cover
Contact Name
Florianus Aloysius Nay
Contact Email
nayflorianus@gmail.com
Phone
+6281246445803
Journal Mail Official
ejournal.leibniz@gmail.com
Editorial Address
Jln. Veteran No. 1-3 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang - Provinsi Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Leibniz: Jurnal Matematika
Published by Universitas San Pedro
ISSN : -     EISSN : 27752356     DOI : -
Core Subject : Education,
Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam Jurnal Leibniz ini adalah sebagai berikut: Geometri dan Aplikasinya, Teori Graf dan Aplikasinya, Riset Operasi dan Aplikasinya, Sistem Dinamik dan Aplikasinya, Model Matematika dan Aplikasinya, Teori Kontrol dan Aplikasinya, Aljabar dan Aplikasinya, Model Pembelajaran Matematika, Etnomatematika dalam Pembelajaran Matematika, Teknologi dalam Pembelajaran Matematika, dan Kognisi dalam Pembelajaran Matematika
Articles 3 Documents
Search results for , issue "vol. 6 no. 02 (2026): leibniz: jurnal matematika" : 3 Documents clear
Perhitungan Iuran Normal Menggunakan Metode Attained Age Normal dan Frozen Initial Liability Illuminata Wynnie; Mila Karmila2
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 6 No. 02 (2026): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v6i02.503

Abstract

Perencanaan pensiun yang terstruktur dan komprehensif merupakan kebutuhan penting bagi setiap individu yang bekerja guna menjamin kesejahteraan di masa tua. Semakin baik kualitas perencanaan yang dilakukan, semakin besar peluang tercapainya keamanan finansial pasca-kerja. Salah satu bentuk perencanaan tersebut adalah program pendanaan pensiun, di mana sebagian penghasilan karyawan dialokasikan selama masa kerja dalam bentuk iuran normal. Penelitian ini membahas perhitungan iuran normal menggunakan dua metode aktuaria, yaitu Attained Age Normal dan Frozen Initial Liability. Metode Attained Age Normal menghitung iuran berdasarkan usia peserta pada saat perhitungan, bukan pada saat pertama kali bergabung dalam program. Sementara itu, metode Frozen Initial Liability mengelompokkan peserta dan menetapkan iuran yang seragam di dalam kelompok, meskipun manfaat pensiun yang diterima dapat bervariasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberadaan peserta yang pensiun atau keluar dari kelompok berdampak pada penurunan total iuran normal dalam metode Attained Age Normal dan Frozen Initial Liability, serta peningkatan iuran per peserta pada metode Attained Age Normal, dan penurunan iuran per peserta pada metode Frozen Initial Liability.
Perbandingan Model Eksponensial, Hiperbolik, dan Logistik untuk Proyeksi Populasi Kabupaten Malang Tahun 2035 Rihha Datul Azizah; Kresna Oktafianto
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 6 No. 02 (2026): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v6i02.769

Abstract

Kabupaten Malang di Jawa Timur mengalami peningkatan populasi yang pesat, dengan jumlah penduduk tercatat sebanyak 2.490.878 jiwa pada tahun 2012 dan 2.755.438 jiwa pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan tiga model matematika, yakni eksponensial, hiperbolik, dan logistik, untuk memprediksi jumlah penduduk hingga tahun 2035. Estimasi parameter yang didasarkan pada solusi analitis dengan memanfaatkan dua titik data (tahun 2012 dan 2025) untuk setiap model digunakan untuk menganalisis data BPS dari tahun 2012 hingga 2025, kemudian nilai MAPE digunakan untuk keperluan validasi. Selain menghitung daya tampung (K) berdasarkan luas wilayah aktual, penelitian ini menarik karena membandingkan ketiga model tersebut (eksponensial, hiperbolik, dan logistik) secara bersamaan dalam satu wilayah studi (Kabupaten Malang), sebuah pendekatan yang belum banyak dilakukan sebelumnya. Dengan menggunakan luas wilayah Kabupaten Malang (3.534,86 km²) dan asumsi kebutuhan lahan 100 m² per orang, daya tampung (K) untuk model logistik ditetapkan sebesar 35.348.600 jiwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga model memiliki nilai MAPE yang sangat baik, yaitu di bawah 0,6%. Model hiperbolik (0,33797%) dan eksponensial (0,57625%) memiliki tingkat akurasi yang lebih rendah dibandingkan model logistik (MAPE 0,30892%). Prediksi jumlah penduduk untuk tahun 2035 adalah 2.960.052 jiwa untuk model logistik, 2.940.830 jiwa untuk model eksponensial, dan 2.939.370 jiwa untuk model hiperbolik. Model logistik menghasilkan nilai MAPE terendah dibandingkan dengan dua model lainnya.
A Numerical Comparison of Finite Difference and Linear Shooting Methods for a Non-Homogeneous Cauchy-Euler Boundary Value Problem MUNA AFDI MUNIROH; Noraniza Bahrotul Ilmi; Sekar Sari
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 6 No. 02 (2026): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v6i02.833

Abstract

This study presents a comparative numerical analysis of the Finite Difference Method (FDM) and the Linear Shooting Method (LSM) for solving a second-order non-homogeneous Cauchy-Euler boundary value problem subject to Dirichlet, Neumann, and Robin boundary conditions. In contrast to previous studies that often employ different differential equations for different numerical experiments, this study uses an identical Cauchy-Euler equation while varying only the boundary conditions. This unified framework enables a more systematic investigation of the influence of boundary conditions on the performance of the numerical methods. Numerical solutions are computed using three mesh sizes, N = 10, N = 20, and N = 50. The accuracy of the methods is assessed by comparing the numerical solutions with the exact solution using Maximum Absolute Error (MaxAE) and Mean Absolute Error (MAE). In addition, graphical comparisons of the exact and numerical solutions, together with their corresponding error distributions, are presented to illustrate the solution behavior under different boundary conditions. The numerical results show that both methods produce accurate approximations with decreasing errors as the mesh is refined. The FDM exhibits approximately second-order convergence and requires less execution time, whereas the LSM achieves a higher convergence order and consistently produces smaller MaxAE and MAE values, indicating superior numerical accuracy.

Page 1 of 1 | Total Record : 3