cover
Contact Name
Yulingga Nanda Hanief
Contact Email
yulingganandahanief@gmail.com
Phone
+6285784192666
Journal Mail Official
jopi@kemenpora.go.id
Editorial Address
Street of Gerbang Pemuda No. 3 Senayan, Gelora, Tanah Abang District, Central Jakarta, 10270
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
ISSN : 2808070X     EISSN : 28079981     DOI : https://doi.org/10.54284/jopi
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) particularly focuses on the main problems in the development of the sport education areas as follows: 1. Physical education learning and educational technology 2. Adaptive physical education 3. Physical Activities 4. Comparison of physical education and sports 5. Kinanthropometry 6. Motion learning 7. Sport for all 8. Sports Pedagogy
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)" : 6 Documents clear
Analisis deskriptif tentang cabang olahraga basket dengan hashtag (#Ponxxpapua) pada akun instagram PERBASI Herlina Dwi Agestin; Ghoffar Robby Oktaviano; Dwi Ratna Wulan; Hildhan Mas’ari Didanta; Ihsan Muttaqin Asy-Syamil; Kurniati Rahayuni
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v2i1.107

Abstract

Bola basket menjadi olahraga yang cukup diminati oleh banyak orang, terlebih lagi dengan adanya media sosial orang – orang akan semakin mudah untuk mengikuti perkembangan yang berkaitan dengan olahraga bola basket. Studi ini menganalisis 22 konten sosial media milik akun instagram perbasi.ina dengan hashtag (#ponxxpapua) pada pergelaran PON Papua. Tujuan penilitian untuk melihat gambaran konten sosial media instagram yang diposting oleh PERBASI (Persatuan Basket Indonesia) dalam memperlihatkan perkembangan bola basket yang ada di Indonesia, khususnya dalam kompetisi pergelaran PON Papua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi analisis statistik deskriptif terhadap 22 data yang telah dikumpulkan. Hasil analisis menunjukkan 4 kelompok besar tema konten sosial media yang diporeleh, diantaranya: 1) hasil pertandingan; 2) performa pemain; 3) apresiasi performa tim, dan 4) statistik data pemain. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa setiap konten sosial media yang diposting pada akun instagram perbasi.ina dengan hashtag (#ponxxpapua) memiliki cakupan informasi yang cukup signifikan dalam memberikan informasi perkembangan bola basket di Indonesia kepada masayarakat. Keunggulan, kelemahan dan implikasi penelitian mendatang serta sumbangan penelittian terhadap perkembangan bola basket di Indonesia kepada Masyarakat.
Pengaruh olahraga tim dalam memotivasi belajar senam kebugaran jasmani: kasus model pembelajaran team battle I Made Siman Swardiyasa
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v2i1.127

Abstract

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan peserta didik baik jasmani maupun rohaninya. Akan tetapi, tidak semua materi keterampilan olahraga dapat dipraktekkan di sekolah. Hal ini dikarenakan kurangnya fasilitas yang memadai serta waktu untuk melakukan olahraga tersebut hanya 1 minggu sekali tiap kelasnya. Apalagi jika harus mengajar 2 rombel dengan jumlah peserta didik di atas 25 orang. Karena terbatasnya waktu yang ada oleh jadwal Ujian Sekolah, libur hari raya, dan pertemuan hanya satu kali dalam satu minggu. Hal ini sangat tidak memungkinkan untuk memotivasi belajar peserta didik terutama untuk melatih gerakan Senam Kebugaran Jasmani dalam waktu singkat. Senam Kebugaran Jasmani merupakan gerakan yang kuat, cepat dan serasi serta dinamis dengan mengikuti irama lagu atau musik serta terdiri dari 3 tahap yaitu pemanasan, inti dan pendinginan serta gerakannya dapat diikuti oleh semua orang. Tujuan diberikannya Senam Kebugaran Jasmani yaitu untuk  meningkatkan kebugaran jasmani peserta didik sehingga peserta didik tetap dalam keadaan sehat dan bugar serta mampu melakukan aktivitas setiap hari dengan baik. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian deskriptif dilakukan dengan cara mencari informasi berkaitan dengan gejala yang ada, dijelaskan dengan jelas tujuan yang akan diraih, merencanakan bagaimana melakukan pendekatannya, dan mengumpulkan berbagai macam data sebagai bahan untuk membuat laporan. Sedangkan model pembelajaran yang digunakan yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Team Battle. Model pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar senam kebugaran jasmani peserta didik dalam bentuk kelompok. Team Battle terdiri dari dua suku kata yaitu, Team  dan Battle. Team berarti tim atau kelompok atau regu, sedangkan Battle berarti pertempuran atau perlombaan. Jadi Team Battle memiliki arti Pertempuran Tim yang artinya hampir sama dengan pertandingan atau perlombaan antar tim. Diibaratkan sebagai satu pasukan, jika ingin menang mereka harus melakukan pertempuran terlebih dahulu. Untuk penilaian lomba Team Battle, dari akumulasi nilai 3 orang juri sehingga ada dua tim mendapat nilai total tertinggi yaitu tim Rebung dan tim Sixstar dengan poin 2500. Sedangkan untuk hasil motivasi peserta didik secara keseluruhan, yang didapat dari hasil instrumen motivasi belajar peserta didik sebanyak 60 orang yaitu 87,97%.
Penggunaan kalender gerak sebagai panduan aktivitas gerak siswa selama belajar daring Muhamad Nasrul; Suhaimi Suhaimi; Diwantra Diwantra; Arham Arham
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v2i1.136

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah panduan aktivitas gerak berupa kalender gerak dapat digunakan sebagai panduan peserta didik untuk senantiasa melakukan aktivitas gerak selama belajar dari rumah pada masa pandemic covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey menggunakan aplikasi google form. Penelitian dilakukan di SDN 060 Raya Barat dan SDN 023 Pajagalan Kota Bandung dengan jumlah sampel pada siswa kelas 5 SDN 060 Raya Barat dan siswa kelas 1-6 SDN 023 Pajagalan Kota Bandung berjumlah 3.780 peserta didik. Analisis data menggunakan tools analisis data yaitu google data studio. Hasil temuan dari penelitian ini adalah sebesar 60% peserta didik (sebanyak 2.271 peserta didik) dapat melakukan aktivitas gerak dengan memanfaatkan kalender gerak sebagai panduan melakukan aktivitas gerak selama belajar dari rumah sebagai upaya pembiasaan untuk senantiasa bergerak dimasa pandemi covid-19.
Optimalisasi pembelajaran pendidikan jasmani menggunakan model project-based learning dengan media Instagram pada masa new-normal Amelia Larassary; Suci Wulandari
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v2i1.149

Abstract

Dimasa new-normal guru dituntut memanfatkan teknologi serta pemilihan model dan media pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak pembelajaran pendidikan jasmani menggunakan model project-based learning dengan media Instagram terhadap hasil belajar peserta didik pada masa new-normal. Desain penelitian adalah One-Shot Case Study dimana hanya menggunakan satu grup yang diberi perlakuan. Penelitian ini bertempat di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bunguran Tengah, Natuna. Populasi penelitian ini ialah peserta didik kelas VII tahun pelajaran 2020/2021. Dalam penelitian ini mengambil sampel seluruh kelas VII.1 berjumlah 21 peserta didik, menggunakan Project Based Learning. Data tes pengetahuan diolah menggunakan SPSS 16 for windows, dengan Uji T (T-Test), serta lembar observasi produk dengan skala berpikir kreatif (Creative Thinking Scale / CTS) dianalisis dengan teknik persentase dan diolah secara deskriptif. Hasil kreativitas peserta didik dalam membuat konten kebugaran jasmani dikatagori sangat tinggi dengan nilai 86.4. dan hasil uji t menunjukan model project-based learning meningkatkan hasil belajar peserta didik menjadi 88.10. Dapat disimpulkan pemanfaatan pembelajaran pendidikan jasmani model project-based learning dengan media Instagram dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada masa new-normal.
Potret kompetensi pedagogik guru mengoptimalisasi pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan melalui google classroom Isak Riwu Rohi; Agustinus Jacob Nafie; Alventur Baun; Pnatmo Welhelmin Masi
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v2i1.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memotret kompetensi pedagogik guru PJOK dalam mengoptimalisasi pembelajaran menggunakan media Google Classroom (GC). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 21 guru PJOK yang terafiliassi dalam MGMP PJOK Kota Kupang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 14 pernyataan tertutup menggunakan Lima skala Likert dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian membuktikan bahwa guru memiliki kompetensi pedagogik yang baik dan mumpuni dalam mengoprimalisasi pembelajaran PJOK melalui GC. Dengan demikian, disimpulkan bahwa pengembangan kompetensi pedagogik guru dalam penguasaan dan pemanfaatan teknologi harus selalu ditingkatkan secara periodik agar guru dapat adaptif dengan cepatnya berbagai perubahan tuntutan pembelajaran guna mendukung penyelenggaraan pembelajaran PJOK yang berkualitas.
Kebijakan olahraga nasional menuju Indonesia Emas tahun 2045 Zainal Amali
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v2i1.197

Abstract

Pembinaan olahraga yang berkelanjutan menjadi tolak ukur ketercapaian prestasi suatu bangsa. Ruang lingkup pembinaan prestasi olahraga nasional dilakukan pada bidang olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, dan olahraga prestasi. Esai ini bertujuan untuk memaparkan strategi pembinaan olahraga nasional menuju Indonesia emas tahun 2045 dan mamaparkan implementasi metode Trust, Authority, Responsibility, Supervisi, Integrasi, dan Local Wisdom (TARSIL) dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Model TARSIL yaitu model konstruks otonomi daerah sebagai upaya Pemerintah Pusat memberikan kewenangan untuk menunjang pemerintahan yang partisipatif dengan mengedepankan tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Implementasi Model TARSIL dalam DBON melibatkan Pemerintah Pusat sampai Pemerintah Kabupaten/Kota dan didukung oleh otonomi daerah sehingga memberikan dampak positif dalam mengatasi berbagai hambatan dan mendorong daerah untuk mempercepat pencapaian tujuan dan target yang telah ditetapkan. Pembagian tugas dan tanggung jawab dalam melakukan pola pembinaan atlet mengacu kepada DBON secara berjenjang dan berkelanjutan dengan cara memberikan kepercayaan, supervisi, dan bekerjasama dengan induk organisasi cabang olahraga dan NPC Indonesia dalam melakukan pembinaan atlet elit menuju multi event olahraga (Olimpiade/Paralimpiade, Asian Games/Asian Para Games dan SEA Games/ASEAN Para Games). Pembinaan atlet menjadi lebih jelas jenjang, terintegrasi dan sinergis mulai dari daerah hingga ke tingkat Pusat dan adanya acuan 14 cabang olahraga unggulan Olimpiade dan 5 cabang olahraga unggulan Paralimpiade.

Page 1 of 1 | Total Record : 6