cover
Contact Name
Ero Haryanto
Contact Email
eroharyanto@poltekestniau.ac.id
Phone
+62895340041177
Journal Mail Official
uppm@poltekestniau.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40142
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
ISSN : 24769517     EISSN : 24769525     DOI : https://doi.org/10.58550/jka
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) ini memuat naskah dibidang kesehatan meliputi: Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, serta bidang kesehatan lainnya. Naskah yang diajukan dapat berupa artikel penelitian, artikel penelaahan (review), dan makalah kebijakan yang belum pernah dipublikasikan ditempat lain dan tidak sedang diajukan ketempat lain.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)" : 7 Documents clear
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Masker Peel-Off Dari Ekstrak Etanol Herba Alfalfa (Medicago Sativa L.) Eva Pahlani; Maida Safitri; Ranti Anggraeni
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.14 KB) | DOI: 10.58550/jka.v7i2.100

Abstract

Tanaman alfalfa (Medicago sativa L.) merupakan tanaman yang mengandung senyawa flavonoid dan vitamin C yang dapat berperan sebagai antioksidan dan mampu menangkal radikal bebas dikulit kandungan protein dan klorofil yang tinggi sebesar empat kali lipat dibandingkan dengan tanaman sayur lainnya yang berfungsi sebagai penetral zat penyebab kanker. Masker peel off merupakan sediaan yang mudah diaplikasikan karena berbentuk gel dan dalam waktu tertentu akan segera mengering dan dapat dengan mudah dilepas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dimana ekstrak etanol herba alfalfa dapat diformulasikan dalam sediaan masker dengan konsentrasi 6%, 12%, 18%. Hasil penelitian menunjukan formula masker yang memiliki sifat fisik paling baik adalah formula II dengan konsentrasi ektrak etanol herba alfalfa sebanyak 12 % karena memenuhi ketentuan fisik masker wajah peel off meliputi uji organoleptis,uji alergi,uji viskositas, uji homogenitas ,uji daya sebar, uji waktu mengering dan uji pH .
Hubungan Pengetahuan Tentang Mitigasi Bencana Longsor Dengan Sikap Kesiapsiagaan Masyarakat Di RT001/RW002 Desa Cibadak Wilayah Kerja Puskesmas Sekarwangi Kabupaten Sukabumi Ady Waluya; Rizal Kautsar
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.238 KB) | DOI: 10.58550/jka.v7i2.101

Abstract

Potensi penyebab bencana di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat dikelompokkan dalam 3 (tiga) jenis bencana, yaitu bencana alam, bencana non alam dan bencana sosial. Persiapan dalam menghadapi bencana longsor dirasakan sangat penting terutama aspek mengedukasi masyarakat, dan perilaku masyarakat dalam menghadapi bencana longsor. Mitigasi Bencana bertujuan untuk meminimalkan efek samping bahaya melalui tindakan pencegahan yang efektif, tepat waktu, memadai, efisiensi untuk tindakan tanggap darurat dan bantuan saat bencana. Jenis Penelitian ini menggunakan jenis penelitian asosiatif/korelasi. Populasi pada penelitian ini adalah 39 orang yang terkena dampak longsor di RT 001 Rw 002 desa cibadak Kecamatan Cibadak wilayah kerja puskesmas cibadak Kabupaten Sukabumi. Sampel sebanyak 39 orang dengan teknik total sampling. Hasil Penelitian ini Sebagian besar responden berpengetahuan cukup 46,2%. Sebagian besar responden memiliki sikap kesiapsiagaan bencana longsor setuju 35,9%. Hasil uji Chi Square menunjukan p value 0,000 (< 0,05) yang berarti ada hubungan pengetahuan bencana dengan sikap kesiapsiagaan warga dalam menghadapi bencana tanah longsor. Kesimpulan Penelitian ini ada hubungan pengetahuan bencana dengan sikap kesiapsiagaan warga dalam menghadapi bencana tanah longsor di RT001/rw002 Desa Cibadak Kecamatan Cibadak Wilayah kerja puskesmas Sekarwangi Kabupaten Sukabumi.
Faktor – faktor Motivasi Kerja Tenaga Kesehatan Pada Masa Pandemi Corona Virus Diesease (COVID-19) Di Puskesmas Sukarasa Kota Bandung Ero Haryanto; Niken Ayu Febriyana; Rina Kartikasari
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.748 KB) | DOI: 10.58550/jka.v7i2.102

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh motivasi kerja tenaga kesehatan karena pada masa pandemi ini dibutuhkan dorongan agar puskesmas bisa berperan dengan maksimal pada masa pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian mengetahui faktor ekternal dan internal motivasi kerja tenaga kesehatan pada masa pandemi corona virus diseases (COVID-19) di Puskesmas Sukarasa Bandung. Motivasi kerja adalah faktor pendukung yang harus dimiliki oleh setiap orang karena motivasi yang baik dapat membawa seseorang melakukan suatu tindakan yang baik. Tenaga kesehatan adalah orang yang memiliki pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang mempunyai kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan. Corona Virus Diseases (COVID-19) adalah sebuah keluarga virus dapat menyerang saluran pernafasan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel 34 menggunakan teknik total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner sebanyak 30 pertanyaan. Uji validitas dengan nilai valid r hitung 0,444 – 0,842 dan realiabilitas Cronbach’s Alpha 0.948. Hasil secara umum dalam kategori tinggi sebesar 64,1%. Per sub variabel faktor ekternal yang dominan sebesar 76,5% tentang gaji dan faktor internal yang dominan sebesar 68,8% tentang pengembangan potensi individu. Saran bagi Kepala Puskesmas Sukarasa Bandung untuk meningkatkan kegiatan pelatihan agar padat mengembangkan potensi individu sehingga bisa memaksimalkan motivasi kerja dengan baik.
Evaluasi Kepatuhan Penggunaan Obat Pada Pasien Tuberkulosis Paru Kategori 1 Di Rsau Dr. M. Salamun Tahun 2020 Maida Safitri; Hardhi Suryatno; Rachmania Puteri Suminar
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.555 KB) | DOI: 10.58550/jka.v7i2.103

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberkulosis, penyakit ini dapat menyerang berbagai organ tubuh terutama paru-paru. Sejauh ini terapi tuberkulosis masih mengalami banyak permasalahan dalam pengobatan, karena terapi pengobatannya yang membutuhkan waktu lama, sehingga menyebabkan kurangnya tingkat kepatuhan pasien dalam minum obat yang mempengaruhi keberhasilan terapi. Tuberkulosis paru merupakan penyakit yang menular, sehingga kepatuhan pasien dalam pengobatan penyakit tuberkulosis paru merupakan faktor yang sangat penting untuk ditingkatkan guna membantu kesembuhan penderitanya serta meminimalkan penyebaran penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai tingkat kepatuhan pasien penderita tuberkulosis paru dalam pemakaian Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di RSAU dr. M. Salamun pada tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode retsrospektif yaitu mengumpulkan resep dan rekam medis pasien rawat jalan yang telah menjalani pengobatan tuberkulosis paru. Sampel pasien tuberkulosis paru yang menjalani rawat jalan di RSAU dr. M. Salamun yaitu sebanyak 19 orang yang terdiri dari 9 laki-laki dan 10 perempuan. Lama pengobatan pasien selama kurang dari 6 bulan sebesar 10,53%, pasien yang tepat pengobatan selama 6 bulan yaitu sebesar 47,37%, dan pasien yang lama pengobatannya lebih dari 6 bulan sebesar 42,11%. Jumlah pasien yang patuh terhadap pengobatannya yaitu 17 pasien ( 89,5%) dan yang tidak patuh yaitu sebanyak 2 pasien (10,55%).
Literature Review: Kandungan Metabolit Sekunder Beberapa Tanaman Yang Berkhasiat Sebagai Antidiabetik Tantriska W
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.173 KB) | DOI: 10.58550/jka.v7i2.104

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik akibat pankreas tidak cukup menghasilkan insulin atau tubuh tidak dapat menghasilkan insulin secara efektif. Akibatnya tubuh mengalami kenaikan konsentrasi glukosa di dalam darah (hiperglikemia) hingga melebihi batas normal. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan berbagai organ tubuh hingga kematian. Penelitian mengenai obat untuk diabetes terus dilakukan, baik yang berasal dari bahan kimia maupun bahan alam. Di Indonesia terdapat berbagai tanaman yang telah diteliti khasiatnya sebagai antidiabetes. Artikel penelitian yang dipublikasikan dari tahun 2010 – 2020 ditinjau secara mendetail sehingga dapat diketahui kandungan berbagai tanaman yang berkhasiat sebagai antidiabetes. Artikel yang ditinjau diutamakan yang meneliti mengenai tanaman antidiabetes yang ada di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daun jambu biji (Psidium guajava L.), kulit buah pisang ambon (Musa paradisiaca L.), akar dan batang sekunyit (Fibraurea tinctoria Lour), Minyak biji mahoni (Swietenia mahogany L.), ciplukan (Physalis angulata L.), daun dan kulit batang ketapang (Terminalia catappa L.), bunga pepaya (Carica papaya L.), buah cabai merah (Capsicum annuum L.), daun kluwih (Artocarpus camansi Blanco), daun tapak dara (Catharantus roseus L.), umbi bawang putih (Alium sativum L.), dan lidah buaya (Aloe vera L.) terbukti memiliki efek antidiabetes. Golongan metabolit sekunder yang terkandung dalam semua tanaman yang memiliki aktivitas antidiabetes adalah flavonoid. Golongan lain yang banyak terkandung adalah tanin dan alkaloid.
Hubungan Pola Pemberian Makan Dengan Status Gizi Balita Di Posyandu Kemuning Eti Sukmiati; Nazwa Ainun Nafisah
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.734 KB) | DOI: 10.58550/jka.v7i2.105

Abstract

Terbatasnya mengadakan kegiatan dimasa pandemi seperti ini, salah satunya kegiatan rutin di Posyandu. Salah satu daerah yang hanya diizinkan diadakan kegiatan Posyandu yaitu Posyandu Kemuning di mana dalam 1 RW ada 3 Posyandu yang diizinkan hanya satu Posyandu saja dalam 1 bulan di masa pandemi seperti ini, itu pun dengan cara door to door karena daerah tersebut termasuk zona merah. Provinsi Jawa Barat tahun 2018 gizi buruk 2,14%, gizi kurang 11,63%, gizi baik 85,48%, dan gizi lebih 3,01%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola pemberian makan dengan status gizi balita di Posyandu Kemuning. Penelitian ini menggunakan peneltian analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional, sampel dalam penelitian ini adalah balita usia 1-5 tahun sejumlah 36 responden yang memenuhi inklusi dan eksklusi dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan status gizi dengan menggunakan nilai terstandar (z-score). Data dianalisis menggunakan uji Spearmen’s Rho dan didapatkan hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikaan bersifat positif yang cukup berhubungan antara pola pemberian makan dengan status gizi balita yang ditandai dengan nilai (ρ= 0,044; r= 0,337). Diharapkan kepada petugas kesehatan di Posyandu untuk meningkatkan kegiatan monitoring dan penilaian status gizi secara berkala dan juga memberikan penyuluhan pada ibu balita tentang pola pemberian makan yang baik.
Motivasi Ibu Hamil Dalam Memeriksakan Kehamilan Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Bidan Wati Kota Bandung Eli Rusmita; Desi Sundari Utami; Fitria Kemala Dewi
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.117 KB) | DOI: 10.58550/jka.v7i2.106

Abstract

Motivasi adalah sesuatu yang mendorong seseorang bertingkah laku untuk mencapai tujuan tertentu yang dipengaruhi oleh minat, kebutuhan, harapan, lingkungan, dan fasilitas. Kehamilan adalah suatu keadaan di dalam rahim seorang wanita terdapat hasil konsepsi (pertemuan ovum dan spermatozoa). Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). SARS-CoV-2 merupakan coronavirus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini sebanyak 43 responden ibu hamil. Metode yang digunakan dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berjumlah 20 pernyataan menggunakan rumus correlation product moment dengan ketentuan nilai uji validitas sebesar ≥ (0,444) dan ketentuan uji reliabilitas sebesar ≥ (0,6). Hasil penelitian didapatkan sebanyak 23 (53,5%) responden memiliki motivasi intrinsik rendah dan 25 (58,1%) responden memiliki motivasi ektrinsik rendah. Ibu hamil di Bidan Wati Kota Bandung ini memiliki motivasi yang rendah untuk memeriksakan secara secara rutin. Disarankan kepada petugas kesehatan (bidan) untuk mengadakan penyuluhan secara berkala guna meningkatkan motivasi ibu hamil agar rutin memeriksakan kehamilaya ke pelayanan kesehatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7