cover
Contact Name
Ero Haryanto
Contact Email
eroharyanto@poltekestniau.ac.id
Phone
+62895340041177
Journal Mail Official
uppm@poltekestniau.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40142
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
ISSN : 24769517     EISSN : 24769525     DOI : https://doi.org/10.58550/jka
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) ini memuat naskah dibidang kesehatan meliputi: Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, serta bidang kesehatan lainnya. Naskah yang diajukan dapat berupa artikel penelitian, artikel penelaahan (review), dan makalah kebijakan yang belum pernah dipublikasikan ditempat lain dan tidak sedang diajukan ketempat lain.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)" : 14 Documents clear
Hubungan Intensitas Pemanfaatan Laboratorium Keterampilan Dengan Keterampilan Asuhan Persalinan Normal Mahasiswa Prodi D III Kebidanan Di Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung Eti Sukmiati
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i1.192

Abstract

Pembelajaran keteramilan yang didapatkan selama Pendidikan dirasakan masih kurang. Pembelajaran ketermpilan di laboratorium diharapkan dapat menyiapkan mahasiswa sebelum melalui pengalaman belajar keterampilan klinis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan intensitas pemanfaatan laboratorium keterampilan dengan keterampilan asuhan persalinan normal mahasiswa prodi D III Kebidanan Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit. Metode penelitian mengunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel penelitian 107 orang mahasiswa kebidanan semester III Poltekes TNI AU Ciumbuleuit yang memenuhi kriteria penelitian. Analisi data menggunakan analisis univariable, bivariable (chi-kuadrat) dan multivariable (uji regresi logistic). Hasil penelitian menunjukan bahwa intensitas pemanfaatan keterampilan berhubungan bermakna dengan keterampilan asuhan persalinan normal mahasiswa D III Kebidanan (p<0.05). Pemanfaatan laboratorium dengan insentitas tinggi didapatkan 96,3 % mahasiswa yang memiliki keterampilan asuhan persalinan normal tinggi (OR=35.635,95%IK=4,288-296,149). Bantuan belajar adalah factor psikososial yang paling berhubungan dengan keterampilan mahasiswa selama pemanfatan labolatorium keterampilan. Disimpulkan bahwa semakin tinggi intensitan pemanfataatan labolatoriun keterampilan, makan semakin tinggi keterampilan asuhan persalinan normal mahasiswa. Pembelajaran secara mandiri ini sebaiknya diwajibkan bagi mahasiswa guna meningkatkan keterampilan mahasiswa lebih baik.
Perbedaan Umpan Balik Langsung Dan Umpan Balik Tertunda Dosen Pada Keterampilan Resusitasi Bayi Baru Lahir Fifi Citra Wiryadi
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i1.193

Abstract

Kompetensi bidan di Indonesia dalam melakukan penanganan kegawatdaruratan obstetri masih kurang terampil. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap mahasiswa Poltekes TNI AU Ciumbuleuit Bandung yang memiliki nilai rata-rata keterampilan resusitasi bayi baru lahir masih rendah dibandingkan dengan nilai keterampilan asuhan kebidanan yang lain. Upaya tenaga pendidik dalam mempersiapkan tenaga kesehatan yang kompeten diperlukan kualitas pembelajaran dengan metode yang optimal. Salah satu metode pembelajaran yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode umpan balik. Rancangan penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan desain pre and posttes control study. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester III program studi D III Kebidanan Poltekes TNI AU Ciumbuleuit Bandung. Cara pengambilan sampel adalah total sampling. Jumlah subjek sebanyak 90 mahasiswa. Analisis dilakukan dengan uji t dan uji Man-Whitney. Hasil Penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil keterampilan pada kelompok umpan balik langsung sebelum dan sesudah perlakuan (p<0,001). Terdapat perbedaan hasil keterampilan pada Pada kelompok umpan balik langsung persentase peningkatan lebih tinggi (33,3%) bila dibandingkan dengan kelompok umpan balik tertunda (21,4%) (p<0,010). Simpulan penelitian ini adalah keterampilan resusitasi bayi baru lahir pada mahasiswa kelompok umpan balik langsung lebih tinggi dibandingkan kelompok umpan balik tertunda pada mahasiswa III Kebidanan.
Sarana Dan Prasarana Terhadap Pelayanan Informasi Obat (PIO) Terkait Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di Apotek K-24 Kiaracondong Bandung Eva Pahlani; Tantri Suryandani; Ayunda Widiarti
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i1.194

Abstract

ABSTRAK Gambaran Sarana Dan Prasarana Terhadap Pelayanan Informasi Obat (PIO) Terkait Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Di Apotek K-24 Kiaracondong Bandung. Tujuan penelitian untuk mengetahui ketersediaan sarana prasarana Apotek terhadap Pelayanan Informasi Obat (PIO) terkait pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Metode penelitian dilakukan dengan cara observasional deskriptif dengan rancangan cross-sectional dan pendekatan secara kuantitatif. Subjek penelitian yaitu pengunjung, SPG, petugas, TTK, dan Apoteker yang bekerja di Apotek K-24 Kiaracondong Bandung. Teknik pengambilan sampel secara non random sampling menggunakan instrumen kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dan distribusi data ditampilkan berdasarkan presentase dari hasil kuesioner. Hasil penelitian diperoleh 5 (55,55%) sarana dan prasarana yang tersedia, dan 4 (44,44%) yang belum tersedia. Total nilai kuesioner sebesar 4,01 (401%) atau dengan jumlah rata-rata 0,80 (80%) yang diperoleh dari 75 responden. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sarana dan prasarana yang disediakan apotek K-24 Kiaracondong Bandung belum lengkap, dan gambaran protokol kesehatan memiliki kategori baik. Saran untuk apotek K-24 Kiaracondong Bandung untuk melengkapi fasilitas protokol kesehatan serta alat komunikasi yang mendukung.
Identifikasi Kandungan Formalin dan Boraks Pada Mie Kwetiau yang Beredar di Kecamatan Ulujami dan Comal Kabupaten Pemalang Miftakhul Jannah; Muhammad Walid
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i1.195

Abstract

Makanan yang baik adalah makanan yang aman dari bahaya senyawa kimia. Makanan olahan yang berada di sekitar kita perlu diwaspadai keamanannya, terutama ada tidaknya kandungan formalin dan boraks. Keduanya sering ditambahkan agar makanan lebih awet. Namun, dalam kadar yang tinggi kedua zat ini dapat membahayakan bagi kesehatan tubuh. Penggunaan formalin dan boraks dalam makanan telah dilarang berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 11 Tahun 2019, tetapi kenyataannya masih banyak makanan yang mengandung formalin dan boraks salah satunya mie kwetiau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan formalin dan boraks dalam mie kwetiau yang beredar di Kecamatan Ulujami dan Comal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Analisa kandungan formalin dan boraks dilakukan secara kualitatif dengan metode pereaksi Schiff dan KMnO4 untuk uji formalin dan metode nyala api dan kertas turmerik untuk uji boraks. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mie kwetiau yang diperoleh dari pedagang mie kwetiau di Kecamatan Ulujami dan Comal dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepuluh sampel yang diidentifikasi dinyatakan negatif formalin dan boraks. Dengan demikian tidak terdapat kandungan formalin dan boraks pada mie kwetiau yang beredar di Kecamatan Ulujami dan Comal dan mie kwetiau tersebut dinyatakan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Gel Hand Sanitizer Dengan Minyak Atsiri Kulit Kayu Manis (Cinnamomi Burmannii Cortex) Maida Safitri; Adinda Difa Fariztamarin
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i1.196

Abstract

Sejak pandemic Covid-19 melanda kewaspadaan terhadap kebersihan diri dan tempat menjadi salah satu perhatian dari masyarakat. Untuk menjaga kebersihan tangan dan bagian yang tersentuh oleh tangan maka sediaan hand sanitizer menjadi pilihan utama. Hand Sanitizer merupakan sediaan antiseptik yang dapat membunuh kuman maupun virus yang melekat pada tangan dengan kandungan alkohol 70- 83% dalam penelitian ini ditambahkan bahan aktif minyak atsiri kulit kayu manis (Cinnamomi Burmannii Cortex) yang memiliki kandungan utama yaitu coumarin (13,39%), eugenol (17, 62%) dan transinamaldehid (60, 72%) sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula mana yang terbaik berdasarkan evaluasi dan hasil uji antimikroba pada sediaan gel hand sanitizer dengan minyak atsiri kulit kayu manis. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan cara melakukan destilasi minyak atsiri, pembuatan gel hand sanitizer serta evaluasi dan pengujian secara mikrobiologi. Konsentrasi minyak atsiri kulit kayu manis yang digunakan yaitu 0,5%, 0,8% dan 1%. Hasil dari penelitian gel hand sanitizer yaitu uji organoleptik bau, warna dan bentuk dari ketiga sediaan mempunyai hasil yang sama. uji pH dari formula 1-4 hasilnya 6. Uji visikositas didapatkan hasil yang sama yaitu 3000cps. Uji homogenitas yang didapatkan dari formula 1-4 homogen. Hand sanitizer yang mengandung minyak atsiri kulit kayu manis 1% uji antibakteri menggunakan bakteri E.coli menunjukkan hasil yang efektif dibandingkan dengan yang 0,5 dan 0,8 %.
Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Peserta Prolanis di Puskesmas Sukawarna Kota Bandung Ero Haryanto; Afina Mia Anshari; Rina Kartikasari
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i1.197

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta prolanis Hipertensi di Puskesmas Sukawarna yang memiliki jumlah tanda tangan absensi pengambilan obat yang kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat hipertensi pada peserta prolanis di Puskesmas Sukawarna Bandung. Kepatuhan adalah kecenderungan pasien untuk melakukan intruksi medikasi yang dianjurkan. Prolanis merupakan suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegratif yang melibatkan peserta. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriftif dengan jumlah responden 37 orang menggunakan teknik Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan instrument MMAS dengan hasil uji reliabilitas 0,7 kuesioner MMAS-8 dengan hasil uji validitas 0,497. Hasil penelitian sebanyak 18 responden (49%) dengan kategori kepatuhan sedang. Disarankan kepada Kepala Puskesmas hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan penyuluhan khusus kepada kader mengenai kepatuhan minum obat hipertensi pada peserta prolanis di masyarakat.
Analisis Rhodamin B Pada Bumbu Tabur Balado Di Pasar Kecamatan Ulujami Dan Comal Menggunakan Metode Benang Wol Dan KLT Miftakhur Rokhmah; Siska Rusmalina
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i1.199

Abstract

Bumbu adalah sesuatu yang menambah rasa lezat pada makanan. Bumbu tabur balado merupakan salah satu bumbu yang memiiliki rasa dan warna menarik yang menambah daya tarik tersendiri. Bisa jadi pewarna merah yang digunakan pada bumbu balado berbahaya bagi kesehatan, salah satunya adalah pewarna Rhodamin B. Rhodamin B sering disalahgunakan sebagai pewarna makanan karena harganya relatif lebih murah daripada pewarna alami untuk pangan. Rhodamin B mengandung senyawa klorin (Cl) yang bersifat karsinogen yang dapat menyebabkan kanker. Identifikasi kandungan Rhodamin B dapat dilakukan dengan metode benang wol dan KLT. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah bumbu tabur balado di Pasar Kecamatan Ulujami dan Comal mengandung zat pewarna Rhodamin B atau tidak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional, yaitu dengan melakukan penelitian dilaboratorium untuk mengetahui kandungan Rhodamin B pada bumbu tabur dengan metode analisis uji benang wol dan KLT. Sampel yang digunakan adalah bumbu tabur rasa balado berwarna merah yang dijual di Pasar Kecamatan Ulujami dan Comal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 9 sampel yang diteliti tidak ditemukan sampel yang mengandung Rhodamin B karena berdasarkan nilai Rf yang didapat tidak mendekati nilai Rf baku dan kontrol positif, sehingga sampel dinyatakan negatif mengandung Rhodamin B.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pemilihan Penolong Persalinan Pada Ibu Hamil Hanny Yuli Andini
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i1.200

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator pembangunankesehatan di indinesia. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatn menjadi sangat penting dalam upaya penurunan AKI. Cakupan pemilihan penolong persalinan oleh tenaga keshatan di desa Cihaurkuning belum mencapai 90%. Target desa ciahurkuning 80% tetapi yang tercapai hanya 63%.bTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan ibu dalam memilih tenaga penolong persalinan di desa Cihaurkuning. Jenis penelitian ini adalah deskriftif kuantitatif adalah data yang diperoleh dari sampel populasi penelitian di analisis sesuai dengan metode statistik yang digunakan, populasi penelitian ini adalah ibu hamil dan sampel sebanyak 68 orang. Pengumpulan data diperoleh dari data primer. Hasil penelitian yang memilih tenaga kesehatan sebagai penolong persalinan sebanyak 20 (46,5%) berada pada kelompok yang berpengetahuan kurang, tenaga kesehatan sebagai penolong persalinan dengan status umur tidak berisiko (20- 35 tahun) sebanyak 34 orang (66,7%), tenaga kesehatan berdasarkan pendapatan yang tertinggi yaitu kategori kurang sebanyak 7 orang (41,2%), Disarankan desa cihaurkuning agar meningkatkan cakupan penolong persalinan di tenaga kesehatan dan disetiap desa yang aksesnya jauh dari fasilitas kesehatan agar dibuat rumah tunggu kelahiran.
Uji Aktivitas Antibakteri Infusa Daun Tempuyung (S. Arvensis L.) Terhadap Bakteri E. Coli Dan S. Aureus Asep Edi Sukmayadi; Purnama Lestari; Dinda Ayu Deliana
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i1.201

Abstract

Tempuyung (S. arvensis L) merupakan salah satu tanaman obat yang memiliki potensi menghambat pertumbuhan bakteri. Secara umum, pada daun tempuyung mengandung golongan senyawa flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid yang berperan sebagai antibakteri. Penelitian dilakukan untuk menguji aktivitas antibakteri daun tempuyung (S. arvensis L.) yang diekstrak secara infudasi terhadap pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus. Uji aktivitas antibakteri infusa daun tempuyung (S. arvensis L.) menggunakan metode cakram kertas melalui pengukuran zona hambat di sekitar kertas cakram. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi infusa yang diujikan yaitu 1 g/ml, 2 g/ml, 3 g/ml, 4 g/ml, dan 5 g/ml terhadap bakteri E. coli memiliki rata-rata diameter zona hambat secara berturut-turut sebesar 2,16 mm; 4,00 mm; 5,81 mm; 7,26 mm; dan 7,63 mm, serta terhadap bakteri S. aureus secara berturut-turut sebesar 2,45 mm; 4,06 mm; 5,53 mm; 7,31 mm; dan 7,88 mm. Zona hambat yang diperoleh didukung oleh keberadaan metabolit sekunder hasil skrining fitokimia yaitu flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid. Hasil penelitian dianalisis menggunakan Uji One Way Anova dan Uji Tukey HSD menunjukkan terdapat perbedaan bermakna pada konsentrasi yang diujikan terhadap kontrol negatif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa infusa daun tempuyung (S. arvensis L.) dengan konsentrasi yang diujikan dapat menghambat pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus.
Pengetahuan Perawat Tentang Code Blue Pada Pasien Gawat Darurat Di Rumah Sakit TNI AU Dr. M. Salamun Bandung Tuti Herawati; Zustantria Agustin; Diana Farida Fitri
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i1.203

Abstract

Pasien kritis adalah pasien dengan perburukan patofisiologi yang cepat yang dapat menyebabkan kematian tujuan mengidentifikasi gambaran pengetahuan perawat tentang code blue pada pasien gawat darurat, pengetahuan adalah hasil penginderaan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indera yang dimiliki. Code blue didefinisikan sebagai suatu kode aktivasi sistem untuk kondisi gawat darurat yang terjadi dirumah sakit dan perlu penanganan segera mungkin. perawat adalah seseorang yang mampu dan berwenang dalam melakukan tindakan keperawatan berdasarkan ilmu yang diperoleh melalui pendidikan keperawatan. Desain penelitian ini deskriftif kuantitatif populasi 153 perawat , sampel 111 menggunakan teknik purposive sampling, instrumen penelitian berupa kuesioner sebanyak 20 hasil uji validitas 0,493-0,776 dan uji reliabilitas 0,940 hasil penelitian secara umum termasuk kategori baik sebesar 46,8% dan secara khusus perawat memiliki pengetahuan baik pada pengertian 54,1% dan tujuan sebanyak 49,5% dan juga memiliki pengetahuan cukup pada pelaksanaan code blue sebanyak 45.0%, saran kepada RSAU dr.M.Salamun untuk mengadakan pelatihan dan simulasi bagi perawat.

Page 1 of 2 | Total Record : 14