cover
Contact Name
-
Contact Email
evinurleni@fisip.upr.ac.id
Phone
+6285252726527
Journal Mail Official
evinurleni@fisip.upr.ac.id
Editorial Address
Jalan Yos Sudarso Jurusan Sosiologi FISIP UPR
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Sosiologi
ISSN : 22392274     EISSN : 27760758     DOI : -
Jurnal SOSIOLOGI: dikelola oleh Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Palangka Raya. Jurnal SOSIOLOGI merupakan media bagi publikasi tulisan-tulisan ilmiah dengan fokus dan lingkup antara lain isu-isu aktual yang relevan dalam bidang Sosiologi, Politik dan Ilmu Budaya seperti Kritik sosial dalam hubungan masyarakat dan korporasi, Budaya dan masyarakat adat, Konflik dan integrasi, Masyarakat pluralisme, Politik multikultur, Gender dan feminisme dan Lingkungan Hidup.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2022): DINAMIKA MASYARAKAT KONTEMPORER KALIMANTAN TENGAH" : 5 Documents clear
PRESENTASI DIRI SUAMI ISTRI DALAM MENAMPILKAN FOTO PROFIL DI INSTAGRAM Anisa Pebrianti
Journal SOSIOLOGI Vol. 5 No. 1 (2022): DINAMIKA MASYARAKAT KONTEMPORER KALIMANTAN TENGAH
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.532 KB) | DOI: 10.59700/jsos.v5i1.8100

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai presentasi diri suami dan istri khususnya yang baru menjalani pernikahan dalam menampilkan diri melalui foto profil media sosial instagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana sosok suami dan istri menunjukkan identitas dirinya melalui foto profilnya pada media sosial instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan fenomena mengenai presentasi diri yang menunjukan suami dan istri yang baru menikah dalam menampilkan diri pada foto profil instagram yang dipilih. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori dramaturgi dan teori self presentation. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sosok wanita yang baru menikah ingin menunjukkan status yang telah berubah menjadi seorang istri, sedangkan sosok pria yang baru menikah yaitu suami tidak begitu peduli pada bagaimana menampilkan diri terutama pada perubahan status mereka yang telah menikah. Dalam penelitian ini baik informan istri dan suami memiliki dua pilihan foto untuk menampilkan dirinya melalui foto profil instagram yaitu bersama pasangan dan secara individual.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PADA RT.08 RW.14 KELURAHAN BUKIT TUNGGAL KEC. JEKAN RAYA KOTA PALANGKA RAYA Purnama Julia Utami; Ahan Sukma Jaya; Desiana Natalia Andreani; Agus Wijaya; Heru Amriyanur
Journal SOSIOLOGI Vol. 5 No. 1 (2022): DINAMIKA MASYARAKAT KONTEMPORER KALIMANTAN TENGAH
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.628 KB) | DOI: 10.59700/jsos.v5i1.8101

Abstract

Pemberdayaan masyarakat desa adalah sebuah bentuk kebutuhan masyarakat, yang dilaksanakan oleh pemerintahan desa ataupun pemerintahan kelurahan sesuai tugas dan fungsinya sebagai lembaga layanan bagi masyarakat desa. Tempat pembuangan akhir (TPA) Km 14 Kota Palangka Raya, adalah suatu wilayah pemukiman masyarakat yang mana, memulung merupakan salah satu kegiatan mata pencaharian utama dalam kalangan masyarakat. Sudah menjadi isu bahwasanya sampah yang sudah di buang pada TPA tidak boleh di ambil kembali dan bahkan masyarakat seharusnya tidak diperbolehkan untuk  pembangun pemukiman di wilayah sekitar TPA karena rentan terkontaminasi oleh penyakit. Maka, penelitian ini bertujuan untuk memberikan penyadaran atau edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat dan bersih kepada masyarakat setempat. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data ovservasi, wawancara, literatur, dan dialog terbuka. Berdasarkan hasil penelitian pada pemukiman TPA Km 14 dapat dikatakan bahwa masyarakat membutuhkan pengetahuan yang lebih luas dengan edukasi atau sosialisasi tentang bagaimana beraktivitas dengan tetap memperhatikan kesemalatan kerja serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
PEMENUHAN HAK ANAK DALAM KELUARGA NELAYAN KERAMBA DI DAERAH ALIRAN SUNGAI KELURAHAN PAHANDUT SEBERANG KOTA PALANGKA RAYA Kartika Ananda; Juli Natalia Silalahi; Natalia Desiana; Kezia Aprileony
Journal SOSIOLOGI Vol. 5 No. 1 (2022): DINAMIKA MASYARAKAT KONTEMPORER KALIMANTAN TENGAH
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.275 KB) | DOI: 10.59700/jsos.v5i1.8102

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan berupa studi analitik dan pendekatan yuridis sosiologis (sociolegal approach). Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis kondisi pemenuhan hak anak di Daerah Aliran Sungai, yang meliputi Hak Hidup, Hak Pendidikan, Hak Tumbuh Kembang, Hak Partisipasi, Hak Rekreasi, Dan Hak Untuk Dilindungi. Kelurahan Pahandut Seberang dipilih menjadi lokasi dalam penelitian ini dengan menggunakan sampel penelitian 30 orang tua dan anak dari keluarga nelayan keramba. Dipilihnya Kelurahan Pahandut Seberang tidak lain karena sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan keramba yang memiliki kehidupan tidak tetap dari sektor ekonomi dengan mayoritas tingkat pendidikan orang tua yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan Hak Pendidikan, Hak Hidup, dan Hak Partisipasi anak-anak dari keluarga nelayan keramba Kelurahan Pahandut Seberang terpenuhi dengan baik. Sedangkan Hak Tumbuh Kembang, Hak Rekreasi, dan Hak Dilindungi belum terpenuhi dengan baik sehingga memerlukan perhatian khusus dari Pemerintah Daerah bersama-sama dengan masyarakat Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah dalam upaya pemenuhan hak anak.
SEBIJI KOPI DITANGAN PETANI, SECANGKIR KOPI DITANGAN BARISTA: KAJIAN MENGENAI BARISTA DAN PERANNYA DALAM BUDAYA KOPI DI JOGJA Muhamad Arief Rafsanjani
Journal SOSIOLOGI Vol. 5 No. 1 (2022): DINAMIKA MASYARAKAT KONTEMPORER KALIMANTAN TENGAH
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.638 KB) | DOI: 10.59700/jsos.v5i1.8103

Abstract

Kopi saat ini menjadi salah satu gaya hidup bagi masyarakat. Komuditas kopi bukan lagi minuman murah “sachetan” yang kita beli diwarung. Industri kopi semakin meluas dengan hadirnya pengetahuan baru yang membuat kopi bukan hanya sekedar minuman sachetan. Warung kopi bertransformasi menjadi coffee bar yang lebih modern dengan sistem bisnis yang sangat berbeda. Coffee bar meyuguhkan racikan kopi dengan bingkai pengetahuan terkait jenis biji kopi, sistem penggorengan kopi dan peracikan kopi menjadi sebuah minuman. Pengetahuan ini diproduksi dengan barista sebagai “frontman” bagi customer. Pengetahuan tersebut tidak diproduksi dalam sekolah formal, basis komunitas menjadi arus utama. Penelitian pada artikel ini mencoba untuk melihat bagaimana komunitas dalam memproduksi pengetahuan terkait bisnis warung kopi tersebut. Basis komunitas membuat pengetahuan tersebut mampu bertahan sehingga menarik pelanggan-pelanggan baru. Komunitas Barista di Yogayakarta adalah salah satu kelompok sosial yang terus mengembangkan terkait pengetahuan tersebut. Mereka membentuk komunitas barista koffie lover sebagai respon terhadap perkembangan industri warung kopi. Komunitas tersebut menciptakan modal-modal kultural yang memberikan ruang akses berbeda-beda terhadap setiap barista atau peracik kopi.
PEREMPUAN PELADANG MENJAGA KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI DESA SAMBA BAKUMPAI Yuliana Yuliana
Journal SOSIOLOGI Vol. 5 No. 1 (2022): DINAMIKA MASYARAKAT KONTEMPORER KALIMANTAN TENGAH
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.959 KB) | DOI: 10.59700/jsos.v5i1.8104

Abstract

Berladang secara tradisional menjadi pro dan kontra setelah Kalimantan Tengah diselimuti kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada tahun 2015, imbas dari peristiwa besar kerhutla tersebut muncul Peraturan Gubernur (Perda) Kalimantan Tengah Nomor 15 Tahun 2010 tentang Pedoman Tata Lahan dan Pembukaan Pekarangan Bagi Masyarakat Kalimantan Tengah yang melarang pembukaan lahan dengan cara dibakar. Hingga saat ini, Pergub tersebut berdampak pada para peladang tradisional yang terkenal membakar lading saat musim tanam tiba. Sementara itu, mereka juga dihadapkan pada pandemi Covid-19 yang membatasi pekerjaan dan berdampak pada penghasilan. Lalu, bagaimana peladang padi tradisional memenuhi pangan keluarga saat menghadapi larangan membakar? Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Menghadapi larangan membakar lahan, mereka menerapkan strategi baru dalam membuka lahan untuk berladang yaitu antara penggarap secara bergantian (terjadwal) membakar lahan untuk ladang mereka dengan menghindari munculnya asap pembakaran lahan yang berlebihan (2) Ketahanan pangan keluarga termasuk selama masa pandemi Covid-19 dapat terjamin dengan tersedianya lumbung pangan yang disebut Kalumpu Parei. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5