cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
ISSN : 27985725     EISSN : 27985466     DOI : https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.580
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Learning Strategies and Models.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
Search results for , issue "vol. 5 no. 4 (2025)" : 45 Documents clear
TELAAH KONSEPTUAL: DEEP LEARNING SEBAGAI PARADIGMA PEMBELAJARAN GENERASI ALPHA DAN BETA DALAM PENDIDIKAN ISLAM Wiandani, Muhammad Alfan; Rosada, Rosiana Mahari; Wahyudi, Wahyudi; Khuriyah, Khuriyah
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.8581

Abstract

This article examines the need for a new learning paradigm for Generation Alpha and Generation Beta, who grow up in a rapidly evolving digital environment that significantly shapes their thinking patterns, learning behaviors, and educational challenges in Indonesia particularly the persistent low performance in literacy and numeracy as reflected in PISA results. The purpose of this study is to conceptually explore how deep learning integrated with the principles of mindful, meaningful, and joyful learning within Indonesia’s education policy can serve as a relevant pedagogical approach for digital-native generations, while also identifying its points of convergence and implications for Islamic education. Using a literature review method, this study analyzes current research on generational characteristics, deep learning theory, the Merdeka Curriculum framework, and classical Islamic scholarly traditions on the ethics of seeking knowledge. The findings reveal that Generation Alpha tends to exhibit shorter attention spans and higher digital dependency, while Generation Beta emerges as AI natives who require more contextual and reflective learning experiences. Deep learning offers a framework that strengthens metacognition, mental presence, meaning-making, and engaging learning experiences. Furthermore, the principles of mindful, meaningful, and joyful learning show strong alignment with the Islamic concepts of tahd?d al-qashd, ?u??r al-qalb, riy??at al-nafs, and mu??sabah within classical Islamic pedagogy. This article concludes that deep learning has the potential to enhance the quality of learning for digital generations while simultaneously reinforcing Islamic spirituality and character formation when implemented integratively, contextually, and with a transformative learner-centered orientation. ABSTRAK Artikel ini membahas kebutuhan paradigma pembelajaran baru bagi Generasi Alpha dan Beta yang hidup dalam lingkungan digital sangat cepat, yang berdampak pada pola pikir, cara belajar, serta tantangan pendidikan di Indonesia, terutama rendahnya capaian literasi dan numerasi yang ditunjukkan oleh hasil PISA. Tujuan penelitian ini adalah menelaah secara konseptual bagaimana deep learning yang dalam kebijakan pendidikan Indonesia dipadukan dengan prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning dapat menjadi pendekatan pedagogis yang relevan bagi generasi digital, sekaligus melihat titik temu dan implikasinya terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah literatur mutakhir tentang karakteristik generasi, teori pembelajaran mendalam, kebijakan Kurikulum Merdeka, serta khazanah adab penuntut ilmu dalam tradisi Islam klasik. Hasil kajian menunjukkan bahwa Generasi Alpha cenderung memiliki rentang atensi pendek dan ketergantungan digital tinggi, sementara Generasi Beta berkembang sebagai AI natives yang membutuhkan pembelajaran lebih kontekstual dan reflektif; deep learning menawarkan kerangka yang memperkuat metakognisi, kehadiran mental, keterhubungan makna, dan pengalaman belajar yang menggembirakan. Selain itu, prinsip-prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning memiliki kesesuaian kuat dengan konsep tahd?d al-qashd, ?u??r al-qalb, riy??at al-nafs, dan mu??sabah dalam tradisi pendidikan Islam. Artikel ini menyimpulkan bahwa deep learning berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran generasi digital sekaligus memperkuat spiritualitas dan karakter Islami apabila diterapkan secara integratif, kontekstual, dan berorientasi pada transformasi peserta didik.  
PENGARUH KONSELING KELOMPOK TERHADAP PRESTASI BELAJAR DALAM MASA PANDEMI COVID-19 Nurung, Yohana; Nuraeni, Nuraeni; Jaswandi, Lalu
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10328

Abstract

ABSTRACT The decline in students’ academic achievement during the COVID-19 pandemic reflects a gap between academic demands and students’ psychological readiness, highlighting the need for appropriate counseling-based interventions. This study aims to analyze the effect of group counseling on improving the academic achievement of eleventh-grade students at SMKPP Negeri Mataram in the 2021/2022 academic year. An experimental approach was employed using a one-group pre-test–post-test design focusing on students identified as having low academic achievement as the intervention subjects. Data were collected through pre-test and post-test measures of academic achievement, and analyzed using a t-test. The results indicate that the calculated t-value (5.474) is higher than the t-table value (2.447) at a 5% significance level with 6 degrees of freedom, demonstrating a significant improvement in students’ academic achievement after the implementation of group counseling. Substantively, this improvement suggests that group dynamics, social interaction, and emotional support within the counseling process contribute to enhanced student motivation and learning engagement. Therefore, it can be concluded that group counseling has a significant effect on improving students’ academic achievement. The findings imply the importance of optimizing group counseling services as an adaptive intervention strategy to address learning challenges during crisis situations and provide practical guidance for school counselors in designing more effective and contextual services. ABSTRAK Rendahnya prestasi belajar siswa selama pandemi COVID-19 mencerminkan adanya kesenjangan antara tuntutan akademik dan kesiapan psikologis siswa, sehingga diperlukan intervensi yang tepat dan berbasis layanan bimbingan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling kelompok terhadap peningkatan prestasi belajar siswa kelas XI di SMKPP Negeri Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022. Pendekatan yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pre-test–post-test yang difokuskan pada siswa dengan prestasi belajar rendah sebagai subjek intervensi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes prestasi belajar sebelum dan sesudah perlakuan, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji t (t-test). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t-hitung sebesar 5,474 lebih besar dibandingkan t-tabel sebesar 2,447 pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (db) = 6, yang mengindikasikan adanya peningkatan prestasi belajar setelah diberikan layanan konseling kelompok. Secara substantif, peningkatan ini menunjukkan bahwa dinamika kelompok, interaksi sosial, serta dukungan emosional dalam proses konseling berkontribusi terhadap peningkatan motivasi dan keterlibatan belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok berpengaruh signifikan terhadap peningkatan prestasi belajar siswa. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya optimalisasi layanan konseling kelompok sebagai strategi intervensi yang adaptif dalam mengatasi dampak pembelajaran pada masa krisis, serta dapat menjadi rujukan bagi guru BK dalam merancang layanan yang lebih efektif dan kontekstual.
PENGARUH LATIHAN GAMES GUNTLET TERHADAP KEMAMPUAN PASSING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SSB TUNAS UTAN SUMBAWA TAHUN 2022 Pratama, Rizki Okta; Salabi, Muhammad; Mulyani, Sri Erni
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10441

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the suboptimal passing accuracy of players at the Tunas Utan Sumbawa Soccer School (SSB), which affects the effectiveness of ball possession during matches. This issue is presumed to be related to training methods that are still insufficiently varied and do not fully represent real game situations. Therefore, this study aims to analyze the effect of implementing games gauntlet training on improving players’ passing ability. This research employed a quantitative approach using an experimental design with a one-group pretest-posttest model. The subjects consisted of 20 players selected through a total sampling technique. Data were collected using a passing skill test administered before and after the treatment. The results showed an improvement in passing ability after the implementation of games gauntlet training, indicating that game-based training methods have a positive impact on players’ technical skills. This improvement occurred because the training was designed as an activity that emphasizes accuracy, responsiveness, and decision-making in game-like situations. In conclusion, games gauntlet training can be considered an effective alternative method for improving passing ability in soccer. The findings imply that contextual and interactive training approaches can be applied as adaptive and practical strategies in player development programs, particularly for youth athletes. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya akurasi passing pemain pada Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Utan Sumbawa, yang berdampak pada rendahnya efektivitas penguasaan bola dalam permainan. Permasalahan tersebut diduga berkaitan dengan metode latihan yang masih kurang variatif dan belum sepenuhnya merepresentasikan situasi permainan nyata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan latihan games gauntlet terhadap peningkatan kemampuan passing pemain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 pemain yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan passing yang dilaksanakan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan passing setelah diberikan latihan games gauntlet, yang mengindikasikan bahwa metode latihan berbasis permainan mampu memberikan dampak positif terhadap keterampilan teknik pemain. Peningkatan tersebut terjadi karena latihan dirancang dalam bentuk aktivitas yang menuntut ketepatan, kecepatan respons, serta pengambilan keputusan dalam situasi yang menyerupai pertandingan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa latihan games gauntlet merupakan alternatif metode latihan yang efektif untuk meningkatkan kemampuan passing dalam sepak bola. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan latihan yang bersifat kontekstual dan interaktif dapat digunakan sebagai strategi pembinaan yang lebih adaptif dan aplikatif dalam meningkatkan kualitas performa pemain, khususnya pada kelompok usia remaja.
PENGARUH LATIHAN DRILLING SHADOW DIAWALI DENGAN VIDEO TERHADAP KETEPATAN NETTING BULUTANGKIS PADA CLUB PB KOPANG TAHUN 2023 Wardhana, Lalu Yudha; Soemardiawan, Soemardiawan; Taufik, Kurnia
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10445

Abstract

ABSTRACT This study was initiated by the low accuracy of netting strokes among badminton athletes at Club PB. Kopang, as reflected in suboptimal directional control and shot precision during play. This condition indicates the need for a more targeted and technique-oriented training approach. The purpose of this study was to examine the effect of drilling shadow training supported by video media on improving the accuracy of netting strokes. The research employed a quasi-experimental method using a one group pretest–posttest design. The participants consisted of all 12 athletes in the club. Data were collected using a netting skill test based on a target scoring system and analyzed with a paired sample t-test at a 5% significance level. The results showed a significant improvement, indicated by a calculated t-value of -2.745 with a significance of 0.019 (p < 0.05), demonstrating a meaningful difference between pretest and posttest conditions. These findings suggest that a combination of repetitive movement training, object-free simulation, and visual support can effectively enhance technical precision. Therefore, drilling shadow training assisted by video media can be recommended as an alternative training strategy to improve fundamental badminton skills, particularly in the netting aspect. ABSTRAK Penelitian ini berangkat dari rendahnya ketepatan pukulan netting pada atlet bulutangkis di Club PB. Kopang yang ditunjukkan melalui kurang optimalnya kontrol arah dan akurasi pukulan saat permainan berlangsung. Kondisi tersebut menandakan perlunya pendekatan latihan yang lebih terarah dan berbasis kebutuhan teknik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh latihan drilling shadow yang didukung media video terhadap peningkatan akurasi pukulan netting. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan one group pretest–posttest design. Subjek penelitian melibatkan seluruh atlet klub yang berjumlah 12 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan netting dengan sistem penilaian berbasis target, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang bermakna, ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar -2,745 dengan signifikansi 0,019 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan nyata antara kondisi sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini memperlihatkan bahwa kombinasi latihan berbasis pengulangan gerak, simulasi tanpa objek, serta dukungan visual mampu memperbaiki presisi teknik secara lebih efektif. Dengan demikian, latihan drilling shadow berbasis video dapat direkomendasikan sebagai strategi latihan alternatif untuk meningkatkan kualitas keterampilan dasar bulutangkis, khususnya pada aspek netting.
TINGKAT PENGETAHUAN PESERTA EKSTRAKURIKULER FUTSAL DI SMPN 4 MATARAM TENTANG STRATEGI DAN TAKTIK DALAM BERMAIN FUTSAL TAHUN 2023 Anggara, Lalu Yudi; Mujriah, Mujriah; Suriatno, Adi
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10449

Abstract

ABSTRACT Futsal extracurricular activities in schools serve not only as a medium for developing technical skills but also require the mastery of cognitive aspects, particularly game strategy and tactics. In practice, these competencies have not developed optimally, resulting in a gap between the ideal learning expectations and the actual conditions in the field. This study aims to map the level of knowledge among futsal extracurricular participants at SMPN 4 Mataram regarding their understanding of game strategies and tactics. The research employed a quantitative approach with a descriptive design using a survey method. All 37 students involved in the futsal extracurricular program were selected as respondents through a total sampling technique. Data were collected using a validated test instrument and analyzed through descriptive percentage techniques to classify students’ levels of knowledge. The results indicate that the majority of respondents fall into the low category (59.46%), followed by the moderate category (37.84%), and only a small proportion in the high category (2.70%). These findings suggest that students’ understanding of strategic and tactical concepts remains limited and has not yet supported optimal game performance. Therefore, it can be concluded that more structured and integrated instructional efforts, combining both technical and cognitive aspects, are needed to enhance students’ understanding and overall playing ability. ABSTRAK Kegiatan ekstrakurikuler futsal di sekolah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan keterampilan teknik, tetapi juga menuntut penguasaan aspek kognitif berupa strategi dan taktik permainan. Dalam praktiknya, kemampuan tersebut belum berkembang secara optimal, sehingga menimbulkan kesenjangan antara tuntutan pembelajaran ideal dan kondisi aktual di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat pengetahuan peserta ekstrakurikuler futsal di SMPN 4 Mataram terkait pemahaman strategi dan taktik permainan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif melalui metode survei. Seluruh anggota ekstrakurikuler futsal yang berjumlah 37 siswa dijadikan responden dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes yang telah divalidasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif berbasis persentase untuk mengklasifikasikan tingkat pengetahuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori rendah (59,46%), diikuti kategori sedang (37,84%), dan hanya sebagian kecil yang berada pada kategori tinggi (2,70%). Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman siswa terhadap konsep strategi dan taktik masih terbatas dan belum mendukung performa bermain secara optimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa diperlukan penguatan pembelajaran yang lebih terarah dan terintegrasi antara aspek teknik dan kognitif guna meningkatkan kualitas pemahaman serta kemampuan bermain siswa secara menyeluruh.
UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DENGAN BERMAIN LOMPAT DAN LONCAT PADA SISWA SD Maenadi, Reza; Kusuma, Lalu Sapta Wijaya; Rindawan, Rindawan
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10450

Abstract

ABSTRACT Low student engagement and the suboptimal mastery of fundamental squat-style long jump skills in elementary schools indicate a gap between the objectives of physical education and actual classroom practices. This study aims to improve the quality of both the learning process and outcomes through the implementation of a contextually designed play-based approach. The research employed a classroom action research design conducted in two cycles involving fifth-grade students of SD Negeri 2 Sambelia in the 2022/2023 academic year. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection stages, with data collected through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques based on percentages to identify changes in learning outcomes and student engagement. The results revealed a consistent improvement in fundamental movement skills, particularly in the phases of approach, take-off, and landing, accompanied by increased active participation during the learning process. The play-based approach, combined with variations of jumping and hopping activities, created a more interactive and adaptive learning environment suited to students’ characteristics. Furthermore, there was a notable improvement in instructional quality from the first to the second cycle, as indicated by the predominance of students achieving good performance levels. In conclusion, the play-based approach has proven effective in enhancing both learning outcomes and student engagement. These findings highlight that the integration of structured play activities can serve as an innovative and relevant strategy in elementary physical education. ABSTRAK Rendahnya keterlibatan siswa dan belum optimalnya penguasaan keterampilan dasar lompat jauh gaya jongkok di sekolah dasar menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan pembelajaran pendidikan jasmani dan praktik di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran melalui penerapan pendekatan bermain yang dirancang secara kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan classroom action research yang dilaksanakan dalam dua siklus pada siswa kelas V SD Negeri 2 Sambelia tahun ajaran 2022/2023. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif berbasis persentase untuk melihat perubahan hasil belajar dan keaktifan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang konsisten pada keterampilan gerak dasar, terutama pada aspek awalan, tolakan, dan pendaratan, disertai peningkatan partisipasi aktif siswa selama pembelajaran. Pendekatan bermain yang dikombinasikan dengan variasi aktivitas lompat dan loncat mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan adaptif terhadap karakteristik siswa. Selain itu, terjadi perbaikan kualitas pembelajaran dari siklus pertama ke siklus kedua yang ditandai dengan dominasi capaian kategori baik. Dengan demikian, pendekatan berbasis permainan terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar sekaligus keterlibatan siswa. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi aktivitas bermain yang terstruktur dapat menjadi strategi inovatif dan relevan dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar.
PENGARUH TEKNIK MODELING SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN EMPATI SISWA Putra, Aji Dupa Prita; Mustakim, Mustakim; Hartati, Aluh
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10961

Abstract

ABSTRACT Empathy is an important aspect of students’ social development because it plays a significant role in building positive interpersonal relationships within the school environment. However, low levels of empathy among some students may affect their social interactions and daily behavior. This study aimed to determine the effect of the modeling technique on improving the empathy of eleventh-grade students at SMAN 1 Lingsar in the 2019/2020 academic year. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design. The sampling technique used was purposive sampling, with a population of 184 students and a research sample of 10 students. Data were collected using questionnaires as the primary instrument, while observation, interviews, and documentation were used as supporting data. Data analysis using the t-test indicated that the calculated t value was higher than the t table value at the 5% significance level. The findings revealed that the modeling technique had a positive effect on increasing students’ empathy through the process of observing and imitating positive social behaviors. Therefore, the modeling technique can be used as an alternative guidance and counseling strategy to enhance students’ empathy in the school environment. ABSTRAK Empati merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial siswa karena berperan dalam membangun hubungan interpersonal yang positif di lingkungan sekolah. Namun, rendahnya kemampuan empati pada sebagian siswa dapat memengaruhi interaksi sosial dan perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik modeling terhadap peningkatan empati siswa kelas XI SMAN 1 Lingsar Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah populasi sebanyak 184 siswa dan sampel penelitian sebanyak 10 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui angket sebagai instrumen utama, sedangkan observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai data pendukung. Analisis data menggunakan uji t-test yang menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dibandingkan t tabel pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik modeling memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan empati siswa melalui proses pengamatan dan peneladanan perilaku sosial yang baik. Dengan demikian, teknik modeling dapat digunakan sebagai salah satu strategi layanan bimbingan dan konseling untuk membantu meningkatkan empati siswa di lingkungan sekolah.
PENGARUH STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI Cintawati, Cintawati; Mustakim, Mustakim; Najamuddin, M.
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10962

Abstract

ABSTRACT Playing is an important activity in early childhood development because through play children learn to understand their environment, build social experiences, and develop independent attitudes in everyday life. However, in reality, there are still children aged 5–6 years who show a high level of dependence on teachers and parents in completing learning activities and simple tasks at school. This condition indicates the need for learning strategies that are able to stimulate the development of children’s independence more optimally. This study aims to determine the effect of storytelling techniques on the independence attitude of children aged 5–6 years at TK Hati Ceria in the 2019/2020 academic year. This study employed a quantitative approach using a pre-experimental design through a one-group pre-test and post-test design. Data were collected through observation as the primary method, while interviews and documentation were used as supporting data. The findings showed that the application of storytelling techniques was able to improve children’s independence, as reflected in increased confidence, responsibility, and the ability to carry out learning activities independently. These findings indicate that storytelling techniques not only function as entertainment media but are also effective as learning strategies to instill independence values in early childhood. The novelty of this study lies in the use of storytelling techniques as an educational approach to develop children’s independence in a more contextual and communicative early childhood education setting. ABSTRAK Bermain merupakan aktivitas penting dalam perkembangan anak usia dini karena melalui kegiatan bermain anak dapat belajar memahami lingkungan, membangun pengalaman sosial, dan mengembangkan sikap mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pada kenyataannya masih ditemukan anak usia 5–6 tahun yang menunjukkan ketergantungan tinggi terhadap guru maupun orang tua dalam menyelesaikan aktivitas belajar dan tugas sederhana di sekolah. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang mampu menstimulasi perkembangan kemandirian anak secara lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik cerita terhadap sikap kemandirian anak usia 5–6 tahun di TK Hati Ceria Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui one group pre-test dan post-test design. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi sebagai metode utama, sedangkan wawancara dan dokumentasi digunakan sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik cerita mampu meningkatkan sikap kemandirian anak, yang ditandai dengan meningkatnya keberanian, tanggung jawab, dan kemampuan anak dalam melakukan aktivitas belajar secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik cerita tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk menanamkan nilai kemandirian pada anak usia dini. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan teknik cerita sebagai pendekatan edukatif dalam mengembangkan sikap kemandirian anak pada konteks pendidikan anak usia dini secara lebih kontekstual dan komunikatif.
PENGARUH ROLE PLAYING TERHADAP SIKAP PERCAYA DIRI ANAK USIA DINI Handriyani, Dewi; Mustakim, Mustakim; Kartiani, Baiq Sarlita
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10963

Abstract

ABSTRACT Self-confidence is an important aspect of early childhood social-emotional development that needs to be fostered from an early age through active and enjoyable learning processes. However, in reality, there are still children who lack the courage to perform, experience difficulties in interacting, and are unable to express themselves optimally during classroom activities. This study aimed to determine the effect of the role-playing method on the self-confidence of early childhood students at PAUD Al Hidayah Kopang in the 2019/2020 academic year. This study employed a quantitative approach with a simple experimental design. The research subjects consisted of 20 children selected as the research sample. Data were collected through observations of children’s self-confidence behaviors before and after the implementation of the role-playing method, while data analysis was conducted using the t-test. The findings revealed that the t-count value of 2.185 was higher than the t-table value of 2.103 at a 5% significance level with 19 degrees of freedom. These findings indicate that the role-playing method had a positive effect on improving children’s self-confidence, particularly in terms of communication skills, willingness to perform in front of the class, and interaction with peers. Therefore, the role-playing method can be considered an effective alternative learning strategy to support the optimal social-emotional development of early childhood learners. ABSTRAK Rasa percaya diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial-emosional anak usia dini yang perlu dikembangkan sejak dini melalui proses pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Namun, pada kenyataannya masih terdapat anak yang kurang berani tampil, sulit berinteraksi, dan belum mampu mengekspresikan diri secara optimal dalam kegiatan belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran terhadap rasa percaya diri anak usia dini di PAUD Al Hidayah Kopang Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen sederhana. Subjek penelitian berjumlah 20 anak yang dipilih sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap perilaku percaya diri anak sebelum dan sesudah penerapan metode bermain peran, sedangkan analisis data menggunakan uji t (t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 2,185 lebih besar dibandingkan ttabel sebesar 2,103 pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan 19. Temuan tersebut menunjukkan bahwa metode bermain peran memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan rasa percaya diri anak, terutama dalam keberanian berkomunikasi, tampil di depan kelas, dan berinteraksi dengan teman sebaya. Dengan demikian, metode bermain peran dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak usia dini secara lebih optimal.
DRILLING SHADOW MENINGKATKAN KETEPATAN SERVIS PENDEK BACKHAND BULUTANGKIS SISWA SMA Alhakim, Muhammad Roy; Syarifoeddin, Elya Wibawa; Adawiyah, Siti Robiatul
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10971

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the low accuracy of backhand short serves among badminton extracurricular students at MAN 2 Mataram. The common errors observed included inappropriate racket grip position, unstable shuttlecock contact, and inconsistent serve direction over the net toward the target area. This study aimed to determine the effect of backhand short-service drilling with a shadow start on the accuracy of backhand short serves among badminton extracurricular students at MAN 2 Mataram in 2025. The research used an experimental method with a one-group pre-test post-test design. The sample consisted of 20 students selected through a population study. The research instrument was a backhand short-serve accuracy test consisting of 20 service attempts directed toward the target area. The treatment was conducted for six weeks with 18 training sessions through progressive backhand short-service drilling with a shadow start. The data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, Levene's homogeneity test, and the paired sample t-test. The results showed that the mean pre-test score of 37.00 increased to 71.40 in the post-test. The data were normally distributed and homogeneous, while the paired sample t-test showed a t-value of 22.05 with p < 0.001. Therefore, backhand short-service drilling with a shadow start significantly improved the accuracy of backhand short serves among badminton extracurricular students at MAN 2 Mataram. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya ketepatan servis pendek backhand siswa ekstrakurikuler bulutangkis MAN 2 Mataram. Kesalahan yang sering muncul adalah posisi pegangan raket kurang tepat, perkenaan shuttlecock tidak stabil, dan arah servis belum konsisten melewati net menuju bidang sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan drilling servis pendek backhand dengan awalan shadow terhadap ketepatan servis pendek backhand siswa ekstrakurikuler bulutangkis MAN 2 Mataram tahun 2025. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang diambil menggunakan studi populasi. Instrumen penelitian berupa tes ketepatan servis pendek backhand dengan 20 kesempatan servis ke bidang sasaran. Perlakuan diberikan selama enam minggu sebanyak 18 pertemuan melalui latihan drilling servis pendek backhand berawalan shadow dengan peningkatan set dan repetisi secara bertahap. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 37,00 meningkat menjadi 71,40 pada posttest. Data berdistribusi normal dan homogen, sedangkan hasil paired sample t-test menunjukkan t-hitung sebesar 22,05 dengan p < 0,001. Dengan demikian, latihan drilling servis pendek backhand dengan awalan shadow berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan servis pendek backhand siswa ekstrakurikuler bulutangkis MAN 2 Mataram.