cover
Contact Name
Yulingga Nanda Hanief
Contact Email
yulingganandahanief@gmail.com
Phone
+6285784192666
Journal Mail Official
jopi@kemenpora.go.id
Editorial Address
Street of Gerbang Pemuda No. 3 Senayan, Gelora, Tanah Abang District, Central Jakarta, 10270
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
ISSN : 2808070X     EISSN : 28079981     DOI : https://doi.org/10.54284/jopi
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) particularly focuses on the main problems in the development of the sport education areas as follows: 1. Physical education learning and educational technology 2. Adaptive physical education 3. Physical Activities 4. Comparison of physical education and sports 5. Kinanthropometry 6. Motion learning 7. Sport for all 8. Sports Pedagogy
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)" : 6 Documents clear
Aktivitas sedenter dan kaitannya dengan prestasi belajar: Studi cross-sectional pada mahasiswa olahraga Anindya Maratus Sholikhah; Shidqi Hamdi Pratama Putera; Agus Hariyanto; Heri Wahyudi; Ahmad Nashruddin
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v5i1.352

Abstract

Studi menyebutkan bahwa bahwa prestasi akademik selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi berkaitan dengan keberhasilan seseorang di masa depan. Namun, banyak faktor yang mempengaruhi prestasi, salah satunya yaitu gaya hidup yang berhubungan dengan kesehatan, termasuk aktivitas sedenter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara aktivitas sedenter dengan prestasi akademik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel merupakan mahasiswa S1 jurusan olahraga yang berjumlah 377 responden. Aktivitas sedenter diukur menggunakan Sedentary Behavior Questionnaire. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor sosio-demografis dan aktivitas sedenter dengan prestasi akademik pada mahasiswa. Terdapat hubungan yang signifikan antara gender, tahun di universitas, tempat tinggal, durasi tidur, aktivitas screen-time dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Namun, aktivitas fisik diketahui tidak berkaitan dengan prestasi akademik mahasiswa.
Model pembelajaran problem-based learning untuk meningkatkan hasil belajar servis pendek bulutangkis Mohamad Dai
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v5i1.365

Abstract

Servis pendek merupakan teknik dasar yang sangat penting dalam bulu tangkis. Hasil pengamatan peneliti terhadap proses pembelajaran bulu tangkis di Sekolah Menengah Atas Plus Al-Fatimah Bojonegoro menunjukkan bahwa hasil belajar 10 dari 25 siswa tidak lengkap dalam mempelajari servis pendek dalam bulu tangkis. Pendekatan pembelajaran berbasis masalah menekankan pemecahan masalah dan pembelajaran mandiri, sehingga siswa dapat lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak model pembelajaran berbasis masalah terhadap peningkatan hasil belajar jangka pendek dalam bulu tangkis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian adalah siswa SMA Plus Al-Fatimah Bojonegoro pada tahun ajaran 2023-2024, khususnya siswa kelas X IPA 1, sebanyak 25 siswa. Hasil penelitian pada Siklus 1 menunjukkan bahwa 32% siswa berhasil menguasai servis pendek bulu tangkis, sementara 68% belum berhasil. Sebaliknya, pada Siklus 2, terdapat peningkatan, dengan 89% siswa berhasil menguasai servis pendek bulu tangkis, dan 11% belum berhasil. Dari hasil ini, terlihat bahwa pendekatan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar dalam servis pendek bulu tangkis. Oleh karena itu, penelitian ini dapat memberikan referensi baru bagi pembelajaran pendidikan jasmani, dengan memberikan rekomendasi melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah yang dapat diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar servis pendek bulu tangkis.
Pengembangan instrumen penilaian permainan invasi fase D pada Kurikulum Merdeka Hernowo Hernowo; Tri Atmojo Puguh Asmoro; Kiswanto Kiswanto; Mohamad Da’i
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v5i1.497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian permainan invasi pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk fase D yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan instrumen, pengembangan dan validasi instrumen, serta implementasi dan evaluasi di sekolah. Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada pengembangan instrumen penilaian yang dirancang khusus untuk mendukung Kurikulum Merdeka, yang berfokus pada penilaian autentik dan berkelanjutan. Instrumen ini tidak hanya mengukur hasil belajar siswa secara holistik, tetapi juga disesuaikan dengan konteks lokal dan kebutuhan siswa di fase D. Validitas dan reliabilitas instrumen penilaian diuji melalui validitas isi, validitas konstruksi, dan reliabilitas dengan koefisien Alpha Cronbach sebesar 0.85. Temuan ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian yang dikembangkan memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, dan dapat memberikan informasi yang akurat mengenai kemampuan secara efektif untuk mengevaluasi capaian belajar siswa dalam mata pelajaran PJOK fase D. Instrumen ini diharapkan dapat menjadi alat ukur yang handal bagi guru dalam melaksanakan penilaian yang adil dan objektif sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.
Profil kualitas pembelajaran pendidikan jasmani di Kalimantan Barat Meisakh Anugrah
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v5i1.498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan desain survei kuantitatif dengan instrumen Quality Physical Education (QPE) yang terdiri dari delapan indikator dan 48 item. Sebanyak 128 guru PJOK dari 14 kabupaten/kota berpartisipasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui konversi skor ke skala Likert untuk menentukan kategori kualitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Facilities and Norms in Physical Education (FNPE) memiliki skor tertinggi (93,22), namun distribusi fasilitas yang tidak merata tetap menjadi tantangan. Kualitas pengajaran (QTPE) dan pengembangan keterampilan-kognitif (CSD) menunjukkan skor tinggi, mencerminkan adanya kesadaran akan pentingnya kompetensi guru dan pengembangan keterampilan siswa. Namun, rendahnya skor pada norma sosial dan praktik budaya (SNCP) (64,32) mengindikasikan pengaruh sosial dan budaya yang masih menjadi hambatan. Dukungan pemerintah (GIPE) cukup signifikan, namun masih ada ruang untuk perbaikan. Meskipun ada upaya yang baik dalam beberapa aspek, masih terdapat tantangan signifikan yang perlu diatasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK di Kalimantan Barat.
Dampak pendekatan student centered learning dalam pendidikan jasmani: A systematic literature review Ulma Erdilanita; Carsiwan Carsiwan; Agus Taufiq
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v5i1.500

Abstract

Kajian literatur ini mengeksplorasi dampak penerapan pendekatan Student Centered Learning (SCL) dalam pendidikan jasmani terhadap motivasi, partisipasi aktif, pemahaman materi, dan pengembangan keterampilan motorik siswa. Pendidik perlu untuk melakukan transisi dari pendekatan teacher-centered menuju SCL yang menempatkan siswa sebagai pusat proses pembelajaran. Tujuannya adalah menganalisis efektivitas SCL dalam meningkatkan keterlibatan, hasil belajar, dan perkembangan positif siswa dalam pendidikan jasmani. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan mengidentifikasi dan menganalisis 10 artikel penelitian sesuai dengan kriteria inklusi yang telah dibuat oleh peneliti yaitu artikel nasional maupun international mulai dari tahun 2015-2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa SCL terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, pemahaman konsep dan strategi dalam olahraga, serta pengembangan keterampilan motorik siswa. Namun, efektivitasnya dapat bervariasi bergantung pada jenis aktivitas dan persiapan guru dalam mengelola pembelajaran dengan pendekatan ini. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif untuk mencapai tujuan pendidikan jasmani.
Optimalisasi olahraga terstruktur sebagai media pengembangan life skill untuk mendukung positive youth development Amelia Larassary; Eni Desanti
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v5i1.699

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan kemudahan bagi generasi alfa dalam mengakses informasi dan berinteraksi secara digital, namun juga menimbulkan tantangan berupa meningkatnya ketergantungan gawai pada remaja. Kondisi ini menuntut strategi alternatif untuk mendukung perkembangan karakter dan kecakapan hidup. Penelitian ini bertujuan mengkaji optimalisasi olahraga terstruktur sebagai media pengembangan life skill untuk mendukung Positive Youth Development (PYD) serta mengidentifikasi jenis olahraga yang efektif bagi remaja. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA, dengan menelaah artikel dari Taylor & Francis, Web of Science, PubMed, SPORTDiscus, dan Google Scholar yang dipublikasikan pada periode 2015–2025. Dari total 259 artikel yang diidentifikasi, 15 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis secara naratif-tematik. Hasil telaah menunjukkan bahwa keterlibatan remaja dalam program olahraga yang dirancang secara terstruktur, berorientasi nilai, dan mengintegrasikan unsur life skills mampu meningkatkan berbagai aspek PYD, termasuk karakter, keterampilan sosial, regulasi diri, dan kemampuan bekerja sama. Setiap cabang olahraga memiliki potensi unik dalam memfasilitasi pembelajaran keterampilan hidup, bergantung pada karakteristik aktivitas dan desain program. Secara keseluruhan, olahraga terstruktur terbukti tidak hanya meningkatkan kemampuan fisik, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam membekali remaja dengan keterampilan esensial untuk menghadapi tuntutan perkembangan dan tantangan kehidupan modern.

Page 1 of 1 | Total Record : 6