Indonesia. Responden berjumlah 70 mahasiswa undergraduate Indonesia penerima beasiswa yang berkuliah di luar negeri atau baru menyelesaikan studi. Penelitian ini menggunakan skala kesejahteraan psikologi oleh Ryff (1989) versi bahasa Indonesia dan teknik analisis data statistik deskriptif untuk menentukan kategori kesejahteraan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan kesejahteraan psikologis mahasiswa undergraduate Indonesia penerima beasiswa di luar negeri berada pada kategori sedang (x̄ = 117) yang berarti walau sebagian mahasiswa merasa cukup mampu menguasai lingkungan baru dan hidup mandiri, terdapat juga mahasiswa lain yang merasa kurang sejahtera dalam hal relasi sosialnya dan cenderung bergantung pada dukungan sosial. Dapat disimpulkan bahwa banyak mahasiswa undergraduate Indonesia merasa cukup sejahtera selama berkuliah di luar negeri dengan beasiswa terlepas dari tantangan atau permasalahan yang dihadapinya.
Hubungan Antara Kebersyukuran Dengan Subjective Well-Being Pada Orang Tua Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus Alyya, Nurul; Hidayat, Ahmad
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.322

Abstract

Keadaan yang disertai dengan stress yang dialami oleh orangtua anak berkebutuhan khusus akan membuat orangtua merasa tidak sejahtera atau menurunnya Subjective Well-Being. Salah satu yang dapat mempengaruhi Subjective Well-Being adalah rasa syukur.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kebersyukuran dengan Subjective Well-Being pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah semua orangtua yang anaknya sedang terapi disalah satu terapi yang bernama Pusat Layanan Autis (PLA) berjumlah 70 orang dan pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu sampling jenuh. Skala kebersyukuran diadaptasi dari Gratitude Questionnaire-Six Item Form (GQ-6) terdiri dari 6 butir item. Subjective Well-Being diukur menggunakan 2 skala satisfaction with life scale dan scale of positive and negative experiences terdiri dari 5 aitem dan 20 aitem. Teknik analisis data menggunakan SEM dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) dengan software smartPLS 3.0 M3. Berdasarkan hasil penelitian nilai koefisien jalur pengaruh kebersyukuran terhadap Subjective Well-Being sebesar 0,760 dengan nilai p value 0,000 0,05 dan nilai t hitung sebesar 16,882. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwasanya kebersyukuran berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Subjective Well-Being, sehingga hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kebersyukuran maka semakin tinggi tingkat Subjective Well-Being pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, begitu juga sebaliknya.
Kontribusi Self-Compassion Terhadap Psychological Well-Being Dewasa Awal yang Mengalami Quarter Life Crisis di Karawang Mulyadi, Desri Lybia Dwi; Rohayati, Nita; Maulidia, Ananda Saadatul
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh self-compassion terhadap psychological well-being pada dewasa awal yang mengalami quarter life crisis di Karawang. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Penelitian ini melibatkan 259 responden berusia 20-30 tahun berada di tahap dewasa awal yang mengalami quarter life crisis yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Welas Diri (SWD) dan Ryff’s Scale of Psychological Well-Being (RPWB). Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa self-compassion berpengaruh signifikan terhadap psychological well-being dengan p = 0.000 (p0.05). Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0.495 menunjukkan bahwa 45.9% psychological well-being dipengaruhi oleh self-compassion sedangkan sisanya sebesar 54.1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa self-compassion memiliki pengaruh dengan arah positif terhadap psychological well-being. 
Hubungan Pet Attachment Dengan Loneliness Pada Mahasiswa Pemilik Hewan Peliharaan Yang Tinggal Di Kost Rahma, Tarisa Habiba; Rahayu, Maria Nugraheni Mardi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.316

Abstract

Di Indonesia, mahasiswa perantau sudah lazim ditemui. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa banyak mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah tempat tinggalnya, dan tinggal terpisah dari orang tua, keluarga, dan teman – temannya di kampung halaman. Berada jauh dari orang yang disayangi dan cintai dapat menyebabkan perasaan loneliness. Loneliness adalah respon emosional dan kognitif yang disebabkan oleh kurangnya hubungan yang memadai dan memuaskan dengan individu lain. Memiliki hewan peliharaan dan terjalinnya pet attachment pada hewan peliharaan merupakan salah satu cara untuk mengurangi loneliness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pet attachment dengan loneliness pada mahasiswa pemilik hewan peliharaan yang tinggal di kost. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 220 partisipan terlibat dalam penelitian ini menggunakan teknik incidental sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Lexington Attachment to Pet Scale (LAPS) dan skala 6-Item Cross Cultural Social Isolation Scale. Hasil analisis koefisien korelasi untuk variabel pet attachment dengan loneliness = 0,332 dengan signifikansi sebesar 0,000 (p0,05). Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan yang positif signifikan antara pet attachment dengan loneliness pada mahasiswa pemilik hewan peliharaan yang tinggal di kost. 
Peranan Berpikir Positif dan Efikasi Diri terhadap Kecemasan Berbicara di Depan Umum pada Mahasiswa UMSIDA Sholikhah, Nur Irmatus; Affandi, Ghozali Rusyid
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.364

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan serta peranan berpikir positif dan efikasi diri terhadap kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa UMSIDA. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi yang digunakan berjumlah 12.417 mahasiswa UMSIDA dan sampel yang digunakan berjumlah 266 mahasiswa UMSIDA. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik nonrandom sampling dengan menggunakan accidental sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah menggunakan skala psikologi dengan model skala likert yang terdiri dari berpikir positif, efikasi diri, dan kecemasan berbicara di depan umum. Adapun nilai reliabilitas pada berpikir positif adalah 0,843, nilai reliabilitas pada efikasi diri adalah 0,934 dan nilai reliabilitas pada kecemasan berbicara di depan umum adalah 0,920. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesa yang telah dilakukan oleh peneliti, memperoleh hasil bahwa nilai F = 20.996 dan p.001 yang berarti bahwa terdapat peranan secara simultan berpikir positif dan efikasi diri terhadap kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa UMSIDA. Sedangkan nilai R² sebesar 0.138 yang artinya bahwa berpikir positif dan efikasi diri berpengaruh terhadap kecemasan berbicara di depan umum sebesar 13,8%. Implikasi dari penelitian ini adalah berpikir positif dan efikasi diri dapat digunakan untuk membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan berbicara didepan umum serta mengurangi kecemasannya.
Systematic Literature Review: Memahami Pola Komunikasi antara Guru dan Anak Berkebutuhan Khusus Nona, Elonora Helen Agyo Pasca; Yoenanto, Nono Hery
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.305

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu tahap yang harus dijalani individu untuk mempersiapkan diri dalam kehidupan bermasyarakat. Banyak pilihan sekolah yang ditawarkan dalam dunia pendidikan sesuai dengan kebutuhan individu. Dalam memilih sekolah hendaknya memperhatikan pula bagaimana sistem dan latar belakang pendidik dalam mengajar dan berkomunikasi dengan siswa. Pertimbangan ini penting untuk dilakukan guna mendukung perkembangan individu yang optimal dan sesuai dengan kebutuhan. Studi literatur dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami bagaimana pola komunikasi yang dibangun oleh guru dengan anak berkebutuhan khusus. Dari hasil pencarian 115 jurnal, terpilih 12 sumber yang sesuai dengan tema, judul, dan kebutuhan penelitian. Ditemukan faktor internal dan eksternal yang menghambat komunikasi antara guru dan berkebutuhan khusus. Hambatan dalam berkomunikasi dapat diatasi dengan menerapkan pola komunikasi, tidak hanya verbal dan nonverbal, yaitu melakukan pendekatan dengan membangun empati pada siswa untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan yang lain, membangun rasa aman siswa dengan lebih dekat dan menggunakan bahasa isyarakat lokal dan nasional.
Pelayanan Teknologi Reproduksi Berbantu di Negara Berkembang: Sebuah Systematic Review Anggara, Aria Pratama Surya; Nurwahyuni, Atik
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.420

Abstract

Artikel ini menguraikan pendekatan metodologis dan proses analitis untuk menilai sejauh mana biaya untuk pembayaran layanan perawatan infertilitas di negara berkembang. Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis. Tinjauan sistematis ini dilakukan sesuai dengan Item Pelaporan untuk Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis (PRISMA). Pencarian literatur sistematis dilakukan dari artikel dan literatur tentang IVF dan pilihan ART lainnya di negara berkembang yang diterbitkan antara Januari 2012 dan Januari 2022 dari database jurnal PubMed, Popline, CINHAL, EMBASE, NIH dan Global Index Medikus. Pencarian literatur dilakukan menggunakan mesin pencari 'Google' dan dibuat dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Keyword yang digunakan meliputi "IVF or ART" dan dengan istilah 'infertility', ‘program cost ART or IVF’, 'low and middle income countries' dan 'in vitro fertilization' atau 'assisted reproductive technology '. Dari 3969 studi awal yang ditemukan menggunakan istilah pencarian yang telah ditentukan, 15 studi memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dan selanjutnya dianalisis. Sebagian besar penelitian adalah penelitian observasional dan kualitatif. Secara umum, layanan teknologi reproduksi berbantu tersedia dan dijelaskan di beberapa negara berkembang, mulai dari teknik hingga pengenalan dasar IVF di beberapa negara. 
Pelatihan Efikasi Diri Guru untuk Meningkatkan Keterikatan Guru pada Sekolah Menengah Pertama X di Sidoarjo Listyawati, Reni; Suasthi, Ni Made Ayu Sri Nariti; Pandjaitan, Lena N
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan teacher’s self-efficacy terhadap teacher’s engagement pada guru SMP. Hasil wawancara menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam memodifikasi metode pembelajaran online, sehingga cenderung menggunakan metode yang monoton. Guru diharapkan menjadi lebih mampu menghadapi permasalahan terkait dengan keterlibatannya berperan sebagai guru pada kondisi pandemi ini. Di sisi lain juga dapat menambah informasi guru mengenai teacher’s self-efficacy agar dapat diaplikasikan selama pembelajaran. Penelitian ini dilakukan pada 15 guru SMP dengan status sebagai guru tetap di sekolah tersebut. Subjek akan dijadikan dalam satu kelompok dengan diberi perlakuan yang sama, yaitu pelatihan teacher’s self-efficacy. Penelitian ini menggunakan one-group pretest-posttest design. Pelatihan teacher’s self-efficacy diberikan selama 2 hari dengan 3 sesi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan skala teacher’s self efficacy serta teacher’s engagement. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan paired sample t-test menghasilkan signifikansi 0.000 (p 0.05) pada pre-test dan post-test variabel teacher’s engagement dan teacher self-efficacy. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan skor teacher’s engagement setelah diberi perlakuan. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pelatihan teacher’s self-efficacy cukup efektif dalam meningkatkan teacher’s engagement pada guru SMP X.
Peran Grit dalam Mengatasi Prokrastinasi Akademik di Kalangan Mahasiswa Baru Psikologi UNM Lukman, Nazifah Fadilah; Djalal, Novita Maulidya; Rasyid, Nurfajriyanti
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh antara Grit terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Baru di Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 195 mahasiswa baru Psikologi Universitas Negeri Makassar. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan uji hipotesis regresi linier sederhana. Data di kumpulkan dengan menggunakan skala Academic Procrastination Scale (APS) dan Short Grit Scale (SGS). Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi r = -0,58 dan nilai signifikansi sebesar p=0,001 (p0,05) yang berarti bahwa terdapat korelasi negatif antara kedua variabel dengan kategori sedang, yang artinya semakin tinggi grit pada mahasiswa baru maka semakin rendah prokrastinasi akademik pada mahasiswa baru, begitupun sebaliknya. Sedangkan, nilai R square sebesar 0,33 yang berarti terdapat 33% kontribusi grit terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa baru Fakultas Psikologi di Universitas Negeri Makassar. Implikasi penelitian diharapkan dapat diperluas dengan mengkaji prokrastinasi dengan melibatkan model mediasi dalam penelitian dan merancang suatu intervensi untuk meningkatkan grit dalam mengurangi prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa sebagai bentuk preventif ketika memasuki lingkungan kerja.

Page 1 of 2 | Total Record : 15