cover
Contact Name
Angga Hadiapurwa
Contact Email
angga@upi.edu
Phone
+6285722923393
Journal Mail Official
jurnal.inovasi.kurikulum@upi.edu
Editorial Address
Prodi Pengembangan Kurikulum, Gedung Sekolah Pascasarjana UPI Lt. 6 Jl. Dr. Setiabudhi Bandung 40154
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Inovasi Kurikulum
ISSN : 18296750     EISSN : 27981363     DOI : -
curriculum development; curriculum design; curriculum implementation; curriculum evaluation; instructional development; model of instructional; media of instructional; evaluation of instructional
Articles 11 Documents
Search results for , issue "vol 19, no 1 (2022): inovasi kurikulum, february 2022" : 11 Documents clear
Relevansi Lulusan Teknologi Pendidikan pada Profesi Pengembang Media Pembelajaran Ratu Sylvia Ridwan; Syelma Nuraida Fatya; Fazri Fauziutami
Inovasi Kurikulum Vol 19, No 1 (2022): Inovasi Kurikulum, February 2022
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v19i1.43506

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini berdampak pula pada munculnya inovasi-inovasi di bidang pembelajaran yang membutuhkan pengelolaan lebih lanjut oleh profesi yang memiliki kompetensi relevan. Salah satu kompetensi yang memiliki urgensi adalah profesi Pengembang Teknologi Pembelajaran yang merupakan peluang karir bagi lulusan program studi Teknologi Pendidikan. Urgensi profesi tersebut juga diakui pemerintah dengan disahkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: PER/2/M.PAN/2009 tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran Dan Angka Kreditnya. Namun, pengimplementasian JF-PTP di lapangan belum sepenuhnya maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan relevansi antara profesi Teknologi Pendidikan dengan Pengembangan Media Pembelajaran dengan mengkaji lebih lanjut terkait profesi Pengembang Media Pembelajaran berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Sumber data didapatkan dari wawancara dengan tiga orang alumni Teknologi Pendidikan UPI yang bekerja sebagai Pengembang Media Pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada kondisi eksplisit pengimplementasian Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran (JF-PTP) pada bidang pekerjaan Pengembang Media Pembelajaran. Selain itu, hasil penelitian juga meneliti kompetensi lulusan Teknologi Pendidikan. Kompetensi yang harus dimiliki lulusan Teknologi Pendidikan secara lebih spesifik diantaranya mampu menguasai keterampilan 4C (collaboration, critical thinking, communication, and creativity), 5 kawasan Teknologi Pendidikan (desain, pengembangan, pemanfaatan, pelaksana, dan nilai), kompetensi pedagogi dan andragogi.Kata Kunci: Pengembang Media; Teknologi Pendidikan; Jabatan Fungsional. AbstractThe rapid development of information and communication technology at this time also has an impact of the emergence of innovations in the field of learning that require further management by professions that have relevant competencies. One of the competencies that has urgency is the learning technology development profession which is career opportunities for graduated students of Educational Tecknology major. The urgency of the profession is also recognized by the government with the ratification of the Minister of State Apparatus Empowerment Regulation Number: PER/2/M.PAN/2009 regarding the Functional Position of Learning Technology Developer and its Credit Score. However, the implementation of JF-PTP in the field has not been fully maximized. This study aims to determine the implementation and relevance of the Educational Technology profession with the Development of Learning Media by further examines the Learning Media Developer profession based on the facts that occur in the field. The method used in this research is descriptive with a qualitative approach. Sources of data obtained from interviews with three alumni of Educational Technology major, UPI, who whork as Learning Media Developers. Based on the results of the study, it was found that there were no explicit conditions for the implementation of the Functional Position of Learning Technology Developer (JF-PTP), Learning Media Developer. In addition, the results of the research are also the competencies of graduates of educational technology. The specific competencies include being able to master 5 areas of Educational Technology, pedagogical and andragogic competencies (depending on the focus of media development based on each level).
Interactive Effect of Score Levels on Students’ Performance in Social Studies Omotayo Olabo Obielodan; Amos Ochayi Onojah; Adenike Aderogba Onojah; Ebenezer Sanya Ibironke; Esther Oluwafunmilayo Alabi
Inovasi Kurikulum Vol 19, No 1 (2022): Inovasi Kurikulum, February 2022
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v19i1.40315

Abstract

Perkembangan teknologi di era modern dapat membantu guru belajar tentang lingkungan belajar yang kolaboratif. Teknologi dapat memotivasi siswa dan memungkinkan mereka untuk terlibat pada tingkat yang sama sekali berbeda dari sebelumnya, itu juga meningkatkan pengalaman akademik siswa. Penelitian ini menguji pengaruh interaktif tingkat skor terhadap prestasi belajar IPS siswa. Pengujian data dalam penelitian ini dilakukan dengan uji ANOVA pada 29 SMP. Penelitian ini dilakukan dengan menguji pengaruh interaktif tingkat skor audio visual terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen terhadap 21 siswa SMP yang dijadikan sampel untuk menguji audio visual. Temuan menetapkan bahwa audio-visual meningkatkan kinerja akademik siswa dalam studi sosial. Tidak ada pengaruh interaktif yang signifikan dari tingkat skor pada kinerja siswa dalam IPS. Studi ini menyimpulkan bahwa audio-visual meningkatkan kinerja studi sosial siswa terlepas dari tingkat skor mereka. Oleh karena itu direkomendasikan bahwa guru IPS harus didorong untuk menggunakan alat bantu audio-visual karena memberikan pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa. Selain itu, Pemerintah harus memperkerjakan guru yang berkualitas dan terampil untuk mengajar mata kuliah, dan perencana kurikulum harus berhati-hati dalam merancang materi untuk mengajar IPS.Kata Kunci: Efek Interaktif; Tingkat Skor; Audio-Visual; Prestasi Akademik Mahasiswa; Penelitian Sosial. AbstractTechnological developments in the modern era may help teachers learn about a collaborative learning environment. Technology can motivate students and allow them to be engaged on a completely different level than they have ever before. It also increases student academic experience. This study examined the interactive effect of score levels on students' social studies performance. The data testing in this study was carried out with the ANOVA test on 29 junior secondary schools. This research was conducted by examining the interactive effect of the audio-visual score level on students' academic achievement in social studies subjects. The study employs an experimental research method of these 21 junior secondary school students sampled to test the audio-visual. The findings established that audio-visual improves students' academic performance in social studies. There was no significant interactive effect of score levels on students' performance in social studies. The study concluded that audio-visual improves students' social studies performance irrespective of their score levels. It was thus recommended that social studies teachers be encouraged to use audio-visual aids as it gives more meaningful learning to students. Besides, the Government should employ qualified and well-skilled teachers to teach the course, and the curriculum planner must be careful in designing material to teach social studies.
Peran Perpustakaan Provinsi Kalimantan Barat sebagai Sumber Belajar dalam Melestarikan Naskah Kuno Rio Mahesa Putra; Diemas Arya Komara
Inovasi Kurikulum Vol 19, No 1 (2022): Inovasi Kurikulum, February 2022
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v19i2.43918

Abstract

Perpustakaan merupakan suatu lembaga yang tidak terbatas hanya sebagai tempat koleksi tersimpan. Perpustakaan sendiri nyatanya lebih dari itu, secara keilmuan perpustakaan merupakan suatu tempat di mana terdapat koleksi yang tentunya berisi informasi cetak atau non cetak, pustakawan sebagai pengelola perpustakaan, dan pemustaka sebagai pengunjung atau pelanggan dari perpustakaan. Perpustakaan Provinsi Kalimantan Barat memiliki koleksi Naskah Kuno yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Penelitian ini berfokus pada peranan perpustakaan dalam melestarikan koleksi nasional dan naskah kuno yang berperan dalam menghimpun, menyimpan, melestarikan, dan mendayagunakan terbitan dari daerah Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa penting dan apa saja peran perpustakaan dalam menjaga, menghimpun, merawat koleksi nasional dan naskah kuno. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, Pengumpulan data dilakukan menggunakan studi literatur menggunakan beberapa jurnal dan artikel yang berkaitan dengan peran perpustakaan dalam menjaga koleksi nasional dan naskah kuno. Hasil penelitian menunjukkan peraturan pemerintah perpustakaan sangat penting dalam menjaga, dan menyimpan sebagaimana fungsi deposit dalam menjaga dan melestarikan koleksi Nasional dan Naskah kuno. Perpustakaan merupakan pusat layanan informasi yang menyediakan berbagai sumber ilmu pengetahuan, penelitian, rekreasi, dan pelestarian koleksi nasional dan naskah kuno, sebagaimana yang diatur dalam perda Provinsi Kalimantan Barat Nomor 4 tahun 2018 tentang perpustakaan pada Bab v.Kata Kunci: Naskah Kuno; Sumber Belajar, Peraturan Perpustakaan AbstractThe library is an institution that is not limited only as a place for collections to be stored. The library itself is in fact more than that, scientifically the library is a place where there are collections which of course contain printed or non-printed information, librarians as library managers, and users as visitors or customers of the library. The West Kalimantan Provincial Library has a collection of Ancient Manuscripts that can be used as a learning resource. This study focuses on the role of libraries in preserving national collections and ancient manuscripts that play a role in collecting, storing, preserving, and utilizing publications from the province of West Kalimantan. The purpose of this research is to find out how important and what are the roles of libraries in maintaining, compiling, maintaining national collections and ancient manuscripts. The method used is a descriptive method. Data collection is narrative review by using several journals and articles related to the role of libraries in maintaining national collections and ancient manuscripts. The results of the study show that the role of the library is very important in maintaining, and storing as a 'deposit' function in maintaining and preserving the National collection and ancient manuscripts. The library is an information service center that provides various sources of knowledge, research, recreation, and preservation of national collections and ancient manuscripts, as regulated in the West Kalimantan Provincial regulation Number 4 of 2018 concerning libraries in Chapter v.
Penerapan Gamification Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Dhenisha Agustine Fadilla; Sarah Nurfadhilah
Inovasi Kurikulum Vol 19, No 1 (2022): Inovasi Kurikulum, February 2022
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v19i1.42778

Abstract

Sejak tahun 2019, pandemi COVID-19 muncul dan membawa dampak besar bagi seluruh sektor yang ada didunia. Salah satunya yaitu sektor pendidikan yang mengharuskan untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk menanggulangi peningkatan kasus tertularnya virus tersebut. Pembelajaran jarak jauh pada umumnya hanya dilaksanakan dengan tatap muka secara daring tanpa menggunakan model pembelajaran yang menarik. Pada fenomena ini, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh gamification dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran jarak jauh. Sehingga diperlukannya pendekatan yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran. Salah satunya dengan menerapkan model gamification pada pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis secara komprehensif dari artikel yang dipublikasikan sejak tahun 2015 hingga 2021 tentunya dengan beberapa spesifikasi yang ditentukan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa metode pembelajaran dengan gamifikasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dengan memunculkan interaksi antara siswa dan juga guru dalam pelaksanaannya. Sehingga metode pembelajaran menggunakan gamifikasi menjadi inovasi yang menarik untuk dilakukan.Kata Kunci: Gamification; Motivasi Siswa; Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) AbstractSince 2019, the COVID-19 pandemic has emerged and has had a major impact on all sectors in the world. One of them is the education sector which requires distance learning (PJJ) to be carried out to cope with the increase in cases of contracting the virus. Distance learning is generally only carried out face-to-face online without using interesting learning models. In this phenomenon, a study was conducted that aims to determine the effect of gamification in increasing students' learning motivation in distance learning. So we need an approach that can increase student motivation in the learning process. One of them is by applying the gamification model in distance learning. This study uses the literature review method to comprehensively analyze articles published from 2015 to 2021, of course with several specified specifications. The results of this study stated that the learning method with gamification can increase students' learning motivation by bringing up interactions between students and teachers in its implementation. So that the learning method using gamification becomes an interesting innovation to do.
Pengaruh Computer Based Test terhadap Efektivitas Waktu Jilan Alfarras; Najma Altafia; Hilman Robbani
Inovasi Kurikulum Vol 19, No 1 (2022): Inovasi Kurikulum, February 2022
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v19i1.41317

Abstract

Perkembangan pesat dalam bidang teknologi membuat berbagai aspek kehidupan termasuk aspek pendidikan harus bisa memaksimalkan teknologi dan mampu melakukan inovasi agar dapat menghasilkan SDM yang berkualitas. Salah satu caranya adalah dengan mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran salah satunya adalah dengan memanfaatkan penggunaan internet di sekolah atau perguruan tinggi untuk keperluan belajar mengajar maupun pada proses evaluasi. Selain kemajuan dalam kegiatan pembelajaran perkembangan teknologi juga telah hadir dalam proses evaluasi pendidikan, dimana semula kegiatan ujian dilakukan dengan kertas sekarang dapat dilakukan dengan komputer atau disebut juga CBT (Computer Based Test) atau Ujian Berbasis Komputer. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas dari teknologi CBT terutama pada ranah pendidikan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kajian literatur agar bisa mengkaji berbagai bahan pustaka untuk melihat efektivitas dari metode CBT. Di dalam artikel ini, penyusun membahas beberapa hal yang berkaitan dengan pengaruh Ujian Berbasis Komputer Terhadap Keefesiensisan waktu. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa metode CBT pada ranah pendidikan dapat memberikan dampak-dampak positif pada berbagai kegiatan di lembaga pendidikan.Kata Kunci: Ujian Berbasis Komputer; Lembaga Pendidikan; Pembelajaran AbstractRapid developments in the field of technology make various aspects of life, including aspects of education, must be able to maximize technology and be able to innovate in order to produce quality human resources. One way is to integrate technology into learning, one of which is by utilizing the use of the internet in schools or colleges for teaching and learning purposes as well as in the evaluation process. In addition to advances in learning activities, technological developments have also been present in the educational evaluation process, where originally exam activities were carried out on paper, now can be done with a computer or also called CBT (Computer Based Test). This study aims to see the effectiveness of CBT technology, especially in the realm of education. The method used in this study is a literature review in order to review various library materials to see the effectiveness of the CBT method. In this article, the authors discuss several issues related to the effect of computer-based exams on time efficiency. Based on the results of the study, it was found that the CBT method in the realm of education can have positive impacts on various activities in educational institutions.
Inovasi Pembelajaran Sebagai Upaya Menyelesaikan Problematika Pendidikan Indonesia Anggun Apriliani Zahra Rosyiddin; Riche Cynthia Johan; Dadi Mulyadi
Inovasi Kurikulum Vol 19, No 1 (2022): Inovasi Kurikulum, February 2022
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v19i1.42679

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui problematika pendidikan yang ada di Indonesia selama pandemi COVID-19. Penelitian ini juga ditujukan untuk mengetahui peran inovasi pembelajaran sebagai upaya menyelesaikan problematika pendidikan Indonesia di tengah pandemi COVID-19. Tujuan penelitian ini didasarkan pada segala perubahan semenjak mewabahnya virus COVID-19 yang menyebabkan perubahan pada tatanan sosial dan memberi pengaruh di segala bidang kehidupan, salah satunya bidang pendidikan. Dengan inovasi pembelajaran, problematika pendidikan Indonesia di tengah pandemi COVID-19 dapat teratasi meski tidak sepenuhnya terselesaikan. Namun demikian, diharapkan inovasi pembelajaran dapat berperan baik dalam upaya penyelesaian pendidikan di Indonesia. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa inovasi pembelajaran dapat berperan baik dalam upaya menyelesaikan segala permasalahan pendidikan Indonesia di tengah pandemi COVID-19.Kata Kunci: Inovasi, Pembelajaran, Problematika Pendidikan, Pandemi COVID-19 AbstractThis research was conducted to find out the problems of education in Indonesia during the COVID-19 pandemic. This research is also intended to determine the role of learning innovation as an effort to solve the problems of Indonesian education in the midst of the COVID-19 pandemic. The purpose of this research is based on all the changes since the outbreak of the COVID-19 virus which has caused changes in the social order and has an impact in all areas of life, one of which is in the field of education. With learning innovations, the problems of Indonesian education in the midst of the COVID-19 pandemic will be resolved, although not completely resolved. However, it is hoped that learning innovation can play a good role in efforts to complete education in Indonesia. The method used in this research is a literature study method with a qualitative approach. The results of this study state that learning innovation can play a good role in efforts to solve all Indonesian education problems in the midst of the COVID-19 pandemic.
Pengaruh Aplikasi Pembelajaran dan Teori Behavioristik terhadap Efektivitas Pembelajaran Siswa Jurusan Keagamaan Muhammad Rizal Al Hafizh; Fauziah Fatah
Inovasi Kurikulum Vol 19, No 1 (2022): Inovasi Kurikulum, February 2022
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v19i1.42874

Abstract

Dalam proses belajar mengajar tentunya seorang pendidik mengharapkan terciptanya pembelajaran yang efektif di mana pembelajaran berjalan sesuai rencana dan tujuan pembelajaran dapat tercapai sebagaimana yang telah di tentukan. Di era digital seperti saat ini penggunaan media pembelajaran dijadikan sebagai salah satu metode yang biasa digunakan pendidik untuk meningkatkan efektivitas serta hasil belajar siswa. Salah satu contoh media pembelajaran yang umum digunakan adalah media pembelajaran berbasis aplikasi mobile learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh aplikasi pembelajaran dan teori behavioristik terhadap efektivitas pembelajaran siswa jurusan keagamaan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan subjek sebanyak 31 siswa MA jurusan keagamaan dan metode penelitian kepustakaan yang dianalisis dari berbagai sumber yang relevan. Berdasar penelitian yang telah dilakukan dengan menyebarkan angket kepada 31 subjek dan mengumpulkan data-data dari berbagai sumber yang relevan maka, hasil dari penelitian ini ialah terdapat keterkaitan penggunaan aplikasi mobile learning dengan menerapkan teori behavioristik terhadap efektivitas pembelajaran siswa jurusan keagamaan.Kata Kunci: Aplikasi Pembelajaran; Belajar Efektif; Jurusan Keagamaan; Siswa MA ; Teori Behavioristik; AbstractIn the teaching and learning process, an educator will definitely expects the creation of effective learning that goes according to plan and learning objectives can be achieved as determined. In the current digital era, learning media is used as one of the methods commonly used by educators to improve the effectiveness and student learning outcomes. One example of learning media that is commonly used is learning media based on mobile learning applications. This study aims to identify the effect of learning applications and behavioristic theory on the learning effectiveness of students majoring in religion. The method used is a quantitative method with a subject of 31 MA students majoring in religion and library research methods analyzed from various relevant sources. Based on the research that has been done by distributing questionnaires to 31 subjects and collecting data from various relevant sources, the results of this study are that there is a link between the use of mobile learning applications by applying behavioristic theory to the learning effectiveness of students majoring in religion.
Pemanfaatan Model Computer Support Collaborative Learning Anissa Indri Ayuningtias AS; Dinn Wahyudin; Dadang Sukirman
Inovasi Kurikulum Vol 19, No 1 (2022): Inovasi Kurikulum, February 2022
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v19i1.42668

Abstract

Model pembelajaran computer support collaborative learning (CSCL) merupakan sebuah metode pembelajaran yang dinilai dapat lebih memaksimalkan motivasi pembelajaran di perguruan tinggi. Akan tetapi, pada model pembelajaran CSCL masih diperlukan adanya inovasi agar pelaksanaan kegiatan pembelajaran dapat lebih efisien. Tujuan dari penelitin ini adalah untuk melihat pemanfaatan dan efektivitas dari penggunaan model pembelajaran CSCL di perguruan tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan dekriptif dengan pengumpulan data sekunder yakni metode kepustakaan. Penelitian ini akan menjelaskan secara singkat mengenai penerapan model pembelajaran CSCL di perguruan tinggi termasuk di dalamnya dibahas tentang model pembelajaran, model pembelajaran kolaboratif, definisi dan manfaat model pembelajaran CSCL dan pengaruhnya terhadap hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran computer supported collaborative learning dianggap lebih memiliki efek bagi mahasiswa jika dibandingkan dengan model konvensional karena dapat menciptakan suasana kelas yang lebih aktif. Mahasiswa juga dapat melakukan lebih banyak kolaborasi dengan mahasiswa lainnya sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif.Kata Kunci: Pembelajaran Kolaboratif; CSCL; Perguruan Tinggi; AbstractThe computer support collaborative learning (CSCL) learning model is a method that is considered to be able to maximize learning motivation in higher education. However, in the CSCL learning model, innovation is still needed so that the implementation of learning activities can be more efficient. The purpose of this study was to see the utilization and effectiveness of the use of the CSCL learning model in universities. The research method used is a descriptive approach with secondary data collection or literature review method. This study will briefly explain the application of the CSCL learning model in higher education including the learning model, collaborative learning model, definitions and benefits of the CSCL learning model and its effect on learning outcomes. The results showed that the application of the computer supported collaborative learning was considered to have more effect on students when compared to the conventional model because it could create a more active classroom atmosphere. Students can also collaborate more with other students so that the learning process can take place more effectively.
Pengaruh Media Pembelajaran Flashcard terhadap Kemampuan Membaca Anak Disleksia Nur Laili Maghfiroh; Ariga Bahrodin
Inovasi Kurikulum Vol 19, No 1 (2022): Inovasi Kurikulum, February 2022
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v19i1.39571

Abstract

Membaca merupakan kemampuan dasar yang sangat penting harus dimiliki oleh siswa dalam mencari ilmu, karena buku adalah sumber pengetahuan ketika siswa belajar. Dalam beberapa kasus, terdapat siswa yang mengalami disleksia yang mempengaruhi kemampuan membaca anak, sehingga guru harus berupaya mengatasi hal tersebut salah satunya dengan menggunakan media flashcard dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flashcard terhadap kemampuan membaca anak disleksia di MI Darul Ulum 1 Sumberpenganten Jogoroto Jombang. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa terdapat pengaruh antara media pembelajaran flashcard terhadap kemampuan membaca anak disleksia di MI Darul Ulum 1 Sumberpenganten Jogoroto Jombang. Dari hasil analisis data menunjukkan pengaruh baik penggunaan media flashcard terhadap kemampuan membaca anak disleksia di MI Darul Ulum Sumberpenganten Jogoroto Jombang. Penggunaan media pembelajaran flashcard yang penuh dengan warna dan bergambar memberikan pengaruh dalam meningkatkan kemampuan membaca anak disleksia karena dapat menarik minat membaca anak.Kata Kunci: disleksia; flashcard; membaca AbstractReading is a very important basic skill that must be possessed by students in seeking knowledge, because books are a source of knowledge when students learn. In some cases, there are students who experience dyslexia which affects children's reading skills, so teachers must try to overcome this, one of them is by using flashcard media in the learning process. This study aims to determine the effect of using flashcard media on the reading ability of dyslexic children at MI Darul Ulum 1 Sumberpenganten Jogoroto Jombang. This type of research is correlational research using a quantitative approach. Based on the results of the study, it was found that there was an influence between flashcard learning media on the reading ability of dyslexic children at MI Darul Ulum 1 Sumberpenganten Jogoroto Jombang. From the results of data analysis shows the good influence of the use of flashcard media on the reading ability of dyslexic children at MI Darul Ulum Sumberpenganten Jogoroto Jombang. The use of flashcard learning media that is full of colors and pictures has an influence in improving the reading ability of dyslexic children because it can attract children's reading interest.
Perbandingan Tingkat Efektivitas Website SIAK dengan Penilaian Manual pada Mahasiswa UPI Gilbert Lumayan; Rafiola Nursani; Aisyah Argyanti
Inovasi Kurikulum Vol 19, No 1 (2022): Inovasi Kurikulum, February 2022
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v19i1.41321

Abstract

Penilaian adalah suatu sistem pengumpulan data yang ditujukan untuk melakukan pengukuran terhadap baik atau tidaknya kemampuan seorang peserta didik, di dalam artikel ini ditujukan untuk mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan tingkat kenyamanan penggunaan website SIAK dengan penilaian manual di kalangan mahasiswa UPI. Portal SIAK Mahasiswa UPI merupakan satu-satunya layanan akademik untuk mahasiswa UPI yang memuat seluruh aktivitas utama administrasi akademik. Sebagaimana diketahui, bahwa SIAK adalah salah satu contoh dari pemanfaatan teknologi yang memiliki banyak fungsi, yang salah satunya adalah sebagai penilaian kepada mahasiswa serta Para dosen dapat menginput nilai yang telah mereka pertimbangkan ke SIAK tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara kepada mahasiwa yang menggunakan SIAK. Hasil dari penelitian menujukan bahwa sebanyak 71,4 persen menilai bahwa penilaian online lebih efektif dibandingkan dengan penilaian manual. Hal ini didasari mulai dari privasi yang didapatkan dalam penilaian online sampai dengan kemudahan dalam penggunaannya, akan tetapi masih terdapat kekurangan dalam website SIAK ini dan diharapkan hal ini dapat menjadi masukan untuk pengembangan SIAK kedepannya dalam berproses menjadi lebih baik.Kata Kunci: SIAK; UPI; Mahasiswa; Website AbstractAssessment is a data collection system that aims to measure whether or not the ability of a student is good, in this article it is intended for students. The purpose of this study was to compare the level of comfort in using the SIAK website with manual assessments among UPI students. The UPI Student SIAK Portal is the only academic service for UPI students that contains all the main activities of academic administration. As it is known that SIAK is one example of the use of technology that has many functions, one of which is as an assessment for students and students can assess what they have considered for the SIAK. The research method used is qualitative, with data collection techniques, namely interviews with students who use SIAK. The results of the study itself showed that as many as 71.4 percent considered that online assessments were more effective than manual assessments. This starts from the privacy obtained in the online assessment to the ease of use, but there are still shortcomings in this SIAK website and it is hoped that this can be input for the development of SIAK in the future in a better process.

Page 1 of 2 | Total Record : 11