cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalihsan@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalihsan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 30259150     EISSN : 29871298     DOI : https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2
Fokus dan Ruang Lingkup Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam menerima naskah asli yang tidak diterbitkan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berdasarkan penelitian dari metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, campuran, atau metodologi apa pun yang terkait dengan pendidikan
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres" : 32 Documents clear
Transformasi Manajemen Pembimbingan di SD: Kolaborasi Guru, Orang tua, danTeknologi Fikratul Aulia; Siti Khamim; Dini Munawarroh
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.3432

Abstract

Manajemen pembimbingan yang efektif di Sekolah Dasar (SD) sangat krusial untuk memastikan perkembangan holistik siswa. Tantangan kontemporer menuntut adanya pergeseran paradigma, dari pendekatan konvensional menuju sistem yang lebih terintegrasi dan kolaboratif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan menguraikan model transformasi manajemen pembimbingan di tingkat SD melalui sinergi aktif antara guru, orang tua, dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis konsep terhadap model-model pembimbingan terpadu. Fokus utama adalah mengidentifikasi peran masing-masing pemangku kepentingan dan integrasi alat teknologi dalam kerangka kerja manajemen pembimbingan yang baru. Hasilnya menunjukkan bahwa transformasi manajemen pembimbingan menempatkan kolaborasi sebagai inti.Guru berperan sebagai fasilitator dan koordinator utama, orang tua sebagai mitra aktif dalam pengawasan dan dukungan pembelajaran di rumah, sementara teknologi (seperti platform komunikasi digital, aplikasi monitoring, dan sistem informasi sekolah) berfungsi sebagai katalis dan penghubung. Model ini menghasilkan manajemen pembimbingan yang lebih adaptif, personal, dan efisien, yang tidak hanya meningkatkan efektivitas intervensi tetapi juga memperkuat ekosistem pendidikan yang suportif.
Strategi Pedagogis Guru PAI dalam Penguatan Integritas Akademik Siswa Pada Penugasan di Era Kecerdasan Artificial Zahroul Firdausy; Barikatul Hikmah; Eka Wulandari; Surawan
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5115

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan memberikan kemudahan bagi siswa dalam mengakses informasi dan menyelesaikan berbagai tugas pembelajaran. Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru terkait dengan integritas akademik, khususnya dalam praktik kejujuran siswa dalam menyelesaikan penugasan. Dalam konteks ini, guru memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran etis serta membimbing siswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pedagogis guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memperkuat integritas akademik siswa pada penugasan di era kecerdasan artifisial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di MA Raudhatul Jannah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru PAI, serta dokumentasi proses pembelajaran dan penugasan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan integritas akademik dilakukan melalui beberapa strategi pedagogis, antara lain penanaman nilai kejujuran dalam pembelajaran, pemberian pemahaman mengenai etika penggunaan teknologi, pengembangan desain penugasan yang menekankan refleksi dan orisinalitas siswa, serta pendampingan dan pengawasan dalam proses pengerjaan tugas. Strategi tersebut berkontribusi dalam membangun kesadaran siswa untuk menjaga kejujuran akademik sekaligus menggunakan teknologi secara etis dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan integritas akademik di era AI tidak hanya bergantung pada regulasi institusi pendidikan, tetapi juga pada strategi pedagogis guru dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika kepada siswa.
Pemanfaatan Virtual Reality (VR) dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Materi Isra Mi’raj untuk Meningkatkan Minat dan Pemahaman Siswa Madrasah Ibtidaiyah Nabila Orin Nisa; Naili Nur Eliza; Lailani Lili Islami; Minhatir Rohmah; Nadya Komahnesi; Rohalinda Meyliana
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5380

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Ibtidaiyah masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama rendahnya minat belajar siswa serta kesulitan dalam memahami materi yang bersifat abstrak seperti peristiwa Isra Mi’raj. Karakteristik peserta didik yang didominasi oleh Generasi Z menuntut adanya inovasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa pada materi Isra Mi’raj. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan VR mampu menghadirkan visualisasi konkret terhadap materi abstrak, meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa, serta memperkuat retensi pemahaman melalui pengalaman belajar yang imersif. Dengan demikian, Virtual Reality menjadi alternatif media pembelajaran inovatif yang relevan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran SKI di era digital.
Analisis Konsep dan Karakteristik Tauhid dalam Islam sebagai Landasan Keimanan dan Pedoman Hidup Umat Muslim Husen Firdaus; Wahyu Hidayat; Sendi; Mahfizul Amal; Muhammad Farhan
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan karakteristik tauhid dalam Islam serta perannya sebagai landasan keimanan dan pedoman hidup umat Muslim. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena melemahnya pemahaman tauhid di kalangan umat Islam kontemporer yang ditandai dengan munculnya praktik sinkretisme, kultus individu, serta pemisahan antara nilai agama dan kehidupan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research), yang bersumber dari Al-Qur’an, hadis, kitab tafsir, serta literatur klasik dan kontemporer yang relevan dengan tema tauhid. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dan deskriptif-analitik guna memperoleh pemahaman yang komprehensif terhadap konsep tauhid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tauhid merupakan inti ajaran Islam yang mencakup tiga dimensi utama, yaitu tauhid rububiyyah, uluhiyyah, dan asma’ wa sifat, yang saling melengkapi dalam membentuk akidah yang utuh. Tauhid juga memiliki karakteristik utama berupa kemurnian ibadah kepada Allah, penolakan terhadap segala bentuk kesyirikan, serta sifatnya yang menyeluruh dalam seluruh aspek kehidupan manusia. Selain itu, tauhid berperan sebagai fondasi keimanan yang menentukan validitas seluruh amal, sekaligus menjadi pedoman dalam menjalankan ibadah, membentuk akhlak, dan membangun kehidupan sosial yang adil dan harmonis. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa tauhid bukan hanya konsep teologis, tetapi juga prinsip fundamental yang mengintegrasikan seluruh dimensi kehidupan seorang Muslim. Penguatan pemahaman tauhid yang benar menjadi sangat penting dalam menghadapi tantangan modernitas agar umat Islam tetap memiliki landasan spiritual dan moral yang kokoh.
Peran Manajemen Humas Dalam Meningkatkan Layanan Publik Di Lembaga Pendidikan Islam Nelly Agustin; Hoirotun Mufida; M Lukma Al Hakim; Najwa Magfira; Adam Saleh
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5583

Abstract

Manajemen humas memegang peranan strategis dalam mendukung peningkatan mutu layanan publik di lembaga pendidikan Islam. Humas tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga berperan sebagai pengelola komunikasi yang menjembatani hubungan antara lembaga dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran manajemen humas dalam meningkatkan kualitas layanan publik di lembaga pendidikan Islam. Metode yang digunakan berupa studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan humas yang baik mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, memperkuat citra positif lembaga, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain itu, penerapan strategi komunikasi yang efektif, transparansi informasi, serta pemanfaatan media menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan fungsi humas. Oleh karena itu, manajemen humas yang optimal dapat menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas layanan publik di lembaga pendidikan Islam.
Pemanfaatan ChatGPT Sebagai Media Digital Pembelajaran Mandiri Pendidikan Agama Islam oleh Mahasiswa PAI Universitas Negeri Padang Nabila Ramadhani; M. Yemmardotillah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5589

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, oleh mahasiswa PAI di Universitas Negeri Padang untuk menunjang pembelajaran mandiri, sementara kajian tentang alasan pemilihan serta fungsi ChatGPT dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menjelaskan alasan pemilihan ChatGPT, bentuk pemanfaatannya, serta kelebihan dan keterbatasannya. Penelitian dilakukan secara kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada mahasiswa angkatan 2023. Pertama, melakukan observasi awal penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa PAI UNP. Kemudian, mewawancarai mahasiswa terkait pemanfaatan ChatGPT sebagai media pembelajaran. Dokumentasi tugas dan percakapan mahaisswa dengan ChatGPT sebagai dokumen yang menguatkan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dipilih karena mudah diakses, respons cepat, dan mampu menyederhanakan materi PAI yang kompleks; dimanfaatkan untuk mencari referensi, meringkas materi, memahami konsep, dan membantu penyelesaian tugas. Meskipun mendukung kemandirian belajar, penggunaannya memiliki keterbatasan berupa potensi ketergantungan dan perlunya verifikasi informasi dari sumber ilmiah terpercaya.
Penerapan Penggunaan Media SMART TV Program Pemerintah di Sekolah Dasar: Media interaktif untuk mengembangkan keterampilan dan kreatifitas siswa di SDN 01 Bandarsari Zahara; Resti Noviyanti; Witda Apriliya; Witdi Apriliya
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5592

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan mendorong pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi seperti Smart TV sebagai bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan penggunaan media Smart TV dalam pembelajaran serta dampaknya terhadap keterampilan, kreativitas, dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru dan siswa di SDN 01 Bandarsari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Smart TV mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, meningkatkan keterlibatan siswa, serta memperluas pemahaman melalui penyajian materi visual dan audiovisual. Namun demikian, implementasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jaringan internet, kurangnya pelatihan guru, dan minimnya jumlah perangkat yang tersedia. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan infrastruktur dan peningkatan kompetensi guru agar pemanfaatan Smart TV dapat berjalan secara optimal sebagai media pembelajaran inovatif di sekolah dasar
Implementasi Perencanaan Strategi Digital Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di Pesantren Asroza, I.S; Yusnaini
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5637

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah praktik pendidikan, termasuk di pesantren, yang perlu mengintegrasikan teknologi tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman dan tradisi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi perencanaan strategi digital dalam meningkatkan mutu pembelajaran di pesantren. Fokus penelitian meliputi identifikasi komponen perencanaan strategi, proses implementasi, dampak terhadap hasil belajar, serta tantangan yang dihadapi pesantren dalam pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif penelitian pustaka, dengan menganalisis data sekunder dari buku, artikel ilmiah, dan kajian konseptual terkait strategi digital, mutu pembelajaran, dan pendidikan pesantren. Data diklasifikasikan secara sistematis ke dalam tema utama, termasuk perencanaan strategi, implementasi, mutu pembelajaran, dan tantangan kelembagaan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mensintesis pemahaman yang komprehensif. Hasil analisis menunjukkan bahwa perencanaan strategi digital yang efektif di pesantren harus bersifat sistematis, kontekstual, dan selaras dengan kurikulum serta nilai kelembagaan. Strategi yang diimplementasikan dengan baik meningkatkan efektivitas pembelajaran, keterlibatan santri, akses terhadap sumber belajar yang beragam, serta kompetensi pendidik. Namun, terdapat tantangan berupa keterbatasan perencanaan, perbedaan kompetensi digital pendidik, keterbatasan infrastruktur, dan kekhawatiran terhadap dampak teknologi pada tradisi pesantren. Kesimpulannya, perencanaan strategi digital yang terstruktur menjadi mekanisme penting untuk memastikan pemanfaatan teknologi berjalan proporsional dan konsisten, mendukung tujuan pembelajaran sambil menjaga identitas pesantren. Strategi digital bukan sekadar respons terhadap kemajuan teknologi, tetapi menjadi bagian integral dari pengembangan pendidikan pesantren yang berkelanjutan, meningkatkan mutu pembelajaran, dan mendorong adaptasi terhadap tuntutan pendidikan modern.
Implementasi Metode Outing Class dalam Meningkatkan Motivasi Menghafal Al-Qur'an Santri RTQ Darussunnah Padang Nengsi, Fitra; Halomoan
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5664

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi metode Outing Class dalam meningkatkan motivasi menghafal Al-Qur'an santri RTQ Darussunnah Padang. Latar belakang penelitian adalah rendahnya motivasi intrinsik santri akibat kelelahan fisik pasca sekolah formal, kejenuhan belajar di kelas, dan minimnya inisiatif mandiri dalam muraja'ah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses perencanaan dan pelaksanaan, bentuk-bentuk implementasi, serta dampak metode Outing Class terhadap motivasi menghafal santri. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif aktif, wawancara mendalam, dan dokumentasi dari 20 informan yang terdiri atas kepala RTQ, 2 ustadzah, 13 santri, dan 4 orang tua, dilaksanakan selama Januari hingga Maret 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan Outing Class dilakukan secara terstruktur dalam rentang 2–3 minggu melalui koordinasi ustadzah, survei lokasi, dan pemberitahuan orang tua. Implementasi terwujud dalam dua bentuk: Outing Class di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi yang unggul dalam konsentrasi dan pencapaian hafalan, serta di Pantai Ujung Batu Tabing yang unggul dalam antusiasme dan pengalaman tadabbur alam. Keduanya terbukti memberikan dampak positif signifikan berupa peningkatan semangat, kuantitas setoran hafalan, kehadiran, motivasi intrinsik, perubahan pada santri yang sebelumnya pasif, serta keterjagaan semangat setelah kegiatan. Penelitian ini merekomendasikan agar metode Outing Class diterapkan secara rutin dengan memprioritaskan lokasi yang bernilai spiritual tinggi.
Efektivitas Metode Pembelajaran Aktif dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar: A Systematic Literature Review Erwana, Rofa Maharani
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5684

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar masih dipengaruhi dominasi metode pembelajaran pasif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis bukti-bukti empiris mengenai pengaruh berbagai metode pembelajaran aktif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar melalui pendekatan systematic literature review. Metode yang digunakan mengacu pada protokol PRISMA 2020, dengan penelusuran literatur dilakukan pada tiga basis data, yaitu SINTA, Scopus, dan Google Scholar, mencakup publikasi tahun 2021 sampai 2026. Dari 299 artikel yang teridentifikasi awal, melalui proses seleksi sistematis diperoleh 12 artikel final yang memenuhi seluruh kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa seluruh metode pembelajaran aktif yang diteliti, meliputi problem-based learning, project-based learning, discovery learning, model MALP, dan flipped classroom, secara konsisten terbukti berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Kemampuan berpikir kritis yang dikembangkan mencakup indikator analisis, evaluasi, inferensi, dan interpretasi. Tidak ditemukan studi dalam sampel yang dianalisis yang melaporkan hasil negatif dari penerapan metode aktif terhadap berpikir kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi pendekatan pembelajaran dari konvensional menuju aktif merupakan strategi yang terbukti efektif dan perlu diimplementasikan secara sistematis di seluruh sekolah dasar. Implikasi praktis dari temuan ini mencakup perlunya penguatan kapasitas guru dan reformasi desain kurikulum yang lebih berorientasi pada keterlibatan aktif siswa.

Page 1 of 4 | Total Record : 32